Polisi gelar rekonstruksi kasus kematian balita Agnes Arnelita
Elshinta
Jumat, 08 November 2019 - 06:48 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Polisi gelar rekonstruksi kasus kematian balita Agnes Arnelita
Polisi gelar rekonstruksi kasus kematian balita Agnes Arnelita. Foto: El Aris/elshinta.com.

Elshinta.com - Guna melengkapi syarat formil dalam kasus meninggalnya Agnes Arnelita (3) di rumahnya di Perum Tlogowaru Indah D-4 Kelurahan Tlogowaru, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur yang dilakukan oleh ayah tirinya Ery Age Anwar (36) polisi menggelar rekonstruksi. "Tujuannya adalah untuk mensikronkan dengan kejadian yang terjadi di TKP," ujar Kapolres Malang Kota AKBP Donny Alexander kepada Kontributor Elshinta, El Aris.

Dan dari rekonstruksi tersebut didapat fakta baru pada adegan ke empat, "Dimana kondisi korban awalnya terlentang sebelumnya pelaku mengaku kalau tengkurap dan tersangka menginjak sekali perut kemudian pada saat itu korban miring ke kiri dan pelaku menginjak punggung korban sebanyak 2 kali. Sehingga korban diinjak pelaku sebanyak 3 kali sebelum meninggal dunia," ungkapnya.

Akibatnya korban langsung menggerang kesakitan,dan menggigil hal ini dikarenakan usus besar korban robek sehingga menimbulkan perdarahan.

"Mengetahui anak tirinya ini menggigil dan menangis, pelaku membawa korban ke kamar dan memberikan minyak telon. Dan karena masih menggigil korban diangkat dan dipanggang diatas kompor gas yang ada di salah satu kamar rumah kondisi korban saat itu mendengkur. Karena khawatir pelaku melarikan korban ke RS Rava Husada namun korban meninggal dunia," jelas Kapolres Malang Kota yang memimpin langsung jalannya rekonstruksi.

Pada rekonstruksi ini disaksikan juga dari pihak kejaksaan dan penasehat hukum terdakwa.

Tentu saja rekontruksi yang digelar di rumah korban mendapat perhatian warga masyarakat yang telah menunggu sejak jam 10.00 WIB.

"Saya sebagai ibu saja gak akan tega melakukan itu," ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Sayangnya warga yang hendak melihat rekontruksi dihalau pasukan kepolisian bersenjata lengkap yang datang mensterilkan lokasi dengan memasang garis polisi.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polri dan Komnas HAM diminta selidiki kasus penembakan warga Poso
Kamis, 04 Juni 2020 - 14:59 WIB
Anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani meminta Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Markas Besar Kep...
Polres Mimika terus dalami kasus penyerangan Kantor Freeport
Kamis, 04 Juni 2020 - 07:59 WIB
Jajaran Satuan Reserse dan Kriminal Polres Mimika, Papua terus mendalami kasus penyerangan pusat per...
4 Juni 2019, remaja tewas dibakar di Bekasi
Kamis, 04 Juni 2020 - 06:06 WIB
Seorang remaja, Putra Aditya (18), tewas dibakar oleh sekelompok orang di Jatiasih, Bekasi, Jawa Bar...
Bandar Narkoba  di Lapas Narkotika Klas II Jayapura Diciduk Polisi
Rabu, 03 Juni 2020 - 20:38 WIB
Dua orang pengedar narkoba jenis sabu senilai Rp1 miliar di Lapas Narkotika Klas II A Jayapura bersa...
 Hanya 8 Jam, Satreskrim Polres Majalengka bekuk 5 pelaku curanmor di 8 TKP
Rabu, 03 Juni 2020 - 18:58 WIB
Lima pelaku curanmor berhasil dibekuk Satuan Reskrim Polres Majalengka di 8 TKP dalam waktu 8 jam.
Polsek Padang Tualang amankan kakek pemilik sabu
Rabu, 03 Juni 2020 - 18:12 WIB
Polsek Padang Tualang Polres Langkat, Sumatera Utara, telah mengamankan seorang kakek karena diduga ...
Polsek Stabat amankan pelajar miliki sabu disimpan di dalam tanah
Rabu, 03 Juni 2020 - 17:56 WIB
Polsek Stabat, Polres Langkat, Sumatera Utara, berhasil mengamankan seorang laki-laki berstatus pela...
Polsek Stabat amankan seorang pemilik sabu
Selasa, 02 Juni 2020 - 18:27 WIB
Polsek Stabat, Polres Langkat, Sumatera Utara berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jen...
Cairan diduga air keras disemprot oknum ke lantai masjid di Ciracas
Senin, 01 Juni 2020 - 15:13 WIB
Pengurus Masjid Jami Uswatun Hasanah, di Susukan Ciracas, Jakarta Timur, menemukan cairan diduga air...
Polda Papua: Kabar puluhan tahanan Papua diduga positif corona hoaks, penyebarnya...
Senin, 01 Juni 2020 - 09:07 WIB
Kepolisian Daerah Papua menyatakan informasi adanya puluhan tahanan diduga terinfeksi virus corona d...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV