Kiri Kanan
Tersinggung syair shalawat usai adzan, seorang pria di Kudus bacok takmir mushola
Elshinta
Senin, 28 Oktober 2019 - 20:37 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Sigit Kurniawan
Tersinggung syair shalawat usai adzan, seorang pria di Kudus bacok takmir mushola
Foto: Sutini/Radio Elshinta

Elshinta.com - Muslim Afandi (65) seorang Takmir Masjid warga  RT 7/RW 11 Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, dibacok tetangganya sendiri lantaran tidak terima dengan syair shalawat berbahasa jawa yang dilantunkannya usai adzan isya. 

Pria yang menjadi takmir mushola itu pun mengalami luka di bagian tangan dan dahi. Kini dia sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Aisiyah Kudus. Terkait luka tersebut di pergelangan tangan kanan ada tujuh jahitan. Di kening sebelah kanan luka robek sekitar tiga cm. Luka tersebut dijahit sebganya lima jahitan.

Muslim membeberkan terkait kronologis kejadian Minggu (27/10) malam lalu. Saat itu, usai mengumandangkan adzan isya dirinya melantunkan shlawat dengan pengeras suara di mushola. Tak lama setelah itu, tetangganya yang bernama Rawuh (47) datang dan memecah kaca mushola.

”Saya selawatan dengan bahasa jawa. Lalu ada orang merusak kaca dan masuk bawa parang untuk menyembelih saya. Saya disabet dengan parang lalu saya tangkis dengan tangan dan meleset ke kepala,” ujarnya, Senin (28/10), seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini.

Ia mengaku tidak tahu alasan tetangganya tersebut berbuat nekat. Namun dia membeberkan jika sebelumnya sempat terjadi beberapa gesekan antara dirinya dengan pelaku. Disebutkannya, ketika dia sedang mengajar ngaji anak-anak sekitar pelaku sering marah-marah dari luar. ”Jadi anak-anak itu dicegat dan diancam kalau besok pergi ngaji lagi dimarahi,” ungkapnya.

Kapolres Kudus melalui Kapolsek Bae Iptu Ngatmin menyatakan kebenaran atas kejadian tersebut. Dimana, korban yang sedang shalawatan di mushala, tiba-tiba didatangi pelaku dengan memecahkan kaca jendela mushola dengan menggunakan batang besi dan membawa sabit. 

Pelaku menarik leher baju korban dengan tangan kiri hingga sobek terkena sabit. Setelah itu pelaku membacokkan sabit ke arah kepala. Berbarengan itu korban menangkis menggunakan tangannya, sehingga terkena luka bacok di pergelangan tangan dan kening korban sebelah kanan.

”Dari pengakuan pelaku, dia merasa tersinggung karena dirinya tidak salat. Dan dalam pujian berbahasa jawa itu korban mengatakan kalau orang yang tidak salat nanti akan disiksa kubur, dicambuk malaikat dan masuk neraka,” terangnya.

Pasca kejadian, tim unit reskrim Polsek Bae mengamankan pelaku di warung milik istrinya. Saat ditangkap dia pasrah. Kini dia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dia diancam pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman 2 tahun penjara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Terduga teroris pasutri dikenal pribadi tertutup
Kamis, 14 November 2019 - 18:26 WIB
Elshinta.com - Pasangan suami istri DS (24) dan DK (25) terduga teroris yang diamankan tim...
Kasus penembakan, polisi tetapkan anak Bupati Majalengka jadi tersangka
Kamis, 14 November 2019 - 18:16 WIB
Elshinta.com - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat telah menetapkan anak Bupati Majalengk...
Pelaku bom bunuh diri Polrestabes Medan terpapar radikalisme
Kamis, 14 November 2019 - 15:44 WIB
Elshinta.com - Wakapolda Sumut Brigjen Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan, berdasarkan ke...
Pelaku bom bunuh diri berjaket Ojol  di Mapolrestabes Medan diduga sendiri
Rabu, 13 November 2019 - 19:09 WIB
Elshinta.com - Polisi memutakhirkan informasi terkait jumlah pelaku bom bunuh diri di Meda...
Kasdam I/BB tinjau lokasi bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan
Rabu, 13 November 2019 - 18:27 WIB
Elshinta.com - Kepala Staf Kodam I/Bukit Barisan, Brigjen TNI Untung Budiharto langsung me...
Ini keterangan Polri terkait ledakan bom di Medan
Rabu, 13 November 2019 - 12:18 WIB
Elshinta.com - Mabes Polri menggelar konferensi pers terkait kejadian bom bunuh diri yang terjadi di...
Polri minta pelayanan masyarakat tak terganggu pasca-bom di Medan
Rabu, 13 November 2019 - 11:38 WIB
Elshinta.com - Pascakejadian ledakan bom yang terjadi di Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara, Rabu (...
Pelaku bom bunuh diri Polrestabes Medan diduga jaringan teroris, Polri: Masih kami dalami
Rabu, 13 November 2019 - 11:07 WIB
Elshinta.com - Kejadian ledakan bom yang diduga merupakan bom bunuh diri terjadi di Mapolrestabes Me...
Polisi dalami kejadian ledakan bom di Polrestabes Medan
Rabu, 13 November 2019 - 10:49 WIB
Elshinta.com - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo memben...
Brimob jaga ketat Polrestabes Medan pasca-ledakan bom
Rabu, 13 November 2019 - 10:38 WIB
Elshinta.com - Puluhan aparat Brimob menjaga ketat seputaran Polrestabes Medan, Sumatera U...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)