Kemendikbud nilai teknologi hanya alat capai tujuan pendidikan
Elshinta
Jumat, 18 Oktober 2019 - 16:46 WIB |
Kemendikbud nilai teknologi hanya alat capai tujuan pendidikan
Staf Ahli Mendikbud Bidang Inovasi dan Daya Saing, Ananto Kusuma Seta. Sumber foto: https://bit.ly/2BmVDrT

Elshinta.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyatakan bahwa teknologi hanya alat untuk mencapai tujuan pendidikan sehingga penggunaannya di dalam sistem pendidikan harus dimanfaatkan secara bijak.

"Jadi teknologi itu hanya alat untuk mencapai tujuan. Alat tidak bisa menggantikan orangnya," kata Staf Ahli Mendikbud Bidang Inovasi dan Daya Saing, Ananto Kusuma Seta seusai mengisi acara Indonesia Education Forum 2019 di International Habibie Festival, Jakarta, Jumat (18/10).

Ia mengatakan dalam era Industri 4.0 pendidikan harus bisa memenuhi permintaan pelanggan. Pelanggan dalam pendidikan adalah dunia kerja dari lulusan yang dihasilkan dan murid itu sendiri.

Dunia kerja dan murid, menurutnya, saat ini telah berubah seiring dengan masuknya teknologi ke dalam sistem pendidikan. Oleh karena itu, pendidikan, katanya, harus menyesuaikan diri dan mengubah diri. Ia mengatakan ada banyak hal yang harus disesuaikan seiring dengan upaya penyesuaian tersebut di antaranya adalah pola pembelajaran.

"Pola pembelajaran kita yang dulunya berbasis satu kelas, satu direction, dengan teknologi tentu bisa belajar di mana saja dan kapan saja," tuturnya, dikutip Antara. (Fan/Der)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Imbas Covid-19, setelah ditutup PP-IPTEK kembali dibuka untuk umum
Kamis, 09 Juli 2020 - 21:23 WIB
Setelah puncak pandemi Covid-19 melandai, Pusat Peraga Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP-IPTEK) Kem...
SNI SMKI solusi wujudkan sistem pemerintahan berbasis elektronik
Kamis, 09 Juli 2020 - 14:17 WIB
Dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintah yang bersih, efektif, transparan dan akuntbel, serta ...
Kemenkes-Kementan diminta sinergi garap produk eucalyptus
Rabu, 08 Juli 2020 - 08:47 WIB
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Hasan Aminuddin meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk meninda...
Kementan tegaskan kalung eucalyptus tidak diklaim sebagai antivirus, namun demikian...
Selasa, 07 Juli 2020 - 07:54 WIB
Kementerian Pertanian melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian menegaskan bahwa produk in...
Eucalyptus diklaim bisa cegah COVID-19, ini penjelasan Kementan
Senin, 06 Juli 2020 - 12:48 WIB
Kementerian Pertanian akan memproduksi secara massal kalung dari tanaman eucalyptus yang diklaim bis...
Gelar HAI Fest 2020, TelkomGroup kedepankan pentingnya transformasi digital
Minggu, 05 Juli 2020 - 09:30 WIB
Sebagai perusahaan telekomunikasi terbesar dan terdepan di Indonesia, PT Telekomunikasi Indonesia (P...
Pengangkut Rocket Lab gagal capai orbit, kehilangan muatan satelit
Minggu, 05 Juli 2020 - 08:49 WIB
Sebuah roket dari perusahaan peluncuran satelit berukuran kecil, Rocket Lab, gagal mencapai orbit se...
Tencent rilis TAD Sim 2.0 generasi baru, platform pengembangan simulasi swakemudi
Rabu, 01 Juli 2020 - 08:48 WIB
Raksasa teknologi dan game Tiongkok, Tencent merilis TAD Sim 2.0 generasi baru, berupa platform simu...
Hikmah dibalik COVID-19, hasilkan alat pengolah sampah jadi pupuk dan pengusir hama
Senin, 29 Juni 2020 - 06:59 WIB
Pandemi COVID-19 bagi warga yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Lingkungan (MPL) 02 menjadi hikma...
Startup Jepang ciptakan masker cerdas terkoneksi internet
Minggu, 28 Juni 2020 - 10:51 WIB
Ketika penggunaan masker menjadi kewajiban dalam era normal baru pandemi COVID-19, startup Jepang Do...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV