Kiri Kanan
Kasus jasad dicor, polisi tetapkan istri dan anak korban jadi tersangka
Elshinta
Kamis, 07 November 2019 - 15:44 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Sigit Kurniawan
Kasus jasad dicor, polisi tetapkan istri dan anak korban jadi tersangka
Misteri mayat Surono yang terkubur di mushola rumah di Jember, baru terungkap setelah 7 bulan hilang. Sumber Foto: https://bit.ly/2PUWp8b

Elshinta.com - Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal menetapkan istri dan anak korban masing-masing berinisial BS (47) dan BR (27) sebagai tersangka pembunuhan korban Sugiono alias Surono (51) yang jenazahnya disemen cor di bawah lantai mushalla rumahnya di Desa Sumbersalak, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

"Kedua tersangka melakukan pembunuhan secara berencana yang dilakukan pada akhir Maret 2019 dengan barang bukti sebuah linggis yang diduga digunakan untuk membunuh korban," katanya saat pers rilis di Mapolres Jember, Kamis (7/11).

Menurutnya, korban Sugiono meninggal dunia karena kekerasan benda tumpul yakni korban dipukul dengan linggis di pipi dan rahang sebelah kiri hingga hancur, kemudian mengalami pendarahan hebat hingga sesak napas dan darah masuk ke pernapasan hingga korban meninggal dunia. "Kedua tersangka merencanakan pembunuhan tersebut, namun yang melakukan eksekusi membunuh korban dengan linggis yakni anaknya BR dan istri korban mengetahui kejadian itu," tuturnya.

BR kemudian menguburkan bapaknya di selatan sebelah rumah dengan atasnya diberi semen, kemudian beberapa hari kemudian semen tersebut pecah-pecah dan dicor setinggi 25 cm sekaligus dibuat untuk mushalla dan dapur. "Setelah membunuh bapaknya, tersangka BR membawa tas korban yang berisi uang Rp6 juta dan sepeda motor korban yang dijualnya sekitar Rp19 juta, kemudian BR kembali bekerja di Pulau Bali," ungkapnya.

Kedua tersangka awalnya berbelit-belit dalam memberikan keterangan kepada penyidik karena istri dan anak korban saling menuduh siapa yang menjadi pelaku pembunuhan Surono. "Kami memeriksa delapan saksi dalam kasus pembunuhan korban yang jasad dicor di bawah lantai musala di Desa Sumbersalak, sehingga hasil pemeriksaan tersebut mengarah pada dua orang tersangka yakni istri dan anak korban yang sudah kami tahan di Mapolres Jember," ujarnya, dikutip Antara.

Barang bukti yang diamankan di antaranya celana pendek korban, baju korban, sarung korban, sprei, palu, cangkul, dan linggis yang sudah diamankan oleh penyidik Polres Jember. Alfian menjelaskan kedua tersangka dijerat pasal 340 KUHP sub pasal 338 KUHP jo pasal 55 KUHP dengan ancaman pidana mati atau seumur hidup atau paling lama 20 tahun penjara. (Ank/Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Terduga teroris pasutri dikenal pribadi tertutup
Kamis, 14 November 2019 - 18:26 WIB
Elshinta.com - Pasangan suami istri DS (24) dan DK (25) terduga teroris yang diamankan tim...
Kasus penembakan, polisi tetapkan anak Bupati Majalengka jadi tersangka
Kamis, 14 November 2019 - 18:16 WIB
Elshinta.com - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat telah menetapkan anak Bupati Majalengk...
Pelaku bom bunuh diri Polrestabes Medan terpapar radikalisme
Kamis, 14 November 2019 - 15:44 WIB
Elshinta.com - Wakapolda Sumut Brigjen Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan, berdasarkan ke...
Pelaku bom bunuh diri berjaket Ojol  di Mapolrestabes Medan diduga sendiri
Rabu, 13 November 2019 - 19:09 WIB
Elshinta.com - Polisi memutakhirkan informasi terkait jumlah pelaku bom bunuh diri di Meda...
Kasdam I/BB tinjau lokasi bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan
Rabu, 13 November 2019 - 18:27 WIB
Elshinta.com - Kepala Staf Kodam I/Bukit Barisan, Brigjen TNI Untung Budiharto langsung me...
Ini keterangan Polri terkait ledakan bom di Medan
Rabu, 13 November 2019 - 12:18 WIB
Elshinta.com - Mabes Polri menggelar konferensi pers terkait kejadian bom bunuh diri yang terjadi di...
Polri minta pelayanan masyarakat tak terganggu pasca-bom di Medan
Rabu, 13 November 2019 - 11:38 WIB
Elshinta.com - Pascakejadian ledakan bom yang terjadi di Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara, Rabu (...
Pelaku bom bunuh diri Polrestabes Medan diduga jaringan teroris, Polri: Masih kami dalami
Rabu, 13 November 2019 - 11:07 WIB
Elshinta.com - Kejadian ledakan bom yang diduga merupakan bom bunuh diri terjadi di Mapolrestabes Me...
Polisi dalami kejadian ledakan bom di Polrestabes Medan
Rabu, 13 November 2019 - 10:49 WIB
Elshinta.com - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo memben...
Brimob jaga ketat Polrestabes Medan pasca-ledakan bom
Rabu, 13 November 2019 - 10:38 WIB
Elshinta.com - Puluhan aparat Brimob menjaga ketat seputaran Polrestabes Medan, Sumatera U...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)