Kiri Kanan
Angin kencang terjang Kota Batu, satu tewas dan seribuan warga mengungsi
Elshinta
Senin, 21 Oktober 2019 - 06:58 WIB |
Angin kencang terjang Kota Batu, satu tewas dan seribuan warga mengungsi
Sumber Foto: https://bit.ly/2o71YEY

Elshinta.com - Satu orang tewas​ dan seribuan warga yang tinggal di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur, harus mengungsi akibat bencana angin kencang yang menerjang wilayah tersebut sejak Sabtu (19/10).

Demikian disampaikan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, Sasmito, Minggu (20/10).

Sasmito mengungkapkan, hingga saat ini tercatat ada kurang lebih sebanyak 1.216 pengungsi dan satu orang meninggal dunia akibat bencana angin kencang yang menerjang Desa Sumber Brantas.

"Satu orang meninggal dunia, dan beberapa orang mengalami luka-luka serta gangguan saluran pernapasan. Saat ini ada kurang lebih 1.216 pengungsi," kata Sasmito, seperti dikutip Antara.

Kejadian bencana angin kencang tersebut terjadi mulai Sabtu (19/10) kurang lebih pukul 23.30 WIB. Hingga Minggu (20/10), berdasarkan laporan BPBD Kota Batu, hembusan angin belum berhenti.

Ada sebanyak tiga desa yang terdampak angin kencang tersebut, yakni Desa Sumber Brantas, Desa Gunungsari, dan Desa Sumbergondo, yang ketiganya berada di wilayah Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur.

Berdasarkan data BPBD Kota Batu, hingga pukul 22.30 WIB, Minggu malam, sudah ada lebih dari 1.000 orang pengungsi. Dari total jumlah tersebut, terbagi di lima lokasi, yakni Rumah Dinas Wali Kota Batu, Desa Punten, Posko BPBD Kota Batu, Balai Desa Tulungrejo, dan SDN 1 Punten.

Pengungsi terbanyak ditempatkan di Balai Desa Punten, dan Posko BPBD Kota Batu kurang lebih sebanyak 900 orang. Sementara satu korban meninggal atas nama Sodiq, akibat tertimpa pohon yang tumbang pada saat angin berhembus sangat kencang.

Akibat angin kencang tersebut, banyak pohon tumbang yang mengganggu akses jalan raya dan mengancam beberapa bangunan rumah maupun fasilitas umum. Selain itu, aliran listrik juga padam yang berdampak pada terganggunya jaringan komunikasi.

"Banyak pohon tumbang yang mengganggu akses jalan raya dan mengancam beberapa bangunan rumah maupun dan fasilitas umum," kata Sasmito

BPBD Kota Batu mengeluarkan beberapa rekomendasi terkait kejadian tersebut, diantaranya adalah perlunya evakuasi warga Sumber Brantas, pengamanan lokasi terdampak yang ditinggalkan warga, termasuk penutupan jalur lintas Kota Batu-Kabupaten Mojokerto via Cangar.

"Untuk pertimbangan alasan keamanan dan keselamatan, rekomendasi berupa, jalur lintas Kota Batu-Kabupaten Mojokerto via Cangar ditutup," kata Sasmito.

Setidaknya ada 20 rumah rusak di Desa Sumbergondo, dan kerusakan pada fasilitas umum, jaringan komunikasi, serta jaringan listrik. Para pengungsi saat ini membutuhkan bantuan bahan makanan, air mineral, perlengkapan bayi, dan selimut.

Sementara untuk lokasi penampungan bagi warga yang mengungsi, pihak BPBD Kota Batu bersama para pemangku kepentingan terkait tengah menyiapkan beberapa pos lainnya seperti di Balai Desa Sidomulyo, Kelurahan Sisir, GOR Ganesa, dan Balai Desa Sumbergondo. (Anj/Der)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Banjir rendam wilayah Tepuai Kapuas Hulu, capai 1-1,5 meter
Jumat, 22 November 2019 - 09:45 WIB
Elshinta.com - Sungai Embau, Jumat (22/11) dini hari, meluap membanjiri wilayah Tepuai Kecamatan Hul...
Ganjar nilai masyarakat sudah siap hadapi erupsi Merapi
Kamis, 21 November 2019 - 15:37 WIB
Elshinta.com - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menilai masyarakat yang tinggal di dae...
BPBD catat 2.959 jiwa terdampak banjir di Solok Selatan
Kamis, 21 November 2019 - 15:25 WIB
Elshinta.com - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solok Selatan, ...
Tidak ada WNI korban gempa Laos 
Kamis, 21 November 2019 - 12:56 WIB
Elshinta.com - Kementerian Luar Negeri menyatakan bahwa tidak ada WNI yang menjadi korban ...
Gempa kembali guncang Ambon Kamis pagi
Kamis, 21 November 2019 - 06:04 WIB
Elshinta.com - Gempa dengan magnitudo 3,4 kembali menggetarkan Ambon, Kamis (21/11) pagi, ...
BPPTKG: Erupsi merapi terakhir tergolong erupsi kecil
Rabu, 20 November 2019 - 17:44 WIB
Elshinta.com - Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (B...
Rabu dini hari, gempa M 5,2 guncang Bali
Rabu, 20 November 2019 - 06:07 WIB
Elshinta.com - Gempa berkekuatan magnitudo 5,2 mengguncang Bali, pada Rabu (20/11) dini ha...
60 rumah warga rusak akibat angin kencang di Jember
Selasa, 19 November 2019 - 15:16 WIB
Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember mencatat sebanyak 60 ruma...
BPBD Jatim: Waspadai angin kencang hingga Desember
Selasa, 19 November 2019 - 14:57 WIB
Elshinta.com - Munculnya fenomena angin kencang pada sejumlah wilayah di Jawa Timur mendap...
Gunung Merapi mengalami dua kali gempa guguran
Senin, 18 November 2019 - 12:35 WIB
Elshinta.com - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
Deru Cantik