Satu jam jual kaus terbanyak via online, dua pengusaha muda ini pecahkan Rekor MURI
Elshinta
Kamis, 24 Oktober 2019 - 10:22 WIB | Penulis : Cucun Hendriana | Editor : Administrator
Satu jam jual kaus terbanyak via online, dua pengusaha muda ini pecahkan Rekor MURI
Dua entrepreneur muda pecahkan Rekor MURI penjualan kaus terbanyak dalam satu jam. Foto: istimewa

Elshinta.com - Industri clothing line bukan merupakan hal baru di Indonesia. Beberapa tahun lalu, marak bertumbuhnya distro atau toko baju independen yang diinisiasi oleh anak-anak muda yang mencoba berbisnis di industri fashion Tanah Air.

Dengan berkembangnya teknologi yang mengharuskan masyarakat untuk terbiasa dengan dunia maya, maka industri clothing line pun ikut bertransformasi dari awalnya membuka store distro, kemudian membuka store online untuk menjawab perkembangan industri bisnis saat ini yang serba terkoneksi dengan internet, sehingga kehadiran store online mampu menjawab kebutuhan masyarakat terutama generasi milenial yang akrab dengan internet.

Melihat perubahan lifestyle masyarakat modern tersebut, kemudian yang menginspirasi dua enterpreneur muda, Muhammad Sadad dan Mohan Hazian memperkenalkan brand clothing line mereka yaitu Erigo dan Thanksinsomnia dalam format online sebagai salah satu strategi pemasarannya.

Sebagai bagian untuk mempertegas kiprah dan keberhasilan bisnis dari dua enterpreneur muda ini, brand Erigo dan Thanksinsomnia pun mendapatkan penghargaan Rekor MURI untuk kategori “Penjualan Kaos Melalui Media Online Terbanyak dalam Satu Jam’.

Muhammad Sadad dan Mohan Hazian bangga produk mereka dipercaya meraih penghargaan Rekor MURI. “Saya sangat bangga, akhirnya perjuangan saya dalam membangun bisnis clothing line ini mendapatkan achivement berupa Rekor MURI. Ini merupakan pembuktian atas kiprah brand Erigo yang senantiasa menyediakan produk-produk clothing line yang kekinian dengan desain yang up to date dan sesuai dengan jiwa anak muda,” kata Sadad, Rabu.

Sementara itu Mohan Hazian, founder brand clothing line Thanksinsomnia mengatakan, “Saya gembira dapat berkolaborasi dengan Erigo sehingga kami dipercaya untuk meraih Rekor MURI. Memang selama ini bisnis kami berfokus di online sehingga Rekor MURI ini menjadi pembuktian bahwa produk kami sangat diminati oleh fashionista Tanah Air terutama yang menggemari produk kaus,” sebut Mohan.

Dia menjelaskan, berbisnis di industri clothing line tidaklah mudah. Sebab dirinya harus peka dan memiliki insting tajam untuk desain-desain yang bakal diminati oleh konsumen yang mayoritas anak milenial.

Menurutnya, tidak mudah juga untuk mengetahui trend mana yang nantinya akan tetap diminati oleh anak muda, tetapi pihaknya tetap berusaha menampilkan produk-produk dengan inovasi terbaru sehingga brand-nya jadi trend setter di industri clothing line.

“Dengan penghargaan Rekor MURI ini, kami pun ingin memotivasi anak-anak muda untuk berani terjun ke dunia bisnis, karena sudah saatnya anak muda dapat menciptakan pekerjaan bagi dirinya sendiri ataupun bagi orang lain. Dunia bisnis atau enterpreneur merupakan dunia yang menarik untuk diterjuni. Untuk itu jangan takut berbisnis. Banyak cara untuk berbisnis, yang penting harus smart dan pantang menyerah,” urai Mohan memberikan semangat.

Diketahui, untuk mendapatkan Rekor MURI tersebut, Sadad dan Mohan sukses menjual hingga 1500 kaus hanya dalam satu jam. Harga per kausnya adalah Rp100 ribu. Hasil penjualan online ini, nantinya akan disumbangkan kepada yang membutuhkan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Dear UKM! Ini pentingnya mendefinisikan bisnis Anda
Rabu, 12 Februari 2020 - 14:15 WIB
Mendefinisikan bisnis Anda itu penting karena hal itu mencakup gerak langkah yang akan Anda lakukan ...
Cari nama brand yang jitu untuk memikat pasar, bagaimana caranya?
Jumat, 07 Februari 2020 - 10:32 WIB
Brand adalah sebuah identitas penting bagi sebuah produk. Namun tak jarang para pelaku usaha seringk...
Trik bisnis kuliner, kedepankan variasi hidangan atau suasana?
Kamis, 06 Februari 2020 - 15:15 WIB
Bisnis kuliner adalah bisnis selera. Atas dasar itu, sangat disarankan, sekalipun menu kuliner Anda ...
Soal modal dan SDM yang sering jadi masalah dalam bisnis
Selasa, 28 Januari 2020 - 12:33 WIB
Dalam bisnis, peranan SDM cukup berpengaruh karena pemahaman SDM-lah yang menjadi scrub dan gigi unt...
Pengusaha Asep Sulaeman: Doa bersama di lokasi tambang akan jadi agenda rutin
Minggu, 26 Januari 2020 - 09:51 WIB
SEAM Group menggelar sebuah acara di salah satu site milik mereka yaitu site MP (Marwan Putra). Mena...
Santripreneur, program Kemenperin cetak wirausaha muda baru di lingkungan pesantren
Kamis, 23 Januari 2020 - 10:06 WIB
Kementerian Perindustrian berhasil mencetak wirausaha industri baru dari lingkungan pondok pesantre...
Ikuti tren bisnis, jangan sekadar meniru tapi lakukan juga…
Selasa, 21 Januari 2020 - 17:07 WIB
Tren dalam bisnis itu penting, karena hal itu menunjukkan arah orientasi kegandrungan konsumen kalau...
Wahai UKM! Jika bisnis Anda maju, jangan terlalu bernafsu buka outlet baru. Ini alasannya
Selasa, 21 Januari 2020 - 08:43 WIB
Permodalan itu urusan klasik dan nafsu sebagai pebisnis akan selalu ingin cepat berkembang oleh kare...
Penulis buku Master Secret Instagram 4.0 donasikan keuntungan
Senin, 20 Januari 2020 - 15:11 WIB
Sebuah buku yang ditulis oleh pebisnis handal yang sudah menghasilkan puluhan miliar dari Instagram,...
Gebyar 10 ribu warung untuk penguatan keagenan dan permodalan
Sabtu, 14 Desember 2019 - 10:20 WIB
Sekitar sepuluh ribu pengusaha warung binaan Sahabat Usaha Rakyat (Sahara) turut menghadiri Gebyar 1...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)