Perbedaan PA dan Vanessa Angel dalam prostitusi online
Elshinta
Rabu, 30 Oktober 2019 - 11:47 WIB |
Perbedaan PA dan Vanessa Angel dalam prostitusi online
Sumber Foto: https://bit.ly/31WvHOE

Elshinta.com - Kepolisian Daerah Jawa Timur menjelaskan perbedaan status finalis Putri Pariwisata Indonesia 2016 berinisial PA dengan artis Vanessa Angel yang sama-sama terseret dalam kasus prostitusi.

Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Gideon Arif Setyawan dikonfirmasi di Surabaya, Rabu (30/10) mengatakan, ada perbedaan sehingga membuat Vanessa Angel dijadikan tersangka. "Dalam konteks yang terdahulu itu ada transmisikan data elektronik yang bersifat atau konten pornografi, dalam kasus ini tidak untuk si PA, jadi untuk PA tidak (dijadikan tersangka dan ditahan)," ujarnya.

Ia mengatakan, perbedaan pada keduanya ada antara aktif dan reaktif, yang mana dalam kasus prostitusi artis sebelumnya, Vanessa disebutnya cenderung aktif.

Mengenai modus yang dipakai dalam tindak pidana prostitusi kali ini, perwira dengan tiga melati itu mengatakan pelaku tidak menyebarkan konten pornografinya melalui data elektronik, hanya janjian lewat telepon.

"Kalau janjian ya lewat handphone tapi kontennya kan tidak, tidak menyebarkan," ucapnya, dikutip Antara.

Adapun terkait publik figur lain yang ditengarai terlibat dalam bisnis haram tersebut, Polda Jatim menyatakan masih mendalaminya dalam keterangan muncikari.

"Kami buka pada pelaku muncikarinya, kalau dipertanyakan siapa publik figur, sebenarnya juga tidak ingin mengekspos siapa figurnya PA, itu kan kemauan dia sendiri untuk klarifikasi," katanya.

"Demikian pula dengan YW, kalau YW mau mengklarikasi sendiri saya persilakan, tapi kalau kami nanti ada aturannya," ucapnya.

Lebih lanjut, Gideon mengatakan, pihaknya juga masih menggali modus rekrutmen yang dilakukan muncikari sehingga menyeret finalis Putri Pariwisata 2016 tersebut. "Itu yang masih akan kami gali lagi dari S, dari S kami gali lebih terang lagi," tuturnya. (Ank/Der)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Tiga mobil mewah perkara korupsi mantan Walkot Madiun dilelang
Sabtu, 28 Maret 2020 - 15:16 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Sidoa...
Sembilan saksi berstatus ODP, sidang Dzulmi Eldin ditunda
Kamis, 26 Maret 2020 - 19:57 WIB
Sembilan saksi yang seyogya memberikan keterangan dalam persidangan perkara OTT pemberian dugaan sua...
Densus 88 tembak mati terduga teroris di Batang Jateng
Kamis, 26 Maret 2020 - 06:46 WIB
Mabes Polri membenarkan informasi bahwa tim Densus 88 Antiteror Polri telah menembak mati seorang te...
Mantan Hakim MK Patrialis lunasi denda Rp300 juta
Selasa, 24 Maret 2020 - 18:36 WIB
Terpidana mantan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Patrialis Akbar telah melunasi pembayaran denda sebe...
Anak nongkrong di sejumlah cafe di Bondowoso dibubarkan polisi
Selasa, 24 Maret 2020 - 07:57 WIB
Mencegah virus corona baru COVID-19, Kepolisian Resort Bondowoso, Jawa Timur, bersama TNI Kodim 0822...
Polres Jakbar ajukan 24 pertanyaan pada artis Bebby Feey terkait senjata api ilegal
Selasa, 24 Maret 2020 - 06:39 WIB
Polres Metro Jakarta Barat memanggil artis Bebby Fay, Senin (23/3). Disc Jockey (DJ) Bebby Fay yang ...
KPK tetap lakukan pencarian Nurhadi dan Harun Masiku
Senin, 23 Maret 2020 - 18:36 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tetap melakukan pencarian terhadap dua tersangka yang telah dimas...
Wabup Malra: Pelantikan pejabat JPT Pratama tak mengacu rekomendasi ASN
Senin, 23 Maret 2020 - 14:25 WIB
Wakil Bupati Maluku Tenggara (Maltra) Petrus Beruatwarin mengatakan, uji kompetensi pejabat administ...
PN Medan siap sidangkan tiga pelaku pembunuh hakim Jamaluddin
Jumat, 20 Maret 2020 - 20:49 WIB
Pengadilan Negeri Medan menerima pelimpahan berkas kasus pembunuhan hakim Jamaluddin dari Kejari Med...
Jaksa Agung perintahkan jaksa jerat penimbun dan penyebar hoaks COVID-19 tuntutan pidana maksimal
Jumat, 20 Maret 2020 - 07:03 WIB
Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin memerintahkan para jaksa yang menangani kasus-kasus penimbunan mask...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)