Kiri Kanan
Pelari Kenya juara marathon Equator 10K Parigi Moutong
Elshinta
Minggu, 27 Oktober 2019 - 13:32 WIB |
Pelari Kenya juara marathon Equator 10K Parigi Moutong
Sumber Foto: https://bit.ly/2MR6e55

Elshinta.com - Atlet lari asal Republik Kenya menyabet juara dalam pelaksanaan lomba lari marathon Equator 10 kilometer bertajuk `Come Aimo` 2019 pada kategori internasional di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Minggu (27/10).

Bupati Parigi Moutong Samsurizal Tombolotutu saat menyerahkan bonus pemenang, di Tinombo Selatan, Parigi Moutong mengatakan kegiatan berskala internasional itu sudah terlaksana untuk kedua kalinnya di kabupaten itu pertama pada tahun 2017 dan kedua tahun ini.

"Marathon equator sebagai bentuk promosi wisata Parigi Moutong dan tahun depan kegiatan ini renacanya akan dilaksanakan kembali dan lebih meriah," ujar Samsurizal, seperti dikutip Antara.

Tiga pelari asal negara yang dijuliki Jumhuriye Kenya berhasil menyentuh garis finish. Lel Kipchirchir dengan nomor dada 0605 mencata waktu tercepat 35,38.60 detik sekaligus keluar sebagai juara satu, sementara di posisi kedua disusul Thomas Kipkorir nomor dada 0603 dengan catatan waktu 35.58,46 detik dan Samson Kamau nomor dada 0604 catatan waktu 37.03,93 detik.

Dua dari tiga pelari mewakili Republik Kenya baru pertama kali berpartisipasi di kegiatan tersebut, sedangkan Samson Kamau sudah dua kali mencicipi marathon equator 10 kilometer dan selalu berhasil menyentuh garis finish.

Kegiatan yang diikuti sekitar 679 peserta terbagi dalam tiga kategori yakni internasional diikuti tiga peserta, Umum 285 peserta dan tingkat pelajar 391 peserta.

Lel Kipchirchir mengatakan, equator 10 kilometer berlangsung di Parigi Moutong sangat ia nikmati, di tambah keramahan masyarakat di kabupaten itu membuatnya cukup nyaman.

"Jika saya masih diberi kesempatan mengikuti kegiatan ini, pasti saya akan hadir kembali berpartisipasi begutu juga teman saya, " kata dia dihadapan sejumlah jurnalis.

Menurut dia cuaca di Sulawesi Tengah cukup panas sebab berada tepat di garis katulistiwa, namun saat melakoni lomba udararanya masih sejuk karena star dimulai sekita pukul 06.00 WITA pagi. "Kami bertiga menyelesikan perlombaan dengan sempurna dan berhasil menyentuh garis finish tanpa ada hambatan, " katanya.

Pada kategori internasional, juara satu medapat mendali dan bonus uang tunai sebesar Rp20.000.000, juara dua Rp12. 500.000 dan juara tiga Rp7.500.000.

Marathon equator 10 kilometer tahun ini sedikit berbeda dibanding marathon dua tahun lalu, dimana sebelumnya kegiatan itu diikuti sejumlah negara luar namun kali ini hanya diikuti satu negara namun di meriahkan dengan sejumlah kegiatan pendukung salah satunya lomba memanjat pohon kelapa tradisional. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Karisma tak menyangka pecahkan rekor dunia para atletik di Dubai
Sabtu, 16 November 2019 - 08:53 WIB
Atlet para atletik Indonesia, Karisma Evi Tiarani mengaku tak menyangka bisa meraih medali emas seka...
Karisma Evi Tiarani pecahkan rekor dunia 100 meter para atletik di Dubai
Jumat, 15 November 2019 - 07:54 WIB
Atlet para atletik Indonesia, Karisma Evi Tiarani memecahkan rekor dunia nomor 100 meter putri kelas...
Peringati HUT Makassar ke-412, ribuan pelari nikmati Run Makassar Half Marathon
Minggu, 03 November 2019 - 11:16 WIB
Ribuan pelari mengikuti `Run Makassar Half Marathon` yang terbagi dar beberapa kategori, seperti 5 K...
Pelari Kenya juara marathon Equator 10K Parigi Moutong
Minggu, 27 Oktober 2019 - 13:32 WIB
Atlet lari asal Republik Kenya menyabet juara dalam pelaksanaan lomba lari marathon Equator 10 kilom...
DeAnna Price, perempuan AS pertama raih juara dunia lontar martil
Minggu, 29 September 2019 - 15:24 WIB
Atlet Amerika Serikat DeAnna Price berhasil menjadi perempuan pertama yang berhasil meraih gelar jua...
Zohri gagal tembus semifinal lari 100 meter di Kejuaraan Dunia Atletik
Sabtu, 28 September 2019 - 10:39 WIB
Sprinter Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, gagal menembus semifinal nomor lari 100 meter putra pada Ke...
Kontingen DKI Jakarta-Jateng bersaing ketat perolehan medali cabang atletik
Senin, 23 September 2019 - 07:13 WIB
Kontingen Provinsi DKI Jakarta dan Jawa Tengah bersaing ketat dalam perolehan medali cabang olahraga...
Lalu Zohri siap bertanding di Kejuaraan Dunia Atletik 2019
Senin, 16 September 2019 - 19:37 WIB
Lalu Muhammad Zohri secara keseluruhan sudah siap bertanding maksimal dalam Kejuaraan Dunia Atletik ...
Pecahkan rekor 10 tahun, Zohri tebar optimisme jelang kejuaraan dunia di Doha
Senin, 05 Agustus 2019 - 09:45 WIB
Atlet lari Indonesia Lalu Muhammad Zohri mengaku sangat optimis menghadapi kejuaraan dunia 2019 di D...
Rebut 11 emas, Manajer Atletik ungkap kunci sukses Indonesia di ASG
Rabu, 24 Juli 2019 - 09:38 WIB
Manajer Atletik ASEAN Schools Games (ASG) 2019 Surono menuturkan bahwa kunci kesuksesan timnya dalam...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 217
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once