Pemerintah bantah hentikan ekspor nikel, yang dilakukan adalah...
Elshinta
Kamis, 31 Oktober 2019 - 08:04 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Dewi Rusiana
Pemerintah bantah hentikan ekspor nikel, yang dilakukan adalah...
Menko Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan menjawab wartawan usai mengikuti rapat terbatas, di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (30/10) sore. Sumber foto: https://bit.ly/34qI5Z9

Elshinta.com - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan membantah pandangan bahwa pemerintah menghentikan ekspor nikel. 

Menko Luhut menyampaikan, yang dilakukan pemerintah adalah melakukan evaluasi karena ditemukan sejumlah penyimpangan sebelum masa berlakunya larangan resmi ekspor bijih nikel per 1 Januari 2020. 

“Kita evaluasi selama dua minggu ini, selama dua minggu ini kita hentikan, kita cek,” kata Menko Luhut kepada wartawan usai mengikuti rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (30/10). 

Menurutnya, investasi, evaluasi dilakukan karena berdasarkan informasi yang diterima pemerintah, telah terjadi penyimpangan terhadap ekspor nikel. Ada kadarnya di atas 1,7, yang kedua dilakukan secara melanggar dari kuota yang didapat, yang ketiga dilakukan bukan orang yang punya smelter, yang keempat mungkin smelternya kemajuannya tidak sesuai dengan apa yang dilaporkan. 

Menko Luhut menyebutkan, laporan dari Indonesia dengan laporan dari Tiongkok itu angkanya berbeda, hampir 2 kali lipat. “Jadi berarti terjadi manipulasi dalam jumlah dan dari kadar nikelnya. Jadi negara harus hadir dalam begini. Tadi dalam rapat saya sampaikan tidak boleh kita melakukan itu, itu angkanya besar sekali,” jelas dia. 

Menko Luhut juga menyampaikan, pihaknya akan melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk urusan ini dalam rangka pencegahan. 

“Jadi oleh karena itu sekarang Kementerian ESDM sedang melakukan penelitian ke beberapa Kapi yang mendirikan atau mendapat izin ekspor karena mendirikan smelter akan diperiksa, benar tidak kemajuan sesuai laporan progress yang diberikan dan benar tidak dia mengekspor kadar yang di bawah 1,7. Nah KPK akan terlibat di sana. Jadi bisa terjadi nanti kalau ditemukan kesalahan akan ada yang ditindak,” tegas Menko Luhut, seperti diinformasikan melalui laman resmi Setkab. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Harga Batubara Acuan kembali naik, capai 66,30 dolar/ton
Minggu, 15 Desember 2019 - 12:38 WIB
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menetapkan harga jual pasar untuk komodi...
19 investor berminat kembangkan `Aerocity` Bandara Kualanamu
Minggu, 15 Desember 2019 - 11:27 WIB
PT Angkasa Pura II (Persero) akan mengembangkan Kawasan Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Ut...
Sambut Natal dan Tahun Baru, Pemkot Medan buka 53 titik pasar murah
Sabtu, 14 Desember 2019 - 16:16 WIB
Jelang Hari Natal dan Tahun Baru 2020, Pemerintah Kota Medan menggelar 53 titik pasar murah yang ter...
Pasca evaluasi anak cucu usaha, BUMN diharapkan bisa `go global`
Sabtu, 14 Desember 2019 - 15:57 WIB
BUMN diharapkan memperbaiki kinerja agar bisa go global atau meningkatkan daya saing di tingkat inte...
RI-India sepakat tingkatkan perdagangan sebesar 50 miliar dolar AS
Sabtu, 14 Desember 2019 - 11:39 WIB
Dalam pertemuan ke-6 Joint Commission Meeting (JCM) di New Delhi, Jumat (13/12), Menteri Luar Negeri...
OJK imbau masyarakat selektif dalam berinvestasi
Jumat, 13 Desember 2019 - 20:55 WIB
Sejak November 2019 lalu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Satgas Waspada Investasi bersama deng...
IHSG ditutup naik 0,94%, ikuti keceriaan pasar regional di akhir pekan
Jumat, 13 Desember 2019 - 18:55 WIB
Laju penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tiga hari beruntun terhenti pada perdagangan, Juma...
Rupiah akhir pekan menguat seiring kesepakatan dagang AS-Tiongkok
Jumat, 13 Desember 2019 - 18:07 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada akhir pekan ini menguat seir...
Jelang Natal dan Tahun Baru, harga bahan pokok di Kabupaten Bandung normal
Jumat, 13 Desember 2019 - 17:26 WIB
Harga bahan pokok di pasar tradisional di wilayah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, saat ini tercukupi ...
Rupiah kian perkasa, dipicu makin dekatnya kesepakatan dagang AS-Tiongkok
Jumat, 13 Desember 2019 - 12:19 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat (13/12) pagi tadi, menguat...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 217
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once