Pengamat: Jokowi harus cermat memilih Menteri Ekonomi
Elshinta
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 14:40 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Administrator
Pengamat: Jokowi harus cermat memilih Menteri Ekonomi
Presiden dan Wakil Presiden terpilih 2019-2024, Jokowi dan Ma`ruf Amin. Sumber foto: https://bit.ly/2Br0Y1u

Elshinta.com - Pelantikan Joko Widodo (Jokowi) sebagai Presiden RI di periode keduanya dilakukan Minggu (20/10) besok. Ada segudang persoalan, terutama menyangkut masalah ekonomi yang belum mampu dituntaskannya pada periode pertamanya. Misalnya, utang luar negeri yang mencapai US$393,5 miliar. Kalau dirupiahkan sekitar Rp5.500 triliun (kurs Rp14.000/US$).   

Menurut pengamat politik Ray Rangkuti, Presiden Jokowi harus cermat dalam memilih menteri yang punya komitmen kuat untuk menekan utang luar negeri, bukan malah mempertahankan menteri yang berpaham neoliberal yang gemar berutang dengan bunga yang sangat tinggi.

Selain itu, Jokowi juga perlu memiliki menteri di sektor ekonomi yang punya konsep serta teruji. Diharapkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak stagnan di angka 5 persen seperti yang terjadi saat ini. Apalagi janji kampanye Jokowi adalah menggenjot perekonomian bisa merangsek ke level 7 persen.

"Saya melihat kriteria tersebut ada pada sosok ekonom senior Rizal Ramli. Dia mampu membuat ekonomi Indonesia tidak begini-begini saja. Dia punya jurus-jurus mumpuni dalam mencari cara keluar dari krisis. Dia tidak text book, sehingga ada peluang ekonomi tidak terdikte dan mampu tumbuh lebih pesat," kata pengamat politik Ray Rangkuti, Jumat (18/10).

Menurutnya, Rizal Ramli mampu mengatasi ancaman ekonomi Indonesia yang bakal nyungsep di angka 4 persen, sebagaimana disampaikan para analis. Selain itu, Menko Ekuin era Pemerintahan Abdurrahman Wahid dan mantan penasihat ekonomi Perserikatan Bangsa Bangsa itu juga bisa mewujudkan pembangunan dengan tidak lagi mengandalkan utang.

"Dia punya riwayat panjang mengelola ekonomi, cukup berhasil kan waktu itu. Faktanya saat era pemerintahan Gus Dur pertumbuhan ekonomi dari minus 3 persen bisa terdongkrak menjadi positif 4,5 persen dalam 21 bulan," tegasnya.

Terkait kehadiran Rizal Ramli di kabinet, menurut Ray, hal itu tidak jadi soal. Rizal bisa menjadi wakil dari kelompok Gerindra, karena pada saat Pilpres lalu dia adalah think tank utama Capres yang juga Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

"Dia bisa mewujudkan cita-cita Prabowo yang ingin ekonomi melesat hingga dua digit," tukas Ray, seperti rilis resmi yang diterima Redaksi Elshinta.com.

Selain itu, kehadiran Rizal Ramli di kabinet adalah jawaban atas gagasan besar Trisakti dan Nawa Cita di bidang ekonomi yang menekankan kedaulatan dan kemandirian bangsa. "Kehadirannya di kabinet mewakili ekonom-ekonom anti neoliberal," tandas Ray Rangkuti.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kota Malang miliki Kampung Aloevera di Kecamatan Sukun, Kota Malang
Jumat, 05 Juni 2020 - 18:27 WIB
Siapa yang tak tahu Kampung Warna-Warni Jodipan (KWJ) di Kelurahan Jodipan, Kota Malang, Kampung tem...
Kemenperin susun kriteria usaha penerima stimulus pemulihan ekonomi
Jumat, 05 Juni 2020 - 13:39 WIB
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) sedang menyusun berbagai kriteria sektor usaha yang akan mend...
Pemerintah berupaya jaga kinerja ekspor manufaktur saat pandemi
Jumat, 05 Juni 2020 - 13:19 WIB
Kementerian Perdagangan (Kemendag) berupaya menjaga kinerja ekspor nonmigas, khususnya pada sektor m...
Rupiah terus menguat, tembus level Rp13.885 hingga siang hari ini
Jumat, 05 Juni 2020 - 13:06 WIB
Rupiah terus menguat hingga perdagangan siang hari ini, Jumat (5/6). Pukul 11.45 WIB, rupiah di pasa...
IHSG melemah 0,42% ke 4.896 pada akhir perdagangan sesi I hari ini
Jumat, 05 Juni 2020 - 12:55 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 20,43 poin atau 0,42% ke 4.896,27 pada akhir perd...
Gugas COVID-19 umumkan sembilan sektor ekonomi yang kembali dibuka
Jumat, 05 Juni 2020 - 12:14 WIB
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Doni Monardo mengatakan, pemerintah telah memperti...
Rupiah spot dibuka menguat pada awal perdagangan hari ini 
Jumat, 05 Juni 2020 - 10:58 WIB
Rupiah dibuka menguat pada perdagangan pasar spot hari ini, Jumat (5/6). Pukul 09.17 WIB, rupiah di ...
IHSG dibuka koreksi pada awal perdagangan hari ini 
Jumat, 05 Juni 2020 - 10:29 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah mengekor bursa saham global dan bursa regional pad...
Kementan ingatkan petani percepat musim tanam kedua tahun ini
Kamis, 04 Juni 2020 - 20:47 WIB
Kementerian Pertanian (Kementan) mengingatkan para petani di seluruh tanah air untuk segera memperce...
DPRD Sumut optimis petani Humbahas hasilkan bawang putih berkualitas
Kamis, 04 Juni 2020 - 20:36 WIB
Ketua DPRD Sumatera Utara, Baskami Ginting optimis petani di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas)...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV