Kemendagri pastikan cabut status `desa fiktif`
Elshinta
Kamis, 07 November 2019 - 16:35 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Dewi Rusiana
Kemendagri pastikan cabut status `desa fiktif`
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2PTYEs9

Elshinta.com - Fenomena `Desa Fiktif` atau desa tidak berpenduduk tetapi sengaja didaftarkan demi mendapatkan anggaran dana desa masih menjadi perbincangan.

Menurut Pasal 8 ayat 3 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa menjelaskan bahwa pembentuk desa baru harus memiliki setidaknya 400 kepala keluarga (KK) atau 2.000 jiwa.

Direktur Penataan dan Administrasi Pemerintahan Desa, Kemendagri, Aferi Syamsidar Fudail mengatakan, semua pihak harus bijak menanggapi isu desa fiktif ini. Tapi dipastikan bila Kemendagri menemukan kejadian tersebut maka langsung akan dilakukan klarifikasi, verifikasi, dan dicabut status desa tersebut.

"Hal seperti ini sejak beberapa tahun yang lalu oleh Kemendagri, kita sudah melakukan tanpa diangkat ke permukaan kita langsung melakukan tindakan status desa seperti itu," kata Aferi kepada Elshinta, Kamis (7/11).

Terkait temuan sejumlah desa di Konawe, Sulawesi Tenggara, ia mengatakan bahwa desa tersebut telah ditetapkan berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) setempat. Dijelaskannya, pada saat ditetapkannya desa tersebut, UU Nomor 6 Tahun 2014 belum disahkan.

"Oleh karena itu Kemendagri mengacu kepada pembentukannya sesuai Perda sebelum UU Nomor 6, jadi kita tetap mengakomodir," jelasnya.

Tetapi kalau masih ada temuan desa fiktif, pihaknya akan langsung memberikan tindakan dengan mencabut status desa tersebut.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pasca Lebaran, TGPP Covid-19 Subang Jabar keluarkan 240 surat jalan
Selasa, 02 Juni 2020 - 22:43 WIB
Pasca Idul Fitri yang baru lalu Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGPP) Covid-19 Kabupaten Suba...
Karantina mikro untuk tekan penyebaran Covid-19
Selasa, 02 Juni 2020 - 22:35 WIB
 Dua desa di Kabupaten Subang akan dilaksanakan mikro karantina yang menjadi bagian dari pilot proj...
Kapolda DIY resmikan Kampung Kulo Siaga
Selasa, 02 Juni 2020 - 22:11 WIB
Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Irjen Pol Asep Suhendar didampingi Kapolres Kulonprogo AKBP...
Pasien COVID-19 di Sulteng tersisa 63 orang   
Selasa, 02 Juni 2020 - 20:58 WIB
Jumlah pasien positif COVID-19 di Sulawesi Tengah kini terus menurun dari sebelumnya 128 orang tersi...
Protokol normal baru di desa akan disesuaikan dengan kearifan lokal
Selasa, 02 Juni 2020 - 20:35 WIB
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) mengatakan penerapa...
Warga Purwakarta resah kedatangan satu keluarga dari Jakarta
Selasa, 02 Juni 2020 - 19:48 WIB
Warga setempat resah, mengingat Jakarta masih belum aman dari pandemi COVID-19. Apalagi kedatangan ...
 Ada 8.328 calon jemaah haji Sumut batal berangkat tahun ini
Selasa, 02 Juni 2020 - 19:37 WIB
Sebanyak 8328 calon Jamaah Haji asal Sumatera Utara dipastikan batal berangkat menunaikan ibadah haj...
 PPDB hari pertama di Kota Malang berlangsung `semrawut`
Selasa, 02 Juni 2020 - 18:57 WIB
Hari pertama pelaksanaan PPDB jalur zonasi untuk Paud, TK, SD dan SMP di Kota Malang berlangsung `s...
23.629 paket bansos sembako Provinsi Sumut disalurkan di tiga kecamatan
Selasa, 02 Juni 2020 - 18:46 WIB
Pasca lebaran, pendistribusian Bantuan Sosial (Bansos) dampak COVID-19 Pemerintah Provinsi Sumatera ...
Ketua Gugus Tugas imbau pasien sembuh COVID-19 donorkan plasma darah
Selasa, 02 Juni 2020 - 17:58 WIB
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pusat Doni Monardo mengimbau seluruh pasien sembuh ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV