Tonton tarung bebas, Trump malah diejek penonton
Elshinta
Minggu, 03 November 2019 - 19:25 WIB |
Tonton tarung bebas, Trump malah diejek penonton
Sumber Foto: https://bit.ly/2C7XLEn

Elshinta.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump diteriaki ejeken oleh penggemar olah raga untuk kedua kalinya dalam satu pekan ketika Sabtu waktu AS dia menyaksikan pertandingan tarung bebas di New York.

Trump duduk hanya 15 kaki dari arena berbentuk kandang dari tarung bebas UFC dimana para petarung berbalas menendang dan meninju ke badan dan kepala masing-masing yang bisanya sampai berlumuran darah di Madison Square Garden.

Sang presiden terlihat bertepuk tangan dan kadang berdiri untuk melihat lebih jelas ke arena ketika 20.000 melakukan tindakan yang sama di tengah atmosfer laga yang tegang.

Cemoohan terlontar ketika Trump yang mengenakan jas gelap dan dasi merah, meninjukan kepalan tangannya dan melambaikan tangan ke arah penonton sebelum laga digelar.

Banyak juga penonton yang menyambut pemimpin AS itu. Tidak ada teriakkan "kunci dia" sebagaimana terjadi pada pertandingan baseball World Series akhir pekan lalu.

"Kami lebih senang lagi kalau saja dia tidak ada di sini," kata penonton berusia 50 tahun bernama Anna Torres yang bersama kekasihnya meneriakkan ejekan kepada Trump.

Tetapi beberapa penonton senang dengan kehadiran presiden yang sedang menjalani pertarungannya sendiri melawan pemakzulan dari kubu Demokrat. "Tak sopan mengejek dia karena dia itu presiden kita," kata Nico Ferranti (30) kepada AFP.

Belasan orang mengangkat spanduk bertuliskan "Trump/Pence Keluar!" dan "Headlock Him Up" (Piting kepala dia), yang biasa diucapkan saat pertandingan UFC, di luar arena di Manhattan itu.

Di dalam arena tanding, Trump (73) terlihat bersimpati kepada seorang petarung kelas ringan yang mukanya berdarah-darah mukanya karena ditendang lawannya, demikian Antara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Bentrok dengan pasukan Israel di Hebron, warga Palestina cedera
Minggu, 05 Juli 2020 - 12:29 WIB
Sejumlah warga Palestina menderita luka ringan pada Sabtu (4/7) dalam bentrokan dengan pasukan pendu...
Menteri Luar Negeri Rusia puji ikrar persatuan Palestina
Minggu, 05 Juli 2020 - 12:13 WIB
Rusia menyambut baik ikrar persatuan yang dicapai antara dua kelompok terbesar di Palestina, Fatah d...
Tiongkok konfirmasi delapan kasus baru virus corona di daratan
Minggu, 05 Juli 2020 - 10:41 WIB
Tiongkok melaporkan delapan kasus baru virus corona di wilayah daratan selama 4 Juli, dibandingkan d...
Petugas kebun binatang Swiss tewas diserang harimau Siberia
Minggu, 05 Juli 2020 - 09:51 WIB
Seekor harimau betina Siberia menyerang dan menewaskan petugas kebun binatang berusia 55 tahun di ke...
Dua pekan lagi WHO dapatkan hasil awal uji coba obat COVID-19
Minggu, 05 Juli 2020 - 07:58 WIB
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) harus segera mendapatkan hasil uji klinis yang sedang dilakukan dar...
WHO: 30 persen sampel COVID-19 tunjukkan mutasi tapi tidak memperparah
Sabtu, 04 Juli 2020 - 21:28 WIB
Hampir 30 persen dari data rangkaian genom sampel virus COVID-19 yang dikumpulkan oleh Organisasi Ke...
Legislator: Pancasila sebagai Dasar Negara sudah final
Sabtu, 04 Juli 2020 - 18:16 WIB
Pancasila sebagai Dasar Negara sebagaimana termaktub dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 sudah ...
31 tentara Kolombia dipecat atas kejahatan seksual di bawah umur
Sabtu, 04 Juli 2020 - 13:51 WIB
Kolombia pada Jumat  (3/7) menyatakan memecat 31 anggota angkatan darat yang diduga terlibat dalam ...
Harga emas sedikit berubah, dibayangi percepatan kasus baru Corona
Sabtu, 04 Juli 2020 - 10:12 WIB
Harga emas sedikit berubah pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), karena kekhawatiran atas p...
Korban tewas longsoran tambang giok Myanmar jadi 162
Jumat, 03 Juli 2020 - 12:39 WIB
Korban meninggal dalam insiden tanah longsor di sebuah pertambangan batu giok di Myanmar sebelah uta...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV