Terpisah 12 hari, TKI di Arab Saudi kembali bertemu dengan bayinya
Elshinta
Selasa, 29 Oktober 2019 - 10:36 WIB |
Terpisah 12 hari, TKI di Arab Saudi kembali bertemu dengan bayinya
Staf KJRI Jeddah menggendong anak TKI asal Sampang, Faridah. Sumber foto: https://bit.ly/2WkTy9C

Elshinta.com - Seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Sampang, Madura, yang ditangkap polisi di Madinah, Arab Saudi, karena tidak punya izin tinggal bisa bertemu kembali dengan bayinya yang berusia tujuh bulan setelah 12 hari terpisah.

Kordinator Media Informasi Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Jeddah, Roland Kamal menyebutkan bahwa TKI  bernama Faridah itu ditangkap polisi di Madinah pada 16 Oktober 2019.

"Dan langsung dikirim ke Pusat Deportasi Makkah, dalam perjalanan Faridah menangis dan terus teringat anaknya, Hamudy, namun apa daya polisi tidak menghiraukan," kata Roland kepada Antara, Senin (28/10) waktu setempat.

Setelah tiba di pusat deportasi, Faridah meminjam telepon dan menghubungi nomor pengaduan SBMI Jeddah yang dia dapat melalui grup percakapan. Setelah menerima pengaduan Faridah, Satuan Tugas SBMI Jeddah langsung melapor ke Ketua SBMI Suib Darwanto.

"Gerak cepat langsung dilakukan seperti biasa, SBMI Jeddah langsung melayangkan surat permohonan ke KJRI Jeddah perihal kejadian nahas yang dialami Ibu Faridah yang harus berpisah dengan anaknya," ungkap Roland.

Petugas KJRI Jeddah kemudian melobi Jawazat (Imigrasi Arab Saudi) agar bisa membawa anak Faridah dengan meminta bukti bahwa bayi Hamudy benar-benar anak Faridah.

SBMI Jeddah mengupayakan penyampaian bukti tersebut dan sementara proses berjalan selama 12 hari anak tersebut dirawat di markas SBMI Jeddah. "Alhamdulillah hari ini bisa diserahterimakan ke ibunya di penjara pusat deportasi Makkah dengan bantuan diplomatik KJRI Jeddah," pungkas Roland. (Fan)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Filipina laporkan 162 kematian COVID-19, angka tertinggi harian
Senin, 13 Juli 2020 - 13:27 WIB
Kementerian Kesehatan Filipina pada Senin (13/7) mengonfirmasi 162 kematian baru akibat penyakit vir...
Banjir dan longsor di Nepal tewaskan 23 orang, puluhan orang hilang
Sabtu, 11 Juli 2020 - 18:14 WIB
Banjir bandang dan longsor akibat hujan deras menewaskan setidaknya 23 orang, menyebabkan puluhan wa...
IMF revisi proyeksi ekonomi Asia, terkontraksi 1,6 persen tahun ini
Rabu, 01 Juli 2020 - 12:36 WIB
Dana Moneter Internasional (IMF) pada Selasa (30/6) merevisi turun proyeksi ekonomi Asia di tengah m...
Jenazah 33 WNI tertahan di Kuala Lumpur segera diterbangkan
Jumat, 19 Juni 2020 - 14:59 WIB
Sebanyak 33 jenazah Warga Negara Indonesia (WNI) yang tertahan di Kuala Lumpur karena kendala penerb...
Tiongkok laporkan 11 kasus baru COVID-19, tujuh kasus OTG
Sabtu, 13 Juni 2020 - 12:12 WIB
Tiongkok melaporkan 11 kasus baru COVID-19 dan tujuh kasus orang tanpa gejala (OTG) pada 12 Juni, me...
Korut: AS tak punya kedudukan untuk komentari masalah antar-Korea
Kamis, 11 Juni 2020 - 11:26 WIB
Korea Utara pada Kamis (11/6) menyebutkan bahwa Amerika Serikat tidak memiliki posisi untuk mengomen...
Indonesia dan menteri ekonomi ASEAN sepakat hadapi pandemi COVID-19
Jumat, 05 Juni 2020 - 20:27 WIB
Indonesia dan menteri ekonomi negara ASEAN sepakat menghadapi pandemi COVID-19 melalui pertemuan The...
Korsel kembali berlakukan karantina, Dubes RI keluarkan imbauan
Sabtu, 30 Mei 2020 - 13:39 WIB
Setelah otoritas Korea Selatan mengumumkan pemberlakuan kembali langkah-langkah karantina di area Se...
Bar dan restauran di Jepang kembali dibuka pascapelonggaran pembatasan
Rabu, 20 Mei 2020 - 14:11 WIB
Ketika restoran dan bar Jepang perlahan-lahan mulai dibuka kembali pascapelonggaran pembatasan akiba...
Sebagian wilayah Pantai Bondi di Sydney kembali buka
Selasa, 28 April 2020 - 21:11 WIB
Otoritas di Australia membuka sebagian wilayah Pantai Bondi di Sydney, Selasa, setelah tutup beberap...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV