Bisnis online gagal terus, apa harus ganti bisnis saja? Tenang dulu, ini jawabannya!
Elshinta
Kamis, 07 November 2019 - 11:37 WIB | Penulis : Cucun Hendriana | Editor : Dewi Rusiana
Bisnis online gagal terus, apa harus ganti bisnis saja? Tenang dulu, ini jawabannya!
Ilustrasi. Sumber: istimewa

Elshinta.com - Bisnis online boleh saja semarak. Banyak pelaku usaha yang sukses tapi tidak sedikit pula yang tidak mengalami pertumbuhan yang baik.

Dilansir eMajels, membangun bisnis secara online harus diapreasiasi sebagai langkah yang tepat. Tampak bahwa sejumlah bisnis online yang sederhana sekalipun menunjukkan geliat yang menggembirakan apalagi bisnis tersebut ditekuni dengan baik.

Namun demikian memang ada pula yang merasakan hal berbeda, dimana pertumbuhan profit yang diperoleh masih sangat terbatas.

Nah, dalam menyikapi hal tersebut, yang harus Anda lakukan pertama kali adalah jangan menyalahkan bisnis onlinenya karena bisnis online secara praktis telah terbukti merupakan bisnis yang unggul.

Dua hal yang jadi dasar gagalnya bisnis online:  

Pertama, bisnis online itu harus mempunyai dasar komunitas yang pas dengan produk yang Anda punyai. Ketika komunitas yang disasar tidak tepat, maka jelas Anda salah sasaran.

Jadi sebaiknya Anda melakukan evaluasi terhadap produk dan komunitas yang Anda kenal terlebih dahulu.

Kedua, yang menjadi kelemahan bisnis online adalah penetrasi pasar yang bersifat impersonal yang pada kenyataannya transaksi bisnis berjalan sebagaimana menjual dan membeli saja. Kurang ditemukan interaksi dan umpan balik terhadap bisnis sehingga konsumen dari satu sisi merasa tidak didengarkan.

Berdasarkan kenyataan itu, ternyata masyarakat kita adalah kalangan yang tidak mendasarkan transaksinya pada sekadar online saja. Sebab mereka juga cenderung mengikutsertakan emosi dan sentuhan pribadi.

Hal ini merupakan sesuatu yang tidak terjadi pada bisnis online. Maka dampaknya adalah terjadi penurunan terhadap penjualan yang berlangsung, hal ini sama sekali tidak terkait pada produk ataupun sistem penjualan Anda.

Dengan demikian, langkah koreksi yang dilakukan, hendaklah mengumpulkan atau melakukan survei sehingga konsumen Anda merasa didengarkan.

Tapi apabila hal-hal terkait produk maupun pasar pada bisnis spesifik Anda ini tidak dijumpai, maka Anda boleh memikirkan untuk mengganti bisnis Anda.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Tak sekadar ikut tren bisnis kopi, Angga Adipura: Menu kami anti mainstream
Senin, 24 Februari 2020 - 08:17 WIB
Bisnis kopi kekinian makin semerbak. Peluangnya yang besar membuat pelaku di industri ini terus bert...
Tertarik dengan waralaba kaki lima? Agar tidak merugi, ini tipsnya…
Kamis, 20 Februari 2020 - 14:37 WIB
Kelebihan dari waralaba kaki lima adalah pencapaian sales pada target minimumnya dapat cepat diraih ...
Wah, perputaran bisnis burung ternyata capai Rp1,7 T, ini kata Teten Masduki
Senin, 17 Februari 2020 - 11:09 WIB
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengajak para penggemar burung atau kicau mania untuk berkope...
Ini 6 kunci sukses UKM kelola bisnis kedai kopi
Jumat, 14 Februari 2020 - 14:29 WIB
Ada enam kunci sukses bagi para pelaku UKM dalam mengelola bisnis kedai kopi. Yaitu, produk inovatif...
Jadi etalase produk UKM, Sarinah bakal genjot peluang ekspor
Selasa, 11 Februari 2020 - 16:35 WIB
Sejak Sarinah bertransformasi menjadi etalase produk UKM, penjualan produk UKM di Sarinah mengalami ...
Punya modal pas-pasan, bisnis apa yang paling cocok?
Jumat, 07 Februari 2020 - 12:11 WIB
Berbisnis itu nomor satu tidak kepentok dengan modal kecil. Jadi Anda harus keluar dulu dari pagar m...
Masih tren nih, bagaimana peluang bisnis di industri kopi?
Jumat, 31 Januari 2020 - 10:36 WIB
Industri kopi yang terus booming saat ini, membuka kesempatan berusaha dengan mendirikan bisnis kopi...
Dorong UKM naik kelas, Kemenkop gandeng komunitas pekerja kreatif
Kamis, 23 Januari 2020 - 10:18 WIB
Kali ini, kementerian yang dikomandoi Teten Masduki itu menggandeng Kreavi, sebuah wadah ekonomi kre...
Jumlah warung tradisional capai 3,5 juta, Teten: Tantangan warung itu besar, harus mulai serba pintar
Senin, 16 Desember 2019 - 15:16 WIB
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan warung tradisional yang kini jumlahnya 3,5 juta wa...
Jurus Teten untuk pengarusutamaan UMKM dalam ekonomi nasional
Rabu, 11 Desember 2019 - 09:59 WIB
Kementerian Koperasi dan UKM menyusun Strategi Pemberdayaan UMKM dalam lima tahun ke depan. Strategi...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)