Kiri Kanan
Menko PMK tegaskan acuan kenaikan BPJS Kesehetan di Perpres 75/2019
Elshinta
Sabtu, 09 November 2019 - 09:14 WIB |
Menko PMK tegaskan acuan kenaikan BPJS Kesehetan di Perpres 75/2019
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy. Sumber foto: https://bit.ly/2WZ7w13

Elshinta.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menegaskan acuan kenaikan iuran BPJS Kesehatan saat ini, yaitu Peraturan Presiden Nomor 75 Tahun 2019 tentang Jaminan Kesehatan Nasional.

Muhadjir mengatakan bahwa sampai saat ini belum ada rencana perubahan tarif iuran sebagaimana sudah diatur dalam Perpres tersebut.

"Yang dijadikan acuan Perpres itu, kalau nanti ada diskresi tunggu dulu. Nanti akan kita bicarakan lintas kementerian," kata Muhadjir saat ditemui Antara di Malang, Jumat (8/11).

Menko PMK mengungkapkan dirinya akan mengkoordinasikan lebih lanjut terkait kenaikan iuran dengan kementerian-lembaga lainnya, seperti Kementerian Kesehatan, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Dalam Negeri.

Sebelumnya Komisi IX DPR RI menolak kenaikan iuran pada peserta PBPU kelas III saat rapat kerja bersama Menteri Kesehatan dan BPJS Kesehatan dengan di gedung parlemen, Kamis (7/11).

Namun Menko Muhadjir menekankan bahwa belum ada ketetapan apapun dari hasil rapat kerja pemerintah bersama Komisi IX DPR RI tersebut. Muhadjir menjelaskan bahwa aspirasi masyarakat yang disampaikan anggota DPR baru sebatas masukan sementara pemerintah masih harus menyelesaikan kewajibannya terkait pembiayaan program JKN. (Fan)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Apakah vape akan dilarang?
Jumat, 15 November 2019 - 10:17 WIB
Elshinta.com - Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Bea Cukai akan melakukan sejumlah up...
Pakar Ekonomi Energi nilai Ahok kurang pas jadi dirut Pertamina
Jumat, 15 November 2019 - 08:27 WIB
Elshinta.com - Masuknya nama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dalam bursa direktur utama P...
Luhut respons rencana Edhy Prabowo serahkan kapal ikan ilegal ke nelayan
Jumat, 15 November 2019 - 08:06 WIB
Elshinta.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaita...
Paman Birin: Pesan penting Jokowi, rakyat harus mendapat manfaat dari uang belanja negara
Kamis, 14 November 2019 - 21:48 WIB
Elshinta.com - Gubernur Kalimantan Selatan, H. Sahbirin Noor mereview pengarahan Presiden ...
Polemik pesangon eks karyawan PT Tyfountex dibawa ke PHI
Kamis, 14 November 2019 - 21:22 WIB
Elshinta.com - Mediasi terakhir antara mantan buruh PT Tyfountex dengan pihak pengusaha di...
Bantu peserta CPNS, Disdukcapil Kudus buka help desk pengaduan NIK dan KK
Kamis, 14 November 2019 - 21:06 WIB
Elshinta.com - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, membuka ...
Bakorwil III Malang, sosialisasikan Program EJSC
Kamis, 14 November 2019 - 20:57 WIB
Elshinta.com - Dalam rangka mendekatkan Bakorwil III Provinsi Jawa Timur di Malang kepada ...
KKN tematik revmen masih strategis dan perlu dilanjutkan
Kamis, 14 November 2019 - 20:46 WIB
Elshinta.com - Kegiatan KKN RM sangat strategis dalam upaya mensosialisasikan Program...
Heboh, ada tas mencurigakan di samping pom bensin Kartini Kota Depok
Kamis, 14 November 2019 - 20:36 WIB
Elshinta.com - Heboh sebuah tas berwarna hitam di tepi sebuah gang di samping sebuah SPBU ...
Seorang ibu melahirkan di tengah acara Wisata Dirgantara
Kamis, 14 November 2019 - 20:25 WIB
Elshinta.com - Ditengah-tengah kemerihan wisata dirgantara di Lanud Suryadarma, Kalijati, ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)