Polisi periksa kejiwaan ibu yang tega masukkan bayinya ke mesin cuci
Elshinta
Kamis, 07 November 2019 - 08:39 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
Polisi periksa kejiwaan ibu yang tega masukkan bayinya ke mesin cuci
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2WOY1Sh

Elshinta.com - Polresta Palembang akan melakukan tes kejiwaan terhadap ST (36), ibu yang tega memasukkan bayinya sendiri ke dalam mesin cuci. 

Kapolresta Palembang Kombes Pol Didi Hayamansyah menyebut, tes kejiwaan akan melibatkan seorang psikologis untuk memeriksa ST. Hasil tes kejiwaan ini sangat dibutuhkan untuk langkah hukum selanjutnya atas kasus yang menjerat ST. 

“Kita akan lihat apakah kondisi kejiwaan tersangka ini terganggu atau tidak. Sehingga tes ini diperlukan,” kata Didi, Rabu (6/11), seperti diinformasikan melalui laman resmi NTMC Polri.

Didi mengungkapkan, untuk sementara, motif penganiayaan bayi laki-laki ST dilakukan tersangka akibat ditinggal oleh kekasihnya. Sebab, kekasih ST mendadak hilang tanpa jejak saat mengetahui tersangka telah hamil akibat hubungan asmara mereka.

“Pacar tersangka akan kita mintai keterangan, apakah ada keterlibatan atau tidak,” ucapnya.

ST memasukkan anaknya ke dalam mesin cuci karena takut kelahirannya itu diketahui oleh rekan kerja serta pemilik rumah.

Usai melahirkan, ST membungkus bayi malang itu menggunakan kantong kresek dan selanjutnya di masukkan ke dalam mesin cuci.

“Pengakuannya tidak bermaksud membunuh, diletakkan di dalam mesin cuci hanya sementara. Sebab nanti akan diserahkan ke panti asuhan. Tapi itu pengakuan sementara, nanti akan kita dalami lagi,” jelas Kapolresta Palembang. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polri dan Komnas HAM diminta selidiki kasus penembakan warga Poso
Kamis, 04 Juni 2020 - 14:59 WIB
Anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani meminta Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Markas Besar Kep...
Polres Mimika terus dalami kasus penyerangan Kantor Freeport
Kamis, 04 Juni 2020 - 07:59 WIB
Jajaran Satuan Reserse dan Kriminal Polres Mimika, Papua terus mendalami kasus penyerangan pusat per...
4 Juni 2019, remaja tewas dibakar di Bekasi
Kamis, 04 Juni 2020 - 06:06 WIB
Seorang remaja, Putra Aditya (18), tewas dibakar oleh sekelompok orang di Jatiasih, Bekasi, Jawa Bar...
Bandar Narkoba  di Lapas Narkotika Klas II Jayapura Diciduk Polisi
Rabu, 03 Juni 2020 - 20:38 WIB
Dua orang pengedar narkoba jenis sabu senilai Rp1 miliar di Lapas Narkotika Klas II A Jayapura bersa...
 Hanya 8 Jam, Satreskrim Polres Majalengka bekuk 5 pelaku curanmor di 8 TKP
Rabu, 03 Juni 2020 - 18:58 WIB
Lima pelaku curanmor berhasil dibekuk Satuan Reskrim Polres Majalengka di 8 TKP dalam waktu 8 jam.
Polsek Padang Tualang amankan kakek pemilik sabu
Rabu, 03 Juni 2020 - 18:12 WIB
Polsek Padang Tualang Polres Langkat, Sumatera Utara, telah mengamankan seorang kakek karena diduga ...
Polsek Stabat amankan pelajar miliki sabu disimpan di dalam tanah
Rabu, 03 Juni 2020 - 17:56 WIB
Polsek Stabat, Polres Langkat, Sumatera Utara, berhasil mengamankan seorang laki-laki berstatus pela...
Polsek Stabat amankan seorang pemilik sabu
Selasa, 02 Juni 2020 - 18:27 WIB
Polsek Stabat, Polres Langkat, Sumatera Utara berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jen...
Cairan diduga air keras disemprot oknum ke lantai masjid di Ciracas
Senin, 01 Juni 2020 - 15:13 WIB
Pengurus Masjid Jami Uswatun Hasanah, di Susukan Ciracas, Jakarta Timur, menemukan cairan diduga air...
Polda Papua: Kabar puluhan tahanan Papua diduga positif corona hoaks, penyebarnya...
Senin, 01 Juni 2020 - 09:07 WIB
Kepolisian Daerah Papua menyatakan informasi adanya puluhan tahanan diduga terinfeksi virus corona d...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV