94.000 orang Suriah telah pulang ke rumah mereka, kata PBB
Elshinta
Sabtu, 02 November 2019 - 19:55 WIB |
94.000 orang Suriah telah pulang ke rumah mereka, kata PBB
Sedikitnya 94.000 warga sipil telah pulang ke daerah yang dibebaskan oleh operasi anti-teror Turki di Suriah Utara selama 10 hari belakangan ini, kata PBB pada Jumat (1/11). Sumber Foto: https://bit.ly/36knyaa

Elshinta.com - Sedikitnya 94.000 warga sipil telah pulang ke daerah yang dibebaskan oleh operasi anti-teror Turki di Suriah Utara selama 10 hari belakangan ini, kata PBB pada Jumat (1/11).

Pada awal Operasi Perdamaian Musim Semi, ada lebih dari 200.000 yang telah meninggalkan rumah mereka, kata Jens Laerke, Juru Bicara Kantor PBB bagi Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA), kepada Kantor Berita Turki, Anadolu. "Sekarang kita menyaksikan pergerakan pulang. Hari ini, ada sebanyak 94.000 orang yang pulang ke berdagai daerah yang sekarang efektif berada di bawah kendali Turki," kata Laerke.

Masih tersisa lebih dari 100.000 orang yang mengungsi. "Kita dapat menyaksikan jumlah mereka bertambah. Dan jika kecenderungan itu berlanjut, tentu saja makin banyak orang dalam beberapa hari dan pekan akan pulang ke rumah mereka," kata Laerke, sebagaimana dikutip Antara dari Anadolu , Sabtu (2/11).

Pada 9 Oktober, Turki melancarkan Operasi Perdamaian Musim Semi di Suriah Utara di sebelah timur Sungai Eufrat untuk mengamankan perbatasan Turki, membantu kepulangan aman pengungsi Suriah, dan menjamin keutuhan wilayah Suriah. Laerke menggambarkan situasi di wilayah itu sebagai "dinamis".

Pada 17 Oktober, Ankara setuju bersama Washington untuk menghentikan operasinya guna memungkinkan anggota YPG/PKK untuk mundur dari zona aman yang direncanakan. Pada 22 Oktober, Ankara dan Moskow mencapai kesepakatan yang menjadi dasar bagi penarikan diri anggota YPG/PKK sampai 30 kilometer (18,6 mil) ke sebelah selatan perbatasan Turki dengan Suriah, dalam waktu 150 jam, dan pasukan keamanan Turki serta Rusia akan melakukan patroli gabungan di sana.

Dalam aksi lebih dari 30-tahun melawan Turki, PKK yang dimasukkan ke dalam daftar organisasi teroris oleh Turki, AS dan Uni Eropa telah bertanggung jawab atas kematian 40.000 orang, termasuk perempuan, anak-anak dan bayi. YPG adalah cabang PKK di Suriah. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
IMF revisi proyeksi ekonomi Asia, terkontraksi 1,6 persen tahun ini
Rabu, 01 Juli 2020 - 12:36 WIB
Dana Moneter Internasional (IMF) pada Selasa (30/6) merevisi turun proyeksi ekonomi Asia di tengah m...
Jenazah 33 WNI tertahan di Kuala Lumpur segera diterbangkan
Jumat, 19 Juni 2020 - 14:59 WIB
Sebanyak 33 jenazah Warga Negara Indonesia (WNI) yang tertahan di Kuala Lumpur karena kendala penerb...
Tiongkok laporkan 11 kasus baru COVID-19, tujuh kasus OTG
Sabtu, 13 Juni 2020 - 12:12 WIB
Tiongkok melaporkan 11 kasus baru COVID-19 dan tujuh kasus orang tanpa gejala (OTG) pada 12 Juni, me...
Korut: AS tak punya kedudukan untuk komentari masalah antar-Korea
Kamis, 11 Juni 2020 - 11:26 WIB
Korea Utara pada Kamis (11/6) menyebutkan bahwa Amerika Serikat tidak memiliki posisi untuk mengomen...
Indonesia dan menteri ekonomi ASEAN sepakat hadapi pandemi COVID-19
Jumat, 05 Juni 2020 - 20:27 WIB
Indonesia dan menteri ekonomi negara ASEAN sepakat menghadapi pandemi COVID-19 melalui pertemuan The...
Korsel kembali berlakukan karantina, Dubes RI keluarkan imbauan
Sabtu, 30 Mei 2020 - 13:39 WIB
Setelah otoritas Korea Selatan mengumumkan pemberlakuan kembali langkah-langkah karantina di area Se...
Bar dan restauran di Jepang kembali dibuka pascapelonggaran pembatasan
Rabu, 20 Mei 2020 - 14:11 WIB
Ketika restoran dan bar Jepang perlahan-lahan mulai dibuka kembali pascapelonggaran pembatasan akiba...
Sebagian wilayah Pantai Bondi di Sydney kembali buka
Selasa, 28 April 2020 - 21:11 WIB
Otoritas di Australia membuka sebagian wilayah Pantai Bondi di Sydney, Selasa, setelah tutup beberap...
325 petugas kesehatan di Malaysia positif COVID-19
Jumat, 24 April 2020 - 07:46 WIB
Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) melaporkan hingga Kamis (23/4) terdapat sebanyak 325 petugasnya...
Irak longgarkan `lockdown` menjelang Ramadan
Rabu, 22 April 2020 - 18:57 WIB
Irak pada Selasa (21/4) mengurangi aturan `lockdown` (karantina wilayah) terkait COVID-19 dengan men...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV