Kiri Kanan
25 tahun bekerja sebagai dokter, SU diduga dokter gadungan
Elshinta
Jumat, 08 November 2019 - 18:56 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
25 tahun bekerja sebagai dokter, SU diduga dokter gadungan
Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan, Kombes Pol Dicky Sondani. Foto: Baba Duppa/Radio Elshinta

Elshinta.com - Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan, Kombes Pol Dicky Sondani menyebutkan jika petugas Kepolisian di Sulawesi Selatan tengah menyelidiki dugaan dokter gadungan yang bertugas di Kantor Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Persero Kota Makassar.

Kontributor Elshinta, Baba Duppa melaporkan, dokter yang diduga gadungan berinisial SU (57) disebut sudah bertugas di PT Pelni sejak 25 tahun lalu.

Dugaan praktek dokter gadungan berawal atas kecurigaan pihak PT Pelni. Kemudiaan dilakukan pengecekan identitas dan ijazah SU di Fakultas Kedokteran Unhas. Dari hasi pengecekan ijazah SU tidak ditemukan nama maupun nomor ijazah yang bersangkutan.

Pihak PT. Pelni kemudian melapor ke Polda Sulawesi Selatan. Petugas Kepolisian masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan alat bukti terkait dugaan dokter gadungan.

Kombes Pol Dicky Sondani menyebutkan kemungkinan selama 25 tahun SU menjalankan kegiatan sebagai Dokter umum untuk pelayanan kesehatan dasar atau tidak berat.

"Pelni laporkan ada dugaan dokter gadungan yang sudah bekerja di PT Pelni selama 25 tahun. Dilakukan pengecekan ijazah nda ada nama tersebut di Unhas," kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, di Makassar Jumat (8/11).

SU disebut berdomisili di luar Sulawesi Selatan dan dikabarkan terhitung bekerja sebagai dokter kapal di Kantor PT Pelni Persero Kota Makassar sejak 1994.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
DPR minta pengembangan infrastruktur ibu kota negara lebih detail
Rabu, 20 November 2019 - 20:58 WIB
Elshinta.com - Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI meminta Kementerian PPN/Bappenas,...
Pekerjaan besar agar Pancasila diterima sebagai ilmu, kata Dirjen Politik
Rabu, 20 November 2019 - 20:35 WIB
Elshinta.com - Pelaksana tugas Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Nege...
Ajukan uji materi UU KPK, Laode: Kami punya legal standing
Rabu, 20 November 2019 - 20:24 WIB
Elshinta.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif menegaskan, p...
Fantastis, indikasi anggaran transportasi kereta ibu kota baru Rp209,6 triliun
Rabu, 20 November 2019 - 19:34 WIB
Elshinta.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyampaikan bahwa indikasi anggaran unt...
Pemkab Bandung susun Raperda PTSP 2019
Rabu, 20 November 2019 - 19:22 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Jawa Barat melalui Dinas Penanaman M...
Stok beras Sulselbar aman 29 bulan ke depan
Rabu, 20 November 2019 - 19:06 WIB
Elshinta.com - Kepala Bulog Divre Sulselbar, M Attar Rizal mengatakan, jika Perum Bulog Di...
KLHK: Kasus pembunuhan gajah Sumatera di Riau sulit diungkap
Rabu, 20 November 2019 - 18:45 WIB
Elshinta.com - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) kesulitan untuk mengungka...
Ma`ruf Amin: Draf RUU ibu kota baru diharapkan rampung awal 2020
Rabu, 20 November 2019 - 18:25 WIB
Elshinta.com - Wakil Presiden Ma`ruf Amin mengatakan pemerintah saat ini masih menyusun dr...
BNPT ingin kerjasama dengan Denmark tanggulangi radikalisme
Rabu, 20 November 2019 - 18:14 WIB
Elshinta.com - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menginginkan adanya kerjasam...
PWI dan MPR kerjasama sosialisasi Amandemen UUD 45 dan kode perilaku wartawan
Rabu, 20 November 2019 - 18:07 WIB
Elshinta.com - Amandemen UUD 45 akan disosialisasikan ke-514 kabupaten dan kota di Indones...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)