Mulai besok, produk makanan dan minuman dapat ajukan sertifikasi halal
Elshinta
Rabu, 16 Oktober 2019 - 16:37 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Dewi Rusiana
Mulai besok, produk makanan dan minuman dapat ajukan sertifikasi halal
Label halal MUI. Foto: https://bit.ly/2VLt4xG/elshinta.com.

Elshinta.com - Pemerintah mulai mewajibkan pelabelan halal untuk semua produk konsumen. Mulai Kamis (17/10) besok, dimulai tahapan produk makanan dan minuman dapat mengajukan sertifikasi halal.

Namun, tingginya biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan lisensi dan tidak adanya pedoman yang jelas untuk mendapatkan sertifikat membuat jutaan industri lokal yang belum memiliki sertifikat berada dalam ketidakpastian.

Disampaikan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), pengajuan sertifikasi halal untuk pertama kali akan berlaku pada 17 Oktober 2019 untuk produk dan layanan makanan dan minuman, sebelum diperluas secara bertahap hingga mencakup obat-obatan, kosmetik, dan barang-barang konsumen lainnya. 

Mengutip Bloomberg, Rabu (16/10), sejumlah besar perusahaan kecil dan menengah tengah berjuang untuk memenuhi peraturan yang tanpa pedoman teknis yang terperinci tersebut.

Dengan beleid ini, Indonesia berupaya memposisikan dirinya sebagai salah satu pusat ekonomi dan keuangan Syariah karena permintaan akan produk halal di negara muslim terbesar di dunia ini melonjak.

Sejumlah perusahaan besar seperti Nestle SA hingga Unilever mengembangkan lebih banyak produk halal untuk memanfaatkan pertumbuhan populasi dan menjamurnya kelas menengah di Indonesia.

"Hampir semua bisnis di berbagai sektor, baik yang besar atau kecil, memiliki keprihatinan pada kebijakan jaminan produk halal," ujar Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Shinta Widjaja Kamdani kepada Bloomberg seperti dikutip dari Kontan. 

Ia mengatakan, jika aturan ini diterapkan tanpa panduan yang jelas, itu dapat disalahgunakan dan akan merugikan bisnis.

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman (GAPMMI) Adhi S Lukman mengatakan, pemerintah belum merinci bagaimana rencananya untuk mensubsidi usaha kecil dan menengah yang belum mengantongi sertifikat halal.

Bahkan juga kepada industri yang telah memenuhi semua kriteria untuk pelabelan halal tapi belum dapat memperoleh sertifikat. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kemenkeu catat realokasi APBD untuk COVID-19 capai Rp67,8 triliun
Rabu, 03 Juni 2020 - 14:57 WIB
Kementerian Keuangan mencatatkan 489 daerah telah menyesuaikan pendapatan dan belanja dalam Anggaran...
IHSG menguat 0,97% ke 4.894 pada akhir perdagangan sesi I hari ini 
Rabu, 03 Juni 2020 - 14:11 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 47,09 poin atau 0,97% ke 4.894,59 pada akhir perd...
Kemenkeu sebut penerapan normal baru akan percepat perumusan kebijakan
Rabu, 03 Juni 2020 - 13:31 WIB
Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Astera Primanto Bhakti menyebutkan melal...
Presiden Jokowi minta pemulihan ekonomi dilakukan secara hati-hati
Rabu, 03 Juni 2020 - 12:56 WIB
Presiden Joko Widodo meminta pemulihan ekonomi Indonesia dapat dilakukan dengan hati-hati, mencegah ...
Jokowi: Pertumbuhan ekonomi kuartal selanjutnya jangan sampai minus
Rabu, 03 Juni 2020 - 12:44 WIB
Presiden Joko Widodo meminta berbagai program pemulihan ekonomi nasional (PEN) segera diterapkan aga...
Presiden minta konsep berbagi beban diterapkan selama pandemi
Rabu, 03 Juni 2020 - 12:01 WIB
Presiden Joko Widodo meminta agar konsep berbagi beban atau `sharing the pain` diterapkan terutama d...
IHSG menguat dekati level psikologis 5.000
Rabu, 03 Juni 2020 - 10:09 WIB
Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu pagi, bergerak menguat mende...
Pulihkan ekonomi, Indef minta pemerintah lebih fokus turunkan kasus COVID-19
Rabu, 03 Juni 2020 - 08:39 WIB
Lembaga kajian ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef) meminta pemerintah...
Dunia usaha sebut `new normal` ekonomi kepentingan nasional 
Rabu, 03 Juni 2020 - 07:36 WIB
Kalangan dunia usaha mendukung upaya pemerintah membuka kembali perekonomian di era `new normal`.
Kemnaker catat 1,7 juta pekerja terdampak pandemi sampai akhir Mei
Selasa, 02 Juni 2020 - 21:36 WIB
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat 1.792.108 pekerja Indonesia dirumahkan atau terkena ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV