Grup WA ini yang rencanakan penggagalan pelantikan Presiden, isinya...
Elshinta
Selasa, 22 Oktober 2019 - 13:04 WIB | Penulis : Dody Handoko | Editor : Dewi Rusiana
Grup WA ini yang rencanakan penggagalan pelantikan Presiden, isinya...
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono. Foto: Dody Handoko

Elshinta.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, polisi mengungkap  perencanaan menggagalkan pelantikan Presiden  dan Wakil Presiden pada 20 Oktober, melalui sebuah grup WhatsApp `Fisabilillah`.

"Jadi ini di brainwashing atau dicuci otak dalam grup ini," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (22/10).

Grup tersebut diinisiasi oleh salah satu tersangka, Samsul Huda (SH). Di dalam grup tersebut, para tersangka dan member lainnya saling berkomunikasi soal perencanaaan penggagalan pelantikan. 

Para tersangka juga saling sharing link berita-berita di media melalui grup WA tersebut.

Grup tersebut beranggotakan 123 member dengan 5 orang admin. Para member menyebar informasi hingga merencanakan penggagalan pelantikan lewat grup WA itu. Informasi yang kerap disampaikan yakni tentang banyaknya tenaga kerja asal Tiongkok dan polisi Tiongkok di Indonesia.

"Dengan adanya grup ini ada tersangka FAB, ikut bergabung, dia meyakini Indonesia komunis makin berkembang, indikatornya ada unras polisi China yang diperbantukan untuk pengamanan unras yang disenjatai lengkap, padahal nggak ada," papar Argo.

"Juga ada (isi WA grup) tenaga asing China masuk ke Indonesia dan China kuasai pemerintahan," katanya.

Sebelumnya, polisi menangkap 6 orang terkait upaya menggagalkan pelantikan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Upaya menggagalkan pelantikan presiden ini dibahas secara khusus oleh para tersangka dalam sebuah grup WhatsApp. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
MAKI gugat UU Penanganan COVID-19 ke MK
Rabu, 03 Juni 2020 - 11:39 WIB
Masyarakat Anti Korupsi (MAKI) dan sejumlah lembaga masyarakat kembali mengajukan permohonan uji mat...
LeCI: Tertangkapnya Nurhadi pintu masuk telusuri mafia peradilan
Rabu, 03 Juni 2020 - 09:48 WIB
Direktur Legal Culture Institute (LeCI) M Rizqi Azmi menyatakan tertangkapnya mantan Sekretaris Mahk...
Nurhadi ditangkap, Mahfud salut terhadap KPK
Rabu, 03 Juni 2020 - 09:37 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyatakan salut te...
Kasus video porno mirip Syahrini, polisi masih kejar pelaku penyebar
Rabu, 03 Juni 2020 - 06:23 WIB
Penyidik Sub Direktorat Siber (Subdit Siber) Ditreskrimsus Polda Metro Jaya sedang mengejar pelaku ...
MAKI apresiasi Nurhadi dan menantunya ditangkap KPK
Selasa, 02 Juni 2020 - 13:44 WIB
Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) mengapresiasi atas tertangkapnya mantan Sekretaris Mahmakah ...
Asrul Sani apresiasi KPK karena tangkap Nurhadi tadi malam
Selasa, 02 Juni 2020 - 13:33 WIB
Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia, Arsul Sani, mengapresiasi Komis...
Soal kasus LBP dan Said Didu,  percayakan penegakan hukumnya ke polisi
Minggu, 31 Mei 2020 - 20:29 WIB
Koordinator Aliansi Masyarakat Penegak Supremasi Hukum, Ade Nugroho menilai bahwa persoalan hukum ha...
UU Penyiaran digugat RCTI ke MK sebab tak atur Netflix dan Youtube
Sabtu, 30 Mei 2020 - 20:52 WIB
UU Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran diminta INews TV dan RCTI untuk diuji di Mahkamah Konstitus...
Laksanakan rapid test, PN Medan bisa jadi referensi
Jumat, 29 Mei 2020 - 22:27 WIB
Ketua Pengadilan Tinggi Medan Setyawan Hartono mengapresiasi langkah pelaksanaan rapid test terhadap...
Tuduhan dipaksakan, kuasa hukum minta Eldin dibebaskan dari tuntutan 
Kamis, 28 Mei 2020 - 21:49 WIB
Sidang perkara kasus suap Walikota Medan non aktif terdakwa Tengku Dzulmi Eldin kembali digelar.
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV