Densus 88 gerebek tempat kerja terduga teroris, ditemukan busur hingga panah
Elshinta
Selasa, 22 Oktober 2019 - 08:04 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
Densus 88 gerebek tempat kerja terduga teroris, ditemukan busur hingga panah
Detasemen Khusus 88 Antiteror. Sumber Foto: https://bit.ly/2HIj0kL

Elshinta.com - Densus 88 Antiteror Mabes Polri melakukan pemeriksaan di Gardu Induk Tasikmalaya milik Perusahaan Listrik Negara (PLN), yang merupakan tempat kerja terduga teroris berinisial W (23). Pemeriksaan yang dilakukan, Senin (21/10), membuahkan hasil. Polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga milik W. 

Seperti diinformasikan melalui laman resmi NTMC Polri, Senin malam, dari hasil pemeriksaan di Gardu Induk Tasikmalaya, ditemukan barang bukti yang diamankan, antara lain sebuah senapan, satu busur, sejumlah anak panah, target panahan dan beberapa dokumen. Barang bukti itu dibawa ke Polres Tasikmalaya Kota.

Pemeriksaan Gardu Induk Tasikmalaya merupakan penyelidikan lanjutan polisi terkait penangkapan W di Cirebon, pada Jumat (18/10) lalu. W diduga merupakan karyawan PLN yang bertugas di Tasikmalaya.

Pemeriksaan dilakukan pada sekitar pukul 09.30 WIB. Wartawan dan masyarakat umum tidak diperkenankan masuk ke dalam area tersebut. Sejumlah warga melihat di depan pintu gerbang Gardu Induk PLN. Penjagaan ketat juga dilakukan oleh aparat kepolisian.

Pemeriksaan baru selesai pada sekitar pukul 10.45 WIB. Polisi keluar dari area Gardu Induk Tasikmalaya tanpa memberikan keterangan kepada wartawan. Sampai saat ini pihak PLN belum mau memberikan keterangan. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kajati Sumbar dorong penegak hukum berikan pelayanan terbaik
Rabu, 22 Januari 2020 - 19:16 WIB
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di Sumatera Barat (Sumbar) diminta untuk menegakkan hukum dengan m...
Kejagung sita 1.400 sertifikat tanah milik tersangka kasus Jiwasraya
Rabu, 22 Januari 2020 - 18:55 WIB
Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menyita sebanyak 1.400 sertifikat tanah yang dimiliki oleh lima ter...
Ombudsman khawatir sikap Yasonna ganggu proses hukum Harun Masiku
Rabu, 22 Januari 2020 - 12:31 WIB
Anggota Ombudsman RI Adrianus Meliala mengkhawatirkan sikap Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly baka...
 Komisi l DPR RI desak pemerintah tuntaskan soal Asabri
Selasa, 21 Januari 2020 - 18:36 WIB
Kasus PT. Jiwasraya menjadi `mukadimah` terkuaknya korupsi di beberapa perusahan ansuransi di tanah ...
PPATK terima permintaan selidiki kasus Asabri 
Selasa, 21 Januari 2020 - 15:58 WIB
Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Kiagus Ahmad Badaruddin mengaku telah...
Polri pastikan Harun Masiku tidak ada di rumah istrinya di Gowa
Selasa, 21 Januari 2020 - 15:17 WIB
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono memastikan Harun Masik...
Polda Metro dalami laporan Ilham Bintang soal pembobolan rekening
Selasa, 21 Januari 2020 - 12:14 WIB
Polda Metro Jaya terus menyelidiki kasus pembajakan nomor ponsel dan pembobolan rekening bank wartaw...
Polisi tegaskan debt collector lakukan penarikan paksa bisa dipidanakan
Selasa, 21 Januari 2020 - 09:22 WIB
Polisi mengingatkan para pelaku penagih utang atau debt collector dari pihak leasing terhadap nasaba...
Mantan Kadinkes Tangsel disebut terima setoran
Senin, 20 Januari 2020 - 22:08 WIB
Mantan ketua panitia pengadaan di Dinas Kesehatan Tangsel, Neng Ulfah membenarkan jika Eks Kepala Di...
Buruh merasa dirugikan Omnibus Law, Mahfud: Pemerintah membuka diri 
Senin, 20 Januari 2020 - 21:24 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD menegaskan pemerintah dan DPR membuk...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV