Kiri Kanan
Tersangka rancang gagalkan pelantikan Presiden gunakan sandi-sandi tertentu
Elshinta
Senin, 21 Oktober 2019 - 21:12 WIB |
Tersangka rancang gagalkan pelantikan Presiden gunakan sandi-sandi tertentu
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono. Sumber Foto: https://bit.ly/32Lfe0Q

Elshinta.com - Polda Metro Jaya menangkap enam tersangka yang berniat menggagalkan pelantikan Presiden pada 20 Oktober 2019, dan para tersangka kerap berkomunikasi melalui WhatsApp menggunakan sandi-sandi tertentu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, enam tersangka tersebut adalah SH, E, FAB, RH, HRS dan PSM. Tersangka Samsul Huda alias SH diketahui sebagai pembuat grup WA yang beranggotakan 123 orang. Para anggotanya kerap berinteraksi di grup menggunakan sandi bernama sandi mirror.

"Ada sandi miror di WA. Jadi komunikasinya dengan sandi mirror agar banyak orang tidak tahu," kata Argo kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Senin (21/10).

Argo menjelaskan, sandi tersebut hanya sebuah keyboard di ponsel yang ditekuk dari tengah. "Misalnya, di keyboard ada huruf 'Q' maka para tersangka akan mengganti huruf 'Q' itu dengan huruf 'P', 'A' ketemu 'L' dan seterusnya," ungkap Argo, dikutip Antara.

Hal itu dilakukan agar percakapan dalam grup tersebut tidak mudah diketahui sembarang orang.

Dalam kesempatan yang sama, Kanit IV Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKP Rovan Richard menyebutkan, para tersangka sudah terbiasa berkomunikasi menggunakan sandi di grup itu. Sandi keyboard itu dikatakannya diciptakan oleh tersangka Samsul Huda.

"Kalau mereka sudah biasa dan kalau ngetik cepat, sudah hafal," kata Rovan.

Enam anggota grup ini ditangkap Polda Metro Jaya lantaran menyusun rencana menggagalkan pelantikan presiden dengan menebar teror menggunakan bom. Pengacara Eggi Sudjana yang sempat diamankan polisi diketahui sebagai anggota grup WhatsApp tersebut.

Salah satu anggota grup tersebut mengirimkan pesan pribadi atau "japri" kepada Eggi untuk menyumbang dana pembuatan bom.

“Saksi yang sudah kami periksa ada enam. Termssuk juga Eggi Sudjana. Dia ada di dalam WA grup dia ditawari 'japri'-nya mengatakan mau buat bom hidrogen, mau nyumbang tidak? Tapi beliau tidak merespons,” kata Argo.

Meski Eggi tak menjawab pesan tersebut penyidik Polda Metro Jaya tetap mengamankan Eggi untuk dimintai keterangan. Eggi telah dipulangkan ke rumahnya oleh pihak Kepolisian. Namun tidak dirinci kapan yang bersangkutan dipulangkan. (Ank/Der)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Terduga teroris pasutri dikenal pribadi tertutup
Kamis, 14 November 2019 - 18:26 WIB
Elshinta.com - Pasangan suami istri DS (24) dan DK (25) terduga teroris yang diamankan tim...
Kasus penembakan, polisi tetapkan anak Bupati Majalengka jadi tersangka
Kamis, 14 November 2019 - 18:16 WIB
Elshinta.com - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat telah menetapkan anak Bupati Majalengk...
Pelaku bom bunuh diri Polrestabes Medan terpapar radikalisme
Kamis, 14 November 2019 - 15:44 WIB
Elshinta.com - Wakapolda Sumut Brigjen Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan, berdasarkan ke...
Pelaku bom bunuh diri berjaket Ojol  di Mapolrestabes Medan diduga sendiri
Rabu, 13 November 2019 - 19:09 WIB
Elshinta.com - Polisi memutakhirkan informasi terkait jumlah pelaku bom bunuh diri di Meda...
Kasdam I/BB tinjau lokasi bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan
Rabu, 13 November 2019 - 18:27 WIB
Elshinta.com - Kepala Staf Kodam I/Bukit Barisan, Brigjen TNI Untung Budiharto langsung me...
Ini keterangan Polri terkait ledakan bom di Medan
Rabu, 13 November 2019 - 12:18 WIB
Elshinta.com - Mabes Polri menggelar konferensi pers terkait kejadian bom bunuh diri yang terjadi di...
Polri minta pelayanan masyarakat tak terganggu pasca-bom di Medan
Rabu, 13 November 2019 - 11:38 WIB
Elshinta.com - Pascakejadian ledakan bom yang terjadi di Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara, Rabu (...
Pelaku bom bunuh diri Polrestabes Medan diduga jaringan teroris, Polri: Masih kami dalami
Rabu, 13 November 2019 - 11:07 WIB
Elshinta.com - Kejadian ledakan bom yang diduga merupakan bom bunuh diri terjadi di Mapolrestabes Me...
Polisi dalami kejadian ledakan bom di Polrestabes Medan
Rabu, 13 November 2019 - 10:49 WIB
Elshinta.com - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo memben...
Brimob jaga ketat Polrestabes Medan pasca-ledakan bom
Rabu, 13 November 2019 - 10:38 WIB
Elshinta.com - Puluhan aparat Brimob menjaga ketat seputaran Polrestabes Medan, Sumatera U...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)