Kiri Kanan
Panglima TNI tinjau simulasi pengamanan pelantikan Presiden di Monas
Elshinta
Jumat, 18 Oktober 2019 - 12:05 WIB | Penulis : Dody Handoko | Editor : Administrator
Panglima TNI tinjau simulasi pengamanan pelantikan Presiden di Monas
Foto: Ist

Elshinta.com - Sebanyak 30.000 personel gabungan TNI-Polri akan diterjunkan untuk mengamankan pengambilan sumpah dan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI, pada Minggu (20/10) mendatang. Guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, prajurit TNI melaksanakan simulasi pengamanan tersebut.

Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Pangkostrad Letjen TNI Besar Harto Karyawan, S.H., Asops Panglima TNI Mayjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M., Aslog Panglima TNI Marsda TNI Kukuh Sudibyanto, Pangdam Jaya Mayjen TNI Eko Margiyono dan Kapuspen TNI Mayjen TNI Sisriadi meninjau secara langsung simulasi yang digelar di Silang Monas, Jakarta Pusat, Jumat (18/10).

Sehari sebelumnya, di tempat yang sama, Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. telah memimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Dalam Rangka Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI Tahun 2019. “Pasukan yang ditugaskan dalam rangka mengamankan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI sebanyak 30 ribu personel,” katanya.

“Pengamanan mulai dilaksanakan hari ini (Kamis, 17/10/2019), dimana pasukan yang terlibat sudah di insert ke wilayah-wilayah sesuai tanggung jawabnya. Ring 1 dilaksanakan dan di bawah tanggung jawab Paspampres, Ring 2 dibawah tanggung jawab TNI dan Ring 3 di bawah tanggung jawab gabungan antara TNI, Polri dan unsur lainnya,” jelas Panglima TNI saat itu.

Panglima TNI juga mengatakan bahwa obyek yang akan diamankan di antaranya Presiden, Wakil Presiden dan keluarganya, tamu-tamu undangan baik luar negeri seperti Kepala Negara, Kepala Pemerintahan dan utusan khusus, mulai dari saat kedatangan, di perjalanan sampai dengan tempat hotel maupun wisma, hingga sampai ke gedung DPR/MPR.

Untuk pengamanan sarana prasaran dan tempat-tempat perekonomian menjadi konsentrasi dengan perimeter yang sudah ditentukan.

“Beberapa titik kritis yang harus diperkuat diantaranya adalah gedung DPR/MPR, Istana Presiden, Bandara Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, PLN, Pertamina dan tempat-tempat lain yang dianggap perlu untuk diamankan termasuk Glodok dan Jembatan Tiga,” tutup Panglima TNI. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Mahfud: Reuni 212 tak perlu pengamanan khusus
Kamis, 21 November 2019 - 12:37 WIB
Elshinta.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD menyebutk...
 DPR: Industri dalam negeri harus ikut berkiprah di bidang pertahanan
Rabu, 20 November 2019 - 12:57 WIB
Elshinta.com - Sudah saatnya dukungan terhadap industri yang dibangun oleh anak-anak bangsa, ti...
Kelompok teroris di Medan punya bendahara, ada penyalur dananya?
Selasa, 19 November 2019 - 07:28 WIB
Elshinta.com - Pihak kepolisian kini menyelidiki dugaan aliran dana ke kelompok tersangka ...
Kelompok teroris Medan ingin dirikan negara sendiri
Selasa, 19 November 2019 - 07:08 WIB
Elshinta.com - Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Agus Andrianto menyebut kelompok tersangk...
Incar polisi, pelaku bom terusik dan dendam
Selasa, 19 November 2019 - 06:56 WIB
Elshinta.com - Polisi menetapkan puluhan orang tersangka terkait bom bunuh diri di Mapolre...
Pengamat: Polri memang dijadikan musuh oleh kelompok teror
Senin, 18 November 2019 - 20:07 WIB
Elshinta.com - Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan bahwa aparat kepolis...
Jelang Pilkades serentak, Polres Kudus gelar apel pergeseran pasukan
Senin, 18 November 2019 - 19:55 WIB
Elshinta.com - Ribuan personel gabungan dari aparat kepolisian, TNI dan perlindungan masya...
Kapolda Papua sebut ada indikasi KKB ganggu kawasan Freeport
Senin, 18 November 2019 - 15:06 WIB
Elshinta.com - Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan ada indikasi kelompok k...
Aksi teror sasar petugas kepolisian, Polri: Risiko pekerjaan
Senin, 18 November 2019 - 14:15 WIB
Elshinta.com - Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo menggelar keterangan pers terka...
11.191 petugas KAI siaga amankan perjalanan Natal-Tahun Baru
Senin, 18 November 2019 - 13:59 WIB
Elshinta.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyiagakan total 11.191 petugas untuk me...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
Deru Cantik