Kiri Kanan
Ini kronologi penyekapan bos hotel oleh para penagih utang
Elshinta
Senin, 28 Oktober 2019 - 20:45 WIB |
Ini kronologi penyekapan bos hotel oleh para penagih utang
Sumber Foto: https://bit.ly/3447rvm

Elshinta.com - Polres Metro Jakarta Barat membeberkan kronologi penyekapan bos PT Maxima Interindah Hotel, Engkos Kosasih, selama berhari-hari oleh para penagih utang yang diperintahkan dari perusahaan penagih.

Kasat Reskrim Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Edy Suranta Sitepu di Jakarta, Senin (28/10) mengatakan awal mula Dirut PT Maxima Interindah Hotel Engkos Kosasih memberi pengerjaan proyek renovasi hotel kepada US selaku kontraktor senilai Rp31.587.000.000.

Sebagai dana keseriusan, US memberikan 100 juta kepada korban. Namun proyek tidak berjalan sesuai dengan perjanjian yang telah ditandatangani oleh kedua belah pihak.

"Saudara US ingin agar dana Rp100 juta dikembalikan, akan tetapi pelapor mengatakan dana tersebut sudah digunakan untuk keperluan surat-surat proyek tersebut," ujar Edy.

Karena tidak adanya titik temu, US menyewa jasa PT Hai Sua Jaya Sentosa untuk melakukan penagihan terhadap pelapor.

Mendapati pesanan (order) dari US, AB selaku Dirut PT Hai Sua Jaya Sentosa memerintahkan anak buahnya untuk menemui pelapor. Dari pertemuan tersebut, korban mengatakan tidak memiliki uang dan meminta kebijaksanaan waktu selama 5 hari.

"Tersangka AB kemudian memerintahkan tersangka lain untuk memantau, menjaga dan mengawasi kegiatan korban dengan alasan agar korban tidak bisa kabur," kata Edi.

Kemudian para tersangka meminta uang Rp5 juta dengan alasan sebagai uang tunggu selama lima hari yang dijanjikan korban. Tersangka AB juga memaksa korban untuk menandatangani perjanjian kenaikan pembayaran utang karena adanya keterlambatan selama 5 hari dari Rp100 juta menjadi Rp250 juta.

Selain korban, ada juga beberapa karyawan hotel memperoleh ancaman dan kekerasan dari para tersangka. "Beruntung ada salah satu karyawan yang berhasil melarikan diri dan melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Metro Jakarta Barat," ujar dia.

Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa 1 unit mobil, 3 unit sepeda motor, 7 unit ponsel, bener surat perjanjian dan "company profile" PT Hai Sua Jaya Sentosa.

Delapan tersangka, yakni AB (bos penagih hutang), AR, JR, MR, HN, FR, FL dan FD ditangkap dan ditahan oleh Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Barat. Akibat perbuatannya, para pelaku dijerat pasal 333 KUHP tentang Merampas Kemerdekaan Orang Lain dengan pidana penjara paling lama 12 tahun. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Terduga teroris pasutri dikenal pribadi tertutup
Kamis, 14 November 2019 - 18:26 WIB
Elshinta.com - Pasangan suami istri DS (24) dan DK (25) terduga teroris yang diamankan tim...
Kasus penembakan, polisi tetapkan anak Bupati Majalengka jadi tersangka
Kamis, 14 November 2019 - 18:16 WIB
Elshinta.com - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat telah menetapkan anak Bupati Majalengk...
Pelaku bom bunuh diri Polrestabes Medan terpapar radikalisme
Kamis, 14 November 2019 - 15:44 WIB
Elshinta.com - Wakapolda Sumut Brigjen Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan, berdasarkan ke...
Pelaku bom bunuh diri berjaket Ojol  di Mapolrestabes Medan diduga sendiri
Rabu, 13 November 2019 - 19:09 WIB
Elshinta.com - Polisi memutakhirkan informasi terkait jumlah pelaku bom bunuh diri di Meda...
Kasdam I/BB tinjau lokasi bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan
Rabu, 13 November 2019 - 18:27 WIB
Elshinta.com - Kepala Staf Kodam I/Bukit Barisan, Brigjen TNI Untung Budiharto langsung me...
Ini keterangan Polri terkait ledakan bom di Medan
Rabu, 13 November 2019 - 12:18 WIB
Elshinta.com - Mabes Polri menggelar konferensi pers terkait kejadian bom bunuh diri yang terjadi di...
Polri minta pelayanan masyarakat tak terganggu pasca-bom di Medan
Rabu, 13 November 2019 - 11:38 WIB
Elshinta.com - Pascakejadian ledakan bom yang terjadi di Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara, Rabu (...
Pelaku bom bunuh diri Polrestabes Medan diduga jaringan teroris, Polri: Masih kami dalami
Rabu, 13 November 2019 - 11:07 WIB
Elshinta.com - Kejadian ledakan bom yang diduga merupakan bom bunuh diri terjadi di Mapolrestabes Me...
Polisi dalami kejadian ledakan bom di Polrestabes Medan
Rabu, 13 November 2019 - 10:49 WIB
Elshinta.com - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo memben...
Brimob jaga ketat Polrestabes Medan pasca-ledakan bom
Rabu, 13 November 2019 - 10:38 WIB
Elshinta.com - Puluhan aparat Brimob menjaga ketat seputaran Polrestabes Medan, Sumatera U...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)