Kiri Kanan
Ini kata pengamat soal figur menteri BUMN
Elshinta
Senin, 21 Oktober 2019 - 12:05 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Ini kata pengamat soal figur menteri BUMN
Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma`ruf Amin. Foto: Redaksi/elshinta.com

Elshinta.com - Pengamat Ekonomi Politik Salamuddin Daeng mengatakan figur Menteri BUMN haruslah orang yang bebas dari konflik kepentingan pribadi. Daeng menilai jabatan tersebut dianggap sangat strategis karena mengelola ratusan perusahaan plat merah.  
 
“Harus melepas kepentingan bisnisnya. Menteri BUMN harus punya visi sesuai amanat pasal 33 UUD 1945,” kata dia.

Pernyataan Salamuddin disampaikan menyusul munculnya beberapa nama yang ramai disebut-sebut sebagai calon menteri BUMN, termasuk pengusaha nasional yang juga mantan Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma`ruf Amin pada Pilpres 2019, Erick Thohir. 

Menurut Direktur Eksekutif CORE Indonesia Muhamad Faisal yang menyebut Erick Thohir akan rentan konflik kepentingan jika menjadi Menteri BUMN. Pasalnya, Erick akan kesulitan memilah-milih kepentingan bisnis saat mengelola perusahaan BUMN.
 
“(Erick Thohir) sangat rentan konflik kepentingan pribadi,” ujarnya, Sabtu (19/10).
 
Pendapat yang sama disampaikan Ekonom INDEF Bhima Yudhistira menegaskan Kementerian BUMN harus dipegang oleh orang profesional. Dia beralasan pos tersebut menguasai hajat hidup dan kepentingan orang banyak.
 
“Tolong lah, pos ekonomi yang menguasai hajat hidup orang banyak (Kementerian BUMN) dikasih ke orang profesional," ujarnya dalam diskusi yang berlangsung di Jakarta Timur, Jum'at (18/10).
 
Analis Geopolitik Hendrajit pun punya pendapat yang serupa. Menurutnya, Menteri BUMN memang tidak boleh dijabat oleh figur yang menjadi perpanjangan tangan korporasi. Alasannya, karena kondisi tersebut menyebabkan potensi korupsi semakin rentan terjadi.    
 
Lebih jauh, pengamat politik Pangi Syarwi bahkan menyebut dengan tegas Erick Thohir tidak pantas menjadi Menteri BUMN. Menurut Pangi, ketimbang menjadi Menteri BUMN sebaiknya Mantan Ketua TKN itu menduduki posisi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).
 
“Saya rasa Erick Thohir cocok jika menjadi Menpora. Karena pengalamannya sebagai Ketua Panitia Asian Games, pernah menjadi Ketua Umum KOI, pernah membeli Inter Milan dan DC United,” jelasnya seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Joko Ismoyo, Senin (21/10)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
NU Kediri gelar audiensi, titip pesan tangkal radikalisme
Minggu, 10 November 2019 - 18:36 WIB
Elshinta.com - Setelah melakukan audiensi dengan sejumlah kadernya yang maju dalam bursa P...
Ridwan Kamil diundang langsung Surya Paloh hadiri Kongres NasDem
Minggu, 10 November 2019 - 14:26 WIB
Elshinta.com - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengaku diundang langsung oleh Ketua Umum...
Pilkada Serentak 2020, Kader PPP Sumut diajak rangkul kembali para ulama
Sabtu, 09 November 2019 - 20:56 WIB
Elshinta.com - Seluruh kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sumatera Utara diajak untu...
NasDem bantah reaktif tanggapi candaan Presiden
Sabtu, 09 November 2019 - 16:49 WIB
Elshinta.com - Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh membantah dirinya reaktif menangga...
Tak ada mahar politik dalam pengajuan calon kepala daerah dari PPP
Sabtu, 09 November 2019 - 13:15 WIB
Elshinta.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Sumatera Utara menegaskan bahwa...
Bawaslu Jabar tegaskan petahana tak gunakan APBD sebagai modal politik
Jumat, 08 November 2019 - 09:07 WIB
Elshinta.com - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat, Abdullah Dahlan meneg...
Politik identitas masih akan berlanjut di Pilkada 2020
Kamis, 07 November 2019 - 20:06 WIB
Elshinta.com - Dosen Ilmu Politik Universitas Paramadina Ahmad Khoirul Umam meyakini politik id...
Pengamat: NasDem tak akan terbuka nyatakan keluar dari kekuasaan
Selasa, 05 November 2019 - 11:57 WIB
Elshinta.com - Akademisi dari Universitas Muhammadiyah Kupang, Dr. Ahmad Atang, MSi mengat...
3 November 1945: Tonggak demokrasi dalam sebuah maklumat 
Minggu, 03 November 2019 - 08:11 WIB
Elshinta.com - 3 November 1945 bisa disebut sebagai tonggak demokrasi di Indonesia. I...
NasDem: Surya Paloh tak kecewa Gerindra gabung pemerintah
Sabtu, 02 November 2019 - 16:29 WIB
Elshinta.com - Ketua DPP Partai Nasional Demokrat (NasDem) Willy Aditya menegaskan tidak a...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)