Korban tewas akibat hujan lebat di wilayah timur Jepang bertambah
Elshinta
Sabtu, 26 Oktober 2019 - 12:37 WIB |
Korban tewas akibat hujan lebat di wilayah timur Jepang bertambah
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/31IupXu

Elshinta.com - Hujan lebat penyebab banjir dan longsoran lumpur di bagian timur Jepang mengakibatkan korban tewas pada Sabtu (26/10) bertambah menjadi delapan orang, sementara empat lainnya hilang.

Tanah longsor juga terjadi di wilayah yang terendam banjir di Prefektur Chiba dan Fukushima, bagian timur dan timur laut Jepang, yang diterjang hujan badai ketiga kalinya dalam enam pekan terakhir.

Di beberapa lokasi, hujan yang setara dengan curah selama satu bulan bisa turun dalam setengah hari karena sistem tekanan rendah. Misalnya di Kota Ushiku, Prefektur Chiba curah hujan mencapai 283.5 mm selama 12 jam, seperti dilansir Antara dari laporan media Jepang, NHK.

Perintah untuk mengevakuasi masyarakat dari bagian utara telah dikeluarkan pemerintah sejak wilayah itu diterjang dua kali badai topan dalam satu bulan belakangan.

Pemerintah juga memperingatkan ancaman lanjutan akan tanah longsor dan banjir, khususnya di wilayah-wilayah yang terdampak bendungan jebol yang belum diperbaiki setelah terjangan Topan Hagibis disertai hujan lebat dan angin kencang di wilayah pusat dan timur Jepang.

Akibat topan itu, setidaknya 88 orang tewas dan tujuh orang lainnya masih hilang, sementara lebih dari 300 orang terluka. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Bentrok dengan pasukan Israel di Hebron, warga Palestina cedera
Minggu, 05 Juli 2020 - 12:29 WIB
Sejumlah warga Palestina menderita luka ringan pada Sabtu (4/7) dalam bentrokan dengan pasukan pendu...
Menteri Luar Negeri Rusia puji ikrar persatuan Palestina
Minggu, 05 Juli 2020 - 12:13 WIB
Rusia menyambut baik ikrar persatuan yang dicapai antara dua kelompok terbesar di Palestina, Fatah d...
Tiongkok konfirmasi delapan kasus baru virus corona di daratan
Minggu, 05 Juli 2020 - 10:41 WIB
Tiongkok melaporkan delapan kasus baru virus corona di wilayah daratan selama 4 Juli, dibandingkan d...
Petugas kebun binatang Swiss tewas diserang harimau Siberia
Minggu, 05 Juli 2020 - 09:51 WIB
Seekor harimau betina Siberia menyerang dan menewaskan petugas kebun binatang berusia 55 tahun di ke...
Dua pekan lagi WHO dapatkan hasil awal uji coba obat COVID-19
Minggu, 05 Juli 2020 - 07:58 WIB
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) harus segera mendapatkan hasil uji klinis yang sedang dilakukan dar...
WHO: 30 persen sampel COVID-19 tunjukkan mutasi tapi tidak memperparah
Sabtu, 04 Juli 2020 - 21:28 WIB
Hampir 30 persen dari data rangkaian genom sampel virus COVID-19 yang dikumpulkan oleh Organisasi Ke...
Legislator: Pancasila sebagai Dasar Negara sudah final
Sabtu, 04 Juli 2020 - 18:16 WIB
Pancasila sebagai Dasar Negara sebagaimana termaktub dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 sudah ...
31 tentara Kolombia dipecat atas kejahatan seksual di bawah umur
Sabtu, 04 Juli 2020 - 13:51 WIB
Kolombia pada Jumat  (3/7) menyatakan memecat 31 anggota angkatan darat yang diduga terlibat dalam ...
Harga emas sedikit berubah, dibayangi percepatan kasus baru Corona
Sabtu, 04 Juli 2020 - 10:12 WIB
Harga emas sedikit berubah pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), karena kekhawatiran atas p...
Korban tewas longsoran tambang giok Myanmar jadi 162
Jumat, 03 Juli 2020 - 12:39 WIB
Korban meninggal dalam insiden tanah longsor di sebuah pertambangan batu giok di Myanmar sebelah uta...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV