Kiri Kanan
Status Gunung Tangkuban Parahu akhirnya turun ke level I
Elshinta
Senin, 21 Oktober 2019 - 11:33 WIB |
Status Gunung Tangkuban Parahu akhirnya turun ke level I
Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Kasbani (kiri) bersama Kepala Bidang Mitigasi Gunung Api PVMBG, Hendra Gunawan di Kantor PVMBG Badan Geologi, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (21/10). Sumber Foto: https://bit.ly/2MTvgPK

Elshinta.com - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan status Gunung Tangkuban Parahu diturunkan dari Level II (Waspada) menjadi Level I (Normal), terhitung sejak hari ini, Senin (21/10) pukul 09.00 WIB.

Demikian disampaikan Kepala PVMBG, Kasbani di Kantor PVMBG Badan Geologi, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, seperti dikutip Antara.

Kasbani mengatakan, penurunan status tersebut merupakan hasil evaluasi yang dilakukan pihaknya dengan mengacu terhadap potensi ancaman bahaya Tangkuban Parahu. "Karena aktivitasnya baik teramati secara visual maupun instrumen itu turun dalam pola yang stabil, maka statusnya turun jadi Level I Normal," katanya.

Selain itu menurutnya terindikasi bahwa tidak ada pergerakan magma ke permukaan kawah setelah mengacu pada pengamatan deformasi melalui pengukuran jarak miring dengan Electronic Distance Measurement (EDM) yang menunjukkan adanya pola deflasi (pengempisan) pada tubuh Gunung Tangkuban Parahu.

"Pengukuran konsentrasi gas vulkanik SO2 dan H2S menunjukkan nilai di bawah ambang batas yang membahayakan. Pengukuran rasio gas H2S atau SO2 juga menunjukkan bahwa saat ini aktivitas lebih dominan berasal dari hidrotermal pada kedalaman dangkal," katanya.

Meski erupsi yang bersifat freatik sudah tidak teramati, menurutnya masyarakat masih perlu mewaspadai ancaman peningkatan konsentrasi gas-gas yang dapat membahayakan keselamatan jiwa. Peningkatan tersebut menurutnya masih mungkin terjadi di sekitar kawah aktif.

Maka dari itu, dalam status normal saat ini masyarakat sudah diperbolehkan kembali berkunjung dan berwisata ke Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Tangkuban Parahu meski diimbau untuk tidak turun ke dasar atau mendekati kawah aktif.

Sebelumnya, Gunung Tangkuban Perahu mengalami erupsi pada 26 Juli 2019 lalu. Kemudian erupsi kembali terjadi pada 2 Agustus 2019 dan bersifat erupsi menerus sehingga PVMBG menaikkan status menjadi Level II (Waspada). Namun menurut Kasbani, erupsi terakhir terjadi pada 7 September 2019. Hingga satu bulan terakhir, menurutnya erupsi sudah tidak teramati lagi.

Ia mengharapkan BPBD Provinsi Jawa Barat dan BPBD Kabupaten Subang agar senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Tangkuban Parahu. "Masyarakat, pengunjung atau pendaki direkomendasikan agar tidak turun ke dasar Kawah Ratu Gunung Tangkuban Parahu serta kawah aktif lainnya," kata dia. (Anj/Der)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Banjir rendam wilayah Tepuai Kapuas Hulu, capai 1-1,5 meter
Jumat, 22 November 2019 - 09:45 WIB
Elshinta.com - Sungai Embau, Jumat (22/11) dini hari, meluap membanjiri wilayah Tepuai Kecamatan Hul...
Ganjar nilai masyarakat sudah siap hadapi erupsi Merapi
Kamis, 21 November 2019 - 15:37 WIB
Elshinta.com - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menilai masyarakat yang tinggal di dae...
BPBD catat 2.959 jiwa terdampak banjir di Solok Selatan
Kamis, 21 November 2019 - 15:25 WIB
Elshinta.com - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solok Selatan, ...
Tidak ada WNI korban gempa Laos 
Kamis, 21 November 2019 - 12:56 WIB
Elshinta.com - Kementerian Luar Negeri menyatakan bahwa tidak ada WNI yang menjadi korban ...
Gempa kembali guncang Ambon Kamis pagi
Kamis, 21 November 2019 - 06:04 WIB
Elshinta.com - Gempa dengan magnitudo 3,4 kembali menggetarkan Ambon, Kamis (21/11) pagi, ...
BPPTKG: Erupsi merapi terakhir tergolong erupsi kecil
Rabu, 20 November 2019 - 17:44 WIB
Elshinta.com - Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (B...
Rabu dini hari, gempa M 5,2 guncang Bali
Rabu, 20 November 2019 - 06:07 WIB
Elshinta.com - Gempa berkekuatan magnitudo 5,2 mengguncang Bali, pada Rabu (20/11) dini ha...
60 rumah warga rusak akibat angin kencang di Jember
Selasa, 19 November 2019 - 15:16 WIB
Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember mencatat sebanyak 60 ruma...
BPBD Jatim: Waspadai angin kencang hingga Desember
Selasa, 19 November 2019 - 14:57 WIB
Elshinta.com - Munculnya fenomena angin kencang pada sejumlah wilayah di Jawa Timur mendap...
Gunung Merapi mengalami dua kali gempa guguran
Senin, 18 November 2019 - 12:35 WIB
Elshinta.com - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
Deru Cantik