Kiri Kanan
Mahfud MD yakin pelantikan presiden dan wakil presiden berjalan lancar 
Elshinta
Kamis, 17 Oktober 2019 - 19:35 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Mahfud MD yakin pelantikan presiden dan wakil presiden berjalan lancar 
Mahfud MD. Sumber foto: https://bit.ly/2KoYy9d/elshinta.com.

Elshinta.com - Mantan Ketua Makamah Konstitusi Mahfud MD meyakini pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Joko Widodo-Ma’ruf Amin Minggu, 20 Oktober 2019, akan berjalan lancar.

“Saya optimistis pelantikan akan berjalan lancar dan baik 100 persen,” kata Mahfud MD di Jakarta, Rabu (16/10).

Mahfud mengatakan, yang kini perlu diperhatikan yakni memastikan Jokowi bisa membenahi kebijakan-kebijakan pemerintah. Antara lain memperbaiki proses demokrasi di tanah air. “Harapannya setelah dilantik menjadi presiden, jokowi harus menjalankan pemerintahan yang lebih baik,” katanya.

Mahfud mengakui, kini proses pemilu sudah usai. Hal iti ditandai dengan selesainya tahapan-tahapan pemilu.  Masyarakat dan elit-elit politik kata Mahfud, harus menerimanya dengan lapang. “Kita kan sudah memilih presiden dan wakilnya, yang secara legal dan konstitusional sudah sah, jadi secara politik itu, pemerintah baru ini sudah terpilih secara sah,” ujarnya.

Terpisah, pengamat hukum tata negara, Margharito Kamis optimis pelantikan presiden akan berjalan dengan mulus dan lancar. “Saya kira semua berjalan lancar, apalagi puluhan ribu aparat keamanan sudah berjaga. Siapa yang berani menggagalkan pelantikan itu. Aparat pasti akan bertindak tegas,” katanya seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Rama Pamungkas.

Sementara, Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP), Benny Soesatyo, menyatakan mengawal pelantikan presiden secara aman dan damai adalah tugas sejarah. “Dengan acara ini berjalan damai, maka bisa memberi respon positif dunia internasional kepada Indonesia. Karena itu bangsa Indonesia harus berjiwa satria  dan harus mau berjuang mengakhiri kegaduhan politik yang selama melukai kedaulatan rakyat Indonesia,” katanya.

Sebanyak 30.000 personil TNI/POLRI dikerahkan bersiaga mengamankan kompleks DPR selama pelantikan Presiden dan Wakil Presiden. Ribuan personil gabungan melakukan penyisiran di ring satu dan dua agar pelantikan berjalan lancar. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
NU Kediri gelar audiensi, titip pesan tangkal radikalisme
Minggu, 10 November 2019 - 18:36 WIB
Elshinta.com - Setelah melakukan audiensi dengan sejumlah kadernya yang maju dalam bursa P...
Ridwan Kamil diundang langsung Surya Paloh hadiri Kongres NasDem
Minggu, 10 November 2019 - 14:26 WIB
Elshinta.com - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengaku diundang langsung oleh Ketua Umum...
Pilkada Serentak 2020, Kader PPP Sumut diajak rangkul kembali para ulama
Sabtu, 09 November 2019 - 20:56 WIB
Elshinta.com - Seluruh kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sumatera Utara diajak untu...
NasDem bantah reaktif tanggapi candaan Presiden
Sabtu, 09 November 2019 - 16:49 WIB
Elshinta.com - Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh membantah dirinya reaktif menangga...
Tak ada mahar politik dalam pengajuan calon kepala daerah dari PPP
Sabtu, 09 November 2019 - 13:15 WIB
Elshinta.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Sumatera Utara menegaskan bahwa...
Bawaslu Jabar tegaskan petahana tak gunakan APBD sebagai modal politik
Jumat, 08 November 2019 - 09:07 WIB
Elshinta.com - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat, Abdullah Dahlan meneg...
Politik identitas masih akan berlanjut di Pilkada 2020
Kamis, 07 November 2019 - 20:06 WIB
Elshinta.com - Dosen Ilmu Politik Universitas Paramadina Ahmad Khoirul Umam meyakini politik id...
Pengamat: NasDem tak akan terbuka nyatakan keluar dari kekuasaan
Selasa, 05 November 2019 - 11:57 WIB
Elshinta.com - Akademisi dari Universitas Muhammadiyah Kupang, Dr. Ahmad Atang, MSi mengat...
3 November 1945: Tonggak demokrasi dalam sebuah maklumat 
Minggu, 03 November 2019 - 08:11 WIB
Elshinta.com - 3 November 1945 bisa disebut sebagai tonggak demokrasi di Indonesia. I...
NasDem: Surya Paloh tak kecewa Gerindra gabung pemerintah
Sabtu, 02 November 2019 - 16:29 WIB
Elshinta.com - Ketua DPP Partai Nasional Demokrat (NasDem) Willy Aditya menegaskan tidak a...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)