Kiri Kanan
IPW apresiasi TNI, Polri, dan Intelijen amankan pelantikan Presiden
Elshinta
Senin, 21 Oktober 2019 - 13:48 WIB | Penulis : Dody Handoko | Editor : Administrator
IPW apresiasi TNI, Polri, dan Intelijen amankan pelantikan Presiden
Presiden Jokowi mengucapkan sumpah saat dilantik menjadi presiden periode 2019-2024 di Gedung Nusantara, kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10). Sumber Foto: https://bit.ly/33MULZYb

Elshinta.com - Indonesia Police Watch (IPW) memberi apresiasi pada TNI, Polri, dan intelijen yang berhasil membuat acara pelantikan Presiden di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, berjalan lancar dan aman. Padahal sebelumnya, Papua dan Jakarta sempat dilanda aksi demo yang berujung dengan kerusuhan dan aksi pembakaran.

"Keberhasilan ini tak terlepas dari kerjasama dan koordinasi yang tinggi di jajaran aparat, dalam mengunci kantong kantong radikalisme yang sempat mengancam akan melakukan aksi demo serta berniat menggagalkan acara pelantikan Presiden. Di sisi lain, menjelang pelantikan Presiden, Polri sangat agresif memburu kantong kantong terorisme dan menciduk pihak-pihak yang berpotensi menebar aksi teror di Ibu Kota," kata Ketua Presidium IPW, Neta S Pane dalam keterangan tertulis yang diterima Redaksi Elshinta, Senin (21/10).

Dikatakannya, menjelang pelantikan Presiden, Polri melakukan "pagar betis" di berbagai tempat. Situasi ini harus dilakukan Polri agar jajaran kepolisian benar benar menjamin keamanan masyarakat, terutama di Ibu Kota Jakarta. Tujuannya, agar puncak acara Pilpres 2019 itu benar-benar aman dan sukses.

Jaminan keamanan ini sangat dibutuhkan masyarakat luas karena di sepanjang proses Pilpres 2019 negeri ini diwarnai konflik, kerusuhan, amuk massa, dan teror. 

"Tentunya siapa pun tidak ingin `penumpang gelap` bermunculan dan beraksi membuat kekacauan saat pelantikan Presiden. Sebab itu, jajaran kepolisian super aktif melakukan berbagai razia untuk melakukan deteksi dan antisipasi dini," paparnya.

Selain itu, polisi juga melakukan berbagai penangkapan terhadap kelompok yang diduga teroris, kantong kantong radikal terorisme juga disapu bersih agar mereka tidak menjadi "penumpang gelap" yang membuat kekacauan saat pelantikan Presiden.

IPW menilai, sejauh ini operasi cipta kondisi yang dilakukan Polri bersama jajaran intelijen masih dalam koridor SOP untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat luas. 

"Sebab, jika Polri tidak berbuat maksimal dan kemudian terjadi aksi teror dan kekacauan, seperti di sejumlah daerah di Papua, masyarakat juga akan menyalahkan polisi dan menganggap jajaran kepolisian tidak becus memberi jaminan keamanan pada masyarakat luas," ujarnya.  

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sosiolog: Deradikalisasi adalah jawaban untuk permasalahan yang ada
Sabtu, 16 November 2019 - 16:13 WIB
Elshinta.com - Kasus radikalisme dan ekstremisme menjadi perhatian dan permasalahan di seluruh dunia...
MPR sebut Indonesia hadapi berbagai ancaman serius berbangsa dan bernegara
Sabtu, 16 November 2019 - 10:39 WIB
Elshinta.com - Ketua Fraksi Partai Demokrat MPR RI, Benny K Harman mengatakan saat ini Ind...
Prabowo optimis kerja sama pertahanan Indonesia-Malaysia semakin baik
Jumat, 15 November 2019 - 08:49 WIB
Elshinta.com - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto optimistis hubungan kerja sama pertahan...
Stop sebar foto-video korban bom Medan! Polisi: Dengan membagikan promosikan kejahatan terorisme
Kamis, 14 November 2019 - 10:32 WIB
Elshinta.com - Masyarakat diimbau agar tidak membagikan foto-foto dan video terkait dengan...
Presiden Jokowi minta TNI-Polri hati-hati tangani peristiwa sekecil apapun
Kamis, 14 November 2019 - 10:10 WIB
Elshinta.com - Presiden Joko Widodo meminta Forum Komunikasi Daerah (Forkopimda) mengantis...
TNI-Polri antisipasi pergerakan kelompok separatis ke Tembagapura
Kamis, 14 November 2019 - 08:55 WIB
Elshinta.com - Jajaran TNI dan Polri di Kabupaten Mimika kini mengantisipasi pergerakan Ke...
Bom meledak di Polrestabes Medan, Polri: Penjagaan sudah sesuai SOP
Rabu, 13 November 2019 - 17:35 WIB
Elshinta.com - Karo Pengmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo menggelar keterangan pers ...
Polres Serang Kota tingkatkan pengamanan setelah ledakan bom di Medan
Rabu, 13 November 2019 - 16:37 WIB
Elshinta.com - Pascakejadian ledakan bom bunuh diri yang terjadi di Mapolretabes Medan, Sumatera Uta...
Pengamat: Pola teror akhir-akhir ini sederhana tapi sulit terdeteksi
Rabu, 13 November 2019 - 16:03 WIB
Elshinta.com - Bom bunuh diri kembali terjadi, kali ini terjadi Rabu (13/11) pagi tadi di Mapolresta...
Polisi perluas sterilisasi di Mapolrestabes Medan
Rabu, 13 November 2019 - 11:18 WIB
Elshinta.com - Aparat kepolisian memperluas sterilisasi pengamanan di depan Kantor Mapolre...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)