Mengintip teknologi yang dibenamkan didalam KTP-el
Elshinta
Minggu, 20 Oktober 2019 - 19:38 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Mengintip teknologi yang dibenamkan didalam KTP-el
Sumber Foto: Bayu Koosyadi/Radio Elshinta

Elshinta.com - Hingar-bingar kasus KTP-el yang melibatkan para petinggi negara dan unsur swasta telah mengaburkan substansi kecanggihan teknologi yang terkandung dalam kartu tanda penduduk elektronik itu sendiri. Orang lebih suka membicarakan kasus yang melingkupi proses pengadaan KTP-el ketimbang membicarakan teknologi dan manfaat KTP-el dalam sistem kependudukan di Indonesia. 

Padahal sesungguhnya KTP-el yang sekarang ini dipegang oleh ratusan juta penduduk Indonesia memiliki teknologi canggih dan manfaat yang sangat strategis bagi sistem administrasi kependudukan. Konsorsium PNRI yang menjadi pemenang proyek KTP-el kementerian dalam negeri pada tahun 2011, mendesain KTP-el dengan teknologi terbaru dalam bidang smart card. 

Tidak seperti kartu ATM dan smart card lainnya, menurut Sekretaris Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri, I Gede Suratha, teknologi yang digunakan KTP-el sudah sangat maju karena melibatkan unsur biometrik di dalamnya. Saat ini teknologinya juga masih terus dikembangkan. Kedepan kartu KTP-el akan dimanfaatkan sebagai kartu multi guna. Namun untuk pengembangannya kapasitas chip yang sekarang ini masih terbatas, karena hanya memiliki memori 8 KB sehingga sisanya hanya sedikit untuk pengembangan lainnya.

Kedepan rencananya chipnya akan ditingkatkan kapasitasnya menjadi 32 KB, sehingga bisa digunakan untuk pengembangan-pengembangan lainnya mengingat besar dan kecilnya kapasitas chip menyangkut  terkait dengan biaya. “Pengembangan pertama yang kita lakukan hanya 8 KB sehingga terbatas hanya untuk KTP-el saja, untuk pemanfaatan lainnya harus dikembangkan kapasitas chipnya,” jelas I Gede, seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Bayu Koosyadi, Minggu (20/10).

Chip yang tertanam di kartu KTP-el tertanam chip tidak terlihat dari luar (contactless), chip ini menyimpan semua data kependudukan dari si pemilik KTP-el. Didalam chip tersimpan bio data, pas foto, tanda tangan, sidik jari telunjuk tangan kanan dan sidik jari telunjuk tangan kiri. Data-data yang dimasukan ke dalam chip ini di enkripsi (terkunci) sehingga aman dan tidak sembarangan bisa dibaca. 

Data-data yang masuk dalam chip merupakan data si pemilik KTP-el yang bersifat tunggal, merupakan kombinasi data biometrik. Chip yang digunakan untuk KTP-el di pasok dari perusahaan terkemuka dunia yaitu NXP (Belanda), STMicro (Perancis) dan Infinion (Jerman). NXP adalah perusahaan penemu chip contactless yang sahamnya sekarang dimiliki oleh Qualcom (USA). Untuk bisa membaca chip ini, harus menggunakan alat pembaca KTP-el yang dilengkapi dengan SAM (Secure Acces Module) atau dapat kita sebut anak kuncinya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Imbas Covid-19, setelah ditutup PP-IPTEK kembali dibuka untuk umum
Kamis, 09 Juli 2020 - 21:23 WIB
Setelah puncak pandemi Covid-19 melandai, Pusat Peraga Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP-IPTEK) Kem...
SNI SMKI solusi wujudkan sistem pemerintahan berbasis elektronik
Kamis, 09 Juli 2020 - 14:17 WIB
Dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintah yang bersih, efektif, transparan dan akuntbel, serta ...
Kemenkes-Kementan diminta sinergi garap produk eucalyptus
Rabu, 08 Juli 2020 - 08:47 WIB
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Hasan Aminuddin meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk meninda...
Kementan tegaskan kalung eucalyptus tidak diklaim sebagai antivirus, namun demikian...
Selasa, 07 Juli 2020 - 07:54 WIB
Kementerian Pertanian melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian menegaskan bahwa produk in...
Eucalyptus diklaim bisa cegah COVID-19, ini penjelasan Kementan
Senin, 06 Juli 2020 - 12:48 WIB
Kementerian Pertanian akan memproduksi secara massal kalung dari tanaman eucalyptus yang diklaim bis...
Gelar HAI Fest 2020, TelkomGroup kedepankan pentingnya transformasi digital
Minggu, 05 Juli 2020 - 09:30 WIB
Sebagai perusahaan telekomunikasi terbesar dan terdepan di Indonesia, PT Telekomunikasi Indonesia (P...
Pengangkut Rocket Lab gagal capai orbit, kehilangan muatan satelit
Minggu, 05 Juli 2020 - 08:49 WIB
Sebuah roket dari perusahaan peluncuran satelit berukuran kecil, Rocket Lab, gagal mencapai orbit se...
Tencent rilis TAD Sim 2.0 generasi baru, platform pengembangan simulasi swakemudi
Rabu, 01 Juli 2020 - 08:48 WIB
Raksasa teknologi dan game Tiongkok, Tencent merilis TAD Sim 2.0 generasi baru, berupa platform simu...
Hikmah dibalik COVID-19, hasilkan alat pengolah sampah jadi pupuk dan pengusir hama
Senin, 29 Juni 2020 - 06:59 WIB
Pandemi COVID-19 bagi warga yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Lingkungan (MPL) 02 menjadi hikma...
Startup Jepang ciptakan masker cerdas terkoneksi internet
Minggu, 28 Juni 2020 - 10:51 WIB
Ketika penggunaan masker menjadi kewajiban dalam era normal baru pandemi COVID-19, startup Jepang Do...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV