Tempat hiburan `plus-plus` di Jaksel akan ditindak
Elshinta
Kamis, 07 November 2019 - 08:29 WIB |
Tempat hiburan `plus-plus` di Jaksel akan ditindak
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2NnVn2N

Elshinta.com - Salah satu tempat hiburan `plus-plus` berkedok panti pijat yang berlokasi di Jalan Sultan Iskandar Muda, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, akan ditindak oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Demikian dikatakan Kepala Satpol PP Jakarta Selatan, Ujang Harmawan di halaman Kantor Wali Kota administrasi Jakarta Selatan, Kamis (7/11) dinihari.

Ujang mengatakan, pihaknya sudah menerima surat rekomendasi penindakan dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP). "Baru diterima di minggu-minggu ini," katanya, dikutip Antara.

Ujang memberi keterangan setelah ditanya oleh Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin soal keberadaan surat rekomendasi itu.

Arifin ingin memastikan syarat penindakan berupa surat rekomendasi dari PTSP sudah benar-benar diterima. Tanpa rekomendasi itu, Satpol PP belum bisa melakukan penindakan.

"Kalau memang semua persyaratan untuk melakukan penindakan berupa penutupan itu dipenuhi, ya akan kami tutup," ucap Arifin.

Ia menjelaskan, alur penindakan tempat usaha hiburan tidak bisa sembarangan. Prosesnya dimulai dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta. "Motor penggerak utama terkait pengendalian, pengawasan dan pembinaannya adalah Disparbud DKI Jakarta," kata Arifin.

Kalau Disparbud sudah menemukan adanya bukti pelanggaran dalam pelaksanaan tempat hiburan itu, maka Disparbud akan memberikan rekomendasi kepada DPM-PTSP untuk mencabut izin usaha tempat hiburan tersebut.

Setelah itu, DPM-PTSP akan menyampaikan kepada Satpol PP untuk dilakukan penindakan berupa penutupan tempat usaha tersebut. "Tapi seperti yang tadi saya katakan, belum ada bukti yang cukup untuk dilakukan penindakan kepada pelanggarnya, tentu tidak bisa juga sembarang menindak," kata Arifin.

Sebagai langkah berikutnya, gabungan tim dari Disparbud DKI, DPM-PTSP dan Satpol PP akan kembali turun dulu menginspeksi tempat itu. "Kerja tim ini harus bisa sama-sama, tidak bisa sendiri-sendiri," kata Arifin. (Anj/Der)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Waspada! Potensi hujan di Jakarta hari ini
Jumat, 28 Februari 2020 - 07:12 WIB
Hujan dengan intensitas ringan berpotensi mengguyur wilayah DKI Jakarta, Jumat (28/2) hari ini. Namu...
Politisi Demokrat minta Sekda DKI mundur soal banjir
Kamis, 27 Februari 2020 - 21:34 WIB
Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Demokrat Irwan menyayangkan pernyataan dari Sekretaris Daerah ...
 Berbuat asusila pada 5 bocal lelaki, Kakek KS ditangkap petugas
Kamis, 27 Februari 2020 - 14:08 WIB
Polres Metro Depok jadikan tersangka seorang lelaki KS (63) yang melakukan perbuatan asusila kepada ...
Potensi hujan di Jakarta hari ini
Kamis, 27 Februari 2020 - 08:05 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan hujan dengan intensitas ringan da...
BI dan Polri musnahkan sekitar 50.000 lembar rupiah palsu
Rabu, 26 Februari 2020 - 13:58 WIB
Bareskrim Polri bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) memusnahkan 50.087 lembar uang rupiah palsu ...
Bareskrim Polri musnahkan 341 kg sabu dan 51 kg ganja
Rabu, 26 Februari 2020 - 13:47 WIB
Sebanyak 341,6 kg narkoba jenis sabu dan 51 kg ganja hasil pengungkapan tim penyidik Direktorat Tind...
Hujan lebat berpotensi guyur Jakarta
Rabu, 26 Februari 2020 - 07:55 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini waspada potensi hu...
Tiga pintu air Jakarta masih siaga tiga
Rabu, 26 Februari 2020 - 07:31 WIB
Hingga Rabu (26/2) pagi, tiga pintu air di Jakarta masih berstatus siaga tiga atau waspada. 
Projo DKI pertanyakan `Contingency Plan` hingga anggaran banjir Jakarta
Selasa, 25 Februari 2020 - 20:11 WIB
Banjir Jakarta membuktikan buruknya pengelolaan lingkungan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Menteri Edhy: Satgas 115 tidak akan tumpang tindih
Selasa, 25 Februari 2020 - 19:36 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menegaskan bahwa Satuan Tugas Pemberantasan Penangkapan ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)