IPR: Menteri dari profesional belum banyak terkontaminasi virus politik
Elshinta
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 15:41 WIB |
IPR: Menteri dari profesional belum banyak terkontaminasi virus politik
Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin. Sumber foto: https://bit.ly/2P1rVAY

Elshinta.com - Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin menilai figur menteri dari kalangan profesional akan lebih berani mengambil keputusan dan mengeksekusi sebuah kebijakan dari Presiden Joko Widodo.

"Banyak figur-figur tersebut dari kalangan profesional. Kalangan profesional belum banyak terkontaminasi oleh virus permainan politik kotor," kata Ujang di Jakarta, Sabtu (19/10), seperti dilansir Antara.

Selain itu, lanjut dia, menteri dari kalangan profesional juga tidak memiliki beban untuk balas jasa kepada parpol atau hal lainnya, sehingga mereka bisa lebih leluasa dalam bekerja menerjemahkan visi Presiden.

Ujang menambahkan, menteri dari kalangan profesional diyakini juga bisa mendongkrak citra Jokowi karena mereka memiliki keahlian di bidangnya, bersih, dan siap bekerja mengeksekusi kebijakan.

Lebih lanjut, pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia ini juga setuju dengan wacana kabinet meritokrasi. Dengan konsep tersebut, figur yang memiliki prestasi dan keahlian akan diposisikan sesuai dengan kemampuannya.

"Yes. The right man on the right job. Orang harus ditempatkan sesuai dengan bidang keahliannya. Karena jika kementerian tidak dipegang atau tidak dipimpin oleh ahlinya, maka tunggulah kehancurannya," tegasnya. (Fan)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pansus COVID-19 DPRD Sumut minta agar masyarakat terdampak COVID-19 diberi bantuan uang
Rabu, 20 Mei 2020 - 19:37 WIB
Panitia Khusus (Pansus) COVID-19 DPRD Provinsi Sumatera Utara mengaku kecewa terhadap respon dari Ti...
Jubir Pemerintah: Perlu kajian data komprehensif untuk relaksasi PSBB
Rabu, 20 Mei 2020 - 18:55 WIB
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menegaskan perlu kajian data yang k...
Pilih calon duta besar, Jokowi kedepankan kualitas
Selasa, 19 Mei 2020 - 17:25 WIB
Anggota Dewan Kehormatan Partai Hanura Gerry Hukubun mengapresiasi nama-nama calon duta besar pili...
Imbau karyawan masuk 25 Mei, Menteri BUMN diminta peka terhadap sensitivitas keagamaan
Senin, 18 Mei 2020 - 21:55 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir yang meminta pegawai BUMN masuk pada H+1 Idul Fitri di tengah pandemi Covi...
Fraksi Golkar DIY dukung Sri Sultan ajukan PSSB
Sabtu, 16 Mei 2020 - 18:38 WIB
Jumlah orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di DIY terus bertambah. Sampai saat ini berjumlah 1...
 Fraksi PDIP DPRD Sumut imbau masyarakat ikuti protokol kesehatan
Jumat, 15 Mei 2020 - 14:22 WIB
Masyarakat Sumatera Utara diimbau untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh...
Hasil urunan, Satgas Covid-19 DPD PKS Majalengka bantu warga terdampak Covid-19
Jumat, 15 Mei 2020 - 08:45 WIB
Satgas Covid 19 DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Majalengka, Jawa Barat menyalurkan ban...
 Survei Polmatrix: Kepala daerah kuasai 6 besar elektabilitas, PDIP dan PSI menguat
Kamis, 14 Mei 2020 - 15:56 WIB
Pemilu 2019 sudah berlalu setahun lebih, tetapi residunya masih terasa di tengah masyarakat.
 Aktivitas sosial PSI dan PDIP paling terekam publik di masa pandemi Covid-19
Rabu, 13 Mei 2020 - 20:26 WIB
Indomedia Poll melakukan penelitian terhadap aktivitas partai politik selama kebijakan Pembatasan S...
Duta besar harus miliki jiwa enterpreneurship dan marketing produktif
Selasa, 12 Mei 2020 - 13:11 WIB
Anggota Dewan Kehormatan Hanura Gerry Hukubun mengatakan, peran duta besar saat ini harus lebih dipu...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV