PBNU: Tidak boleh ada penyederhanaan masalah dalam larangan cadar 
Elshinta
Jumat, 01 November 2019 - 13:26 WIB |
PBNU: Tidak boleh ada penyederhanaan masalah dalam larangan cadar 
Wanita bercadar. Ilustrasi. Foto: https://bit.ly/2N6aiyv/elshinta.com.

Elshinta.com - Harus dilakukan penguraian masalah terorisme dan radikalisme agar tidak terjadi penyederhanaan problem dan mengambil langkah yang bisa memberikan stigma dalam wacana pelarangan cadar, ujar Katib Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Asrorun Niam.

"Kita harus mengurai akar masalah sebelum melakukan penanganan, sehingga tepat sasaran. Ada kalanya (radikalisme dan terorisme) sebab kesalahan cara pandang agama, ada kalanya faktor ekonomi dan ada kalanya faktor politik," ujar Asrorun ketika dihubungi di Jakarta, Jumat (1/11).

Menurut dia, maksud baik harus dilakukan dengan cara yang tepat dan baik juga. Jadi dalam penyelesaian kasus tidak boleh dilakukan penyederhanaan masalah, apalagi yang bisa memberikan stigma karena dikaitkan dengan simbol dan identitas.

"Cadar dan atau celana cingkrang adalah permasalahan aksesoris yang tidak bisa distigmakan dan diasosiasikan sebagai terorisme,"  kata Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia itu.

"Cadar dan celana cingkrang bisa jadi masalah budaya, tetapi memiliki basis argumen keagamaan. Karena itu beririsan dengan masalah fiqhiyyah. Untuk penyelesaian masalah kasus terorisme harus proporsional, dan memahami masalah secara utuh, sehingga solutif dan tepat sasaran," ujar Asrorun, yang juga menjadi Dosen Pascasarjana Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta mengutip Antara.

Sebelumnya, Menteri Agama Fachrul Razi mengutarakan rencana pelarangan pengguna niqab atau cadar untuk masuk ke kantor lembaga atau instansi pemerintah.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Wabup Subang minta kaum disabilitas tetap optimistis
Kamis, 12 Desember 2019 - 19:25 WIB
Dalam rangka Hari Disabilitas  Internasional, Subang Inklusi Disabilitas menyelenggarkan Pentas Sen...
Menag katakan deradikalisasi menghindari tindakan drastis 
Kamis, 12 Desember 2019 - 19:16 WIB
Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan, program deradikalisasi di Indonesia dilakukan dengan cara yan...
MUI DKI siap bangun kesadaran umat lawan radikalisme dan terorisme 
Kamis, 12 Desember 2019 - 13:57 WIB
Majelis Ulama Indonesia Provinsi DKI Jakarta menggelar Sarasehan Kebangsaan di Aula H. Djailani Jaka...
 Riksa Budaya, pelestarian tiga kekuatan budaya di Jawa Barat
Rabu, 11 Desember 2019 - 20:41 WIB
Provinsi Jawa Barat (Jabar) memiliki tiga kekuatan budaya, yaitu Betawian, Sunda Priangan, dan Cireb...
Wasekjen MUI apresiasi masuknya RUU Perlindungan Tokoh dan Simbol Agama
Rabu, 11 Desember 2019 - 20:22 WIB
Masuknya Rancangan Undang Undang (RUU) Perlindungan Tokoh agama, dan Simbol Agama mendapat apresiasi...
Kemenag: Indeks kerukunan umat 2019 meningkat
Rabu, 11 Desember 2019 - 14:07 WIB
Skor Indeks KUB pasa tahun 2019 ini menunjukkan angka rata-rata nasional pada poin 73,83 dari rentan...
Mensos akan perbaiki jika ada kesalahan administrasi PKH
Rabu, 11 Desember 2019 - 12:53 WIB
Menteri Sosial Juliari Batubara mengapresiasi masukan Ombudsman RI dan memastikan akan memperbaiki j...
Peringati Hari HAM, Puan: DPR pastikan pemerintah penuhi hak rakyat
Selasa, 10 Desember 2019 - 11:22 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan bahwa lembaganya melalui fungsi legislasi, anggaran, dan penga...
Bertemu Menteri Singapura, Menlu bahas penguatan kualitas SDM
Jumat, 06 Desember 2019 - 17:19 WIB
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi bertemu dengan Menteri Negara Singapura untuk Urusan Sumber Day...
Sentuhan Ibu pada program Pemerintah
Jumat, 06 Desember 2019 - 15:10 WIB
Para istri Menteri Kabinet Indonesia Maju bakal menggelar acara jalan sehat di kawasan Gelora Bung K...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 217
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once