Kiri Kanan
Ketua ICPW nilai secara mental remaja belum siap gunakan gadget
Elshinta
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 18:27 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Administrator
Ketua ICPW nilai secara mental remaja belum siap gunakan gadget
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2VWzZV5

Elshinta.com - Belasan remaja di Bogor, Jawa Barat menjalani perawatan di rumah sakit akibat mengalami gangguan jiwa karena kecanduan gawai (gadget). Gangguan kejiwaan pada remaja akibat gawai ini dinilai sebagai fenomena gunung es.

Ketua Indonesia Child Protection Watch (ICPW), Erlinda mengatakan bahwa gawai merupakan pemicu bukan pencetus dari gangguan jiwa yang terjadi pada remaja. Karena para remaja ini saat bermain gawai lebih sering menggunakannya untuk mengakses media sosial.

"Yang paling kita khawatirkan, karena mereka menggunakan media sosial," kata Erlinda kepada Elshinta, Jumat (18/10) kemarin.

Menurutnya berdasarkan penelitian dari psikolog, para remaja ini secara mental atau psikologis belum kuat untuk menerima bully, dan cibiran yang ada di media sosial.

"Nah ini yang mengakibatkan mereka mengalami gangguan kejiwaan, atau 'sakit jiwa' tapi bukan dalam arti hilang ingatan, tapi di sini jiwa dia yang terluka, depresi, trauma dan lain sebagainya," ujarnya.

Dikatakan Erlinda, kejadian seperti ini tidak hanya terjadi di Bogor saja, tapi juga di berbagai daerah di Indonesia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Anggota TNI beri pelayanan kesehatan kepada korban gempa Ambon
Kamis, 21 November 2019 - 20:54 WIB
Elshinta.com - Pasca gempa berkekuatan 6.8 skala richter yang mengguncang Kota Ambon ...
Menkes siap tampung aspirasi publik soal tembakau alternatif
Kamis, 21 November 2019 - 20:45 WIB
Elshinta.com - Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dokter Terawan Agus Putranto tidak mau men...
Bappenas kunjungi Langkat bahas penurunan angka stunting terintegrasi
Kamis, 21 November 2019 - 15:46 WIB
Elshinta.com - Tim Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi Badan Perencanaan Pembanguna...
Yuk kenali vitamin F untuk jantung hingga saluran cerna
Selasa, 19 November 2019 - 09:37 WIB
Elshinta.com - Vitamin F, kombinasi dari dua jenis lemak penting, yaitu asam alfa-linolena...
Waspada! Ini indikasi penyebab munculnya keinginan bunuh diri
Minggu, 17 November 2019 - 14:12 WIB
Elshinta.com - Staf Subbagian Psikologi Instalasi Rehabilitasi Medik RSUP Sanglah Denpasar...
Persadia Subang raih juara II dalam WDD Tingkat Jabar
Minggu, 17 November 2019 - 00:25 WIB
Elshinta.com - Persatuan Diabetes Indonesia (Persadia) Kabupaten Subang mendapat Juara II ...
BPJS nilai wajar bila ada peserta yang turunkan kelasnya
Sabtu, 16 November 2019 - 13:15 WIB
Elshinta.com - Rencana Pemerintah untuk menaikan iuran BPJS Kesehatan, membuat masyarakat menurunkan...
Cegah penyakit, Dirjen Kesmas ajak masyarakat jaga kesehatan lingkungan
Jumat, 15 November 2019 - 13:59 WIB
Elshinta.com - Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tar...
Bahaya vape, ada partikel-partikel belum sempurna terbakar masuk dan mengendap dalam organ tubuh
Jumat, 15 November 2019 - 12:08 WIB
Elshinta.com - Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) mengusulkan larangan penggunaan va...
Pakar sebut bangkai babi yang dibuang ke sungai bisa picu infeksi
Jumat, 15 November 2019 - 11:58 WIB
Elshinta.com - Pakar yang juga dosen Divisi Penyakit Tropik dan Infeksi, Departemen Ilmu P...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
Deru Cantik