Mau sukses bisnis kriya? Perhatikan tiga hal ini
Elshinta
Jumat, 18 Oktober 2019 - 10:55 WIB | Penulis : Cucun Hendriana | Editor : Dewi Rusiana
Mau sukses bisnis kriya? Perhatikan tiga hal ini
Ilustrasi: Foto: Elshinta.com/Reza Hardiyani

Elshinta.com - Bisnis craft atau kriya memiliki potensi yang cukup besar. Pasarnya bukan hanya dalam negeri tetapi juga menyasar hingga luar negeri.

Pangsa pasar yang luas, kebutuhan modal yang tidak terlalu besar, dan pembuatan yang relatif cukup mudah dipelajari, membuat industry kriya diminati banyak pelaku usaha.

Dirangkum dari eMajels, jika Anda  tertarik untuk menggeluti bisnis ini, berikut tiga hal yang harus diperhatikan.

Keindahan

Umumnya produk kriya sangat mengandalkan pada aspek keindahan. Faktor keindahan ini ditonjolkan karena pada akhirnya aspek kreativitas itu dinikmati berdasarkan pandangan mata.  Namun demikian industri craft adalah industri yang sangat luas mulai dari memanfaatkan bahan baku dasar seperti rotan, kayu sampai kepada pemanfaatan sampah buangan yang didaur ulang seperti kabel, baut, kawat, serpihan kayu, bubuk kayu dan sejenisnya.

Kebermanfaatan

Pasca tahun 2000 industri kreatif tidak hanya mengandalkan keindahan. Produk-produk industri ini sudah mulai merambah pada unsur kebermanfaatan, misalnya selimut yang berasal dari kain perca atau meja yang berasal dari serbuk kayu dan sejenisnya.

Muncul manfaat ini memberi nilai tambah sehingga nilai jual dari produk kreatif ini sangat tergantung bukan pada keindahan namun dari segi kegunaannya.

Nilai Tambah

Tampak sekali bahwa industri kreatif perlu penajaman pada aspek nilai tambah dari bahan baku yang terkumpulkan. Atau dalam bahasa ekonomi dapat dinyatakan bahwa industri kreatif pada craft diharapkan memanfaatkan semua bahan baku yang memiliki harga yang tidak berarti namun setelah dikumpulkan dan diolah memiliki harga dan nilai ekonomi yang sangat berarti.

Singkat kata, prospek industri kreatif sangatlah besar. Tak terbatas secara waktu, sungguh pun memiliki risiko, masing-masing pasar mempunyai segmen tersendiri.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Tertarik dengan waralaba kaki lima? Agar tidak merugi, ini tipsnya…
Kamis, 20 Februari 2020 - 14:37 WIB
Kelebihan dari waralaba kaki lima adalah pencapaian sales pada target minimumnya dapat cepat diraih ...
Wah, perputaran bisnis burung ternyata capai Rp1,7 T, ini kata Teten Masduki
Senin, 17 Februari 2020 - 11:09 WIB
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengajak para penggemar burung atau kicau mania untuk berkope...
Ini 6 kunci sukses UKM kelola bisnis kedai kopi
Jumat, 14 Februari 2020 - 14:29 WIB
Ada enam kunci sukses bagi para pelaku UKM dalam mengelola bisnis kedai kopi. Yaitu, produk inovatif...
Jadi etalase produk UKM, Sarinah bakal genjot peluang ekspor
Selasa, 11 Februari 2020 - 16:35 WIB
Sejak Sarinah bertransformasi menjadi etalase produk UKM, penjualan produk UKM di Sarinah mengalami ...
Punya modal pas-pasan, bisnis apa yang paling cocok?
Jumat, 07 Februari 2020 - 12:11 WIB
Berbisnis itu nomor satu tidak kepentok dengan modal kecil. Jadi Anda harus keluar dulu dari pagar m...
Masih tren nih, bagaimana peluang bisnis di industri kopi?
Jumat, 31 Januari 2020 - 10:36 WIB
Industri kopi yang terus booming saat ini, membuka kesempatan berusaha dengan mendirikan bisnis kopi...
Dorong UKM naik kelas, Kemenkop gandeng komunitas pekerja kreatif
Kamis, 23 Januari 2020 - 10:18 WIB
Kali ini, kementerian yang dikomandoi Teten Masduki itu menggandeng Kreavi, sebuah wadah ekonomi kre...
Jumlah warung tradisional capai 3,5 juta, Teten: Tantangan warung itu besar, harus mulai serba pintar
Senin, 16 Desember 2019 - 15:16 WIB
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan warung tradisional yang kini jumlahnya 3,5 juta wa...
Jurus Teten untuk pengarusutamaan UMKM dalam ekonomi nasional
Rabu, 11 Desember 2019 - 09:59 WIB
Kementerian Koperasi dan UKM menyusun Strategi Pemberdayaan UMKM dalam lima tahun ke depan. Strategi...
Teten minta daerah fokus kembangkan produk unggulan
Senin, 09 Desember 2019 - 11:30 WIB
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menegaskan, setiap daerah harus fokus dalam mengembangkan pro...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)