Kiri Kanan
Dua mahasiswa ITN juara I Ilmiah Chemical Energy Competition (EC) 2019 tingkat nasional
Elshinta
Selasa, 22 Oktober 2019 - 15:23 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Sigit Kurniawan
Dua mahasiswa ITN juara I Ilmiah Chemical Energy Competition (EC) 2019 tingkat nasional
Foto: El-Aris/Radio Elshinta

Elshinta.com - Dua orang mahasiswa ITN Malang, Jawa Timur berhasil mengukir prestasi dengan menjuarai peringkat pertama di ajang Lomba Karya Tulis Ilmiah Chemical Energy Competition (EC) 2019 tingkat nasional yang digelar Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" (UPNV) Jatim, pada Senin (21/10).

Pada event tersebut ITN Malang menyisihkan sembilan universitas yang lolos dalam grand final, di ajang tersebut dengan mengambil tema "Inovasi Teknologi Tepat Guna Untuk Energi Terbarukan". ITN Malang mengambil sub tema: Energi dengan membuat prototype. 

Kedua orang mahasiswa ini masing-masing: Cahyo Edy Wicaksono dan Ariq Alif Umam jurusan Tehnik Elektro semester 5.

"Acaranya di UPN Veteran dimana kami mengikuti energy competition alasan membuat alat prototype Hybrid Coller Portable ( HyCpo) yang memadukan panas surya dan mikrohidro dimana saat ini banyak nelayan yang menggunakan pendingin yang konvensional dimana sangat mahal dan tidak bertahan lama," ungkap Cahyo Edy Wicaksono kepada Kontributor Elshinta, El-Aris.

Lanjur Cahyo, dirinya sedang mencari inovasi energi terbarukan dengan memanfaatkan sinar matahari dan air dimana ada beberapa bahan yang diperlukan dengan menggunakan sistem control.

"Dalam mengerjakan prototipe 2 minggu dengan biaya Rp1,9 juta jika ingin disempurnakan maka biayanya akan besar antara Rp5 sampai 8 juta per-kgnya alat," ujarnya.

Tentu saja pendingin ikan ini diberi kontrol daya dan suhu dengan menggunakan cara jika sampai pada 5 -10 derajat dan mesin akan mati. "Sementara alat ini difungsikan khusus pada kapal disamping memanfaatkan energi saat kapal bergerak kalau kapal berhenti maka ada catu daya dari dua aki dengan ruang pendingin yang sementara mampu menampung 5-6 kg ikan," jelasnya.

"Ke depan prototipe ini bisa dikembangkan baik itu pemanfaatan energi yang ada dan volume penyimpanan ikannya," tandasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
BATAN: Dukungan pemerintah dapat tingkatkan kontribusi nuklir
Jumat, 06 Desember 2019 - 19:29 WIB
Pakar Teknik Analisis Nuklir Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Diah Dwiana mengungkapkan dukunga...
Bantu turunkan stunting, BATAN akan manfaatkan teknologi nuklir
Jumat, 06 Desember 2019 - 16:22 WIB
Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) ikut berkontribusi dalam usaha pemerintah mengurangi angka stun...
BATAN jadi pusat kolaborasi teknologi nuklir dunia satu-satunya
Selasa, 03 Desember 2019 - 08:06 WIB
Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) saat ini menjadi satu-satunya institusi di dunia yang ditunjuk ...
ITN Malang miliki profesor di bidang Ilmu Arsitektur
Jumat, 22 November 2019 - 16:05 WIB
Institut Teknologi Negeri (ITN) Malang memiliki seorang profesor di bidang Ilmu Arsitektur, khususny...
LIPI nyatakan Indonesia berperan tentukan iklim dunia
Senin, 18 November 2019 - 14:57 WIB
Pejabat di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyatakan keberadaan Indonesia di persimpangan...
Kajian BPPT: Kekuatan gempa Maluku setara 30-40 kali bom atom Hiroshima
Sabtu, 16 November 2019 - 06:30 WIB
Kajian awal yang dilakukan Kepala Seksi Program dan Jasa Teknologi Balai Teknologi Infrastruktur dan...
Lapan bercita-cita jadikan Biak sebagai `space island`
Jumat, 15 November 2019 - 08:59 WIB
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) berharap dengan adanya pembangunan bandar antarik...
Balitbang Kementan kembangkan inovasi bunga Krisan dataran rendah
Selasa, 12 November 2019 - 20:18 WIB
Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian melalui Pusat Penelitian dan Penge...
Setelah tiga tahun, Transit Merkurius terjadi lagi malam ini
Senin, 11 November 2019 - 15:32 WIB
Setelah tiga tahun berselang, peristiwa Transit Merkurius melintasi piringan Matahari dan sejajar de...
Wajah sains Indonesia ada di Cibinong dan Serpong
Jumat, 08 November 2019 - 11:30 WIB
Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Bambang Brodjonegoro men...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)