Menteri Ekonomi 16 negara peserta KEKR hadir di Bangkok
Elshinta
Rabu, 16 Oktober 2019 - 14:27 WIB | Penulis : Dody Handoko | Editor : Sigit Kurniawan
Menteri Ekonomi 16 negara peserta KEKR hadir di Bangkok
Foto: Dody Handoko/Elshinta.com

Elshinta.com - Para Menteri Ekonomi dari 16 negara peserta Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (Regional Comprehensive Economic Partnership/RCEP) kembali bertemu pada Pertemuan Intersesi ke-9 di Bangkok, Thailand. Ini merupakan Pertemuan Intersesi Menteri RCEP yang ke-9 selama 7 tahun perundingan dan ke-3 pada tahun ini setelah pertemuan yang ke-2 pada Agustus 2019.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan, pertemuan ini sangat penting untuk memastikan penyelesaian perundingan RCEP. Penyelesaian perundingan RCEP rencananya diumumkan Kepala Negara/Pemerintahan Negara Peserta RCEP pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) RCEP ke-3 pada 4 November 2019 di Bangkok, Thailand.

“Pertemuan ini merupakan pertemuan terakhir tingkat menteri untuk memutuskan penyelesaian isu-isu 'single outlier'. Isu-isu single outlier harus dituntaskan agar tim perunding dapat menyelesaikan perundingan dalam sisa waktu yang ada hingga diumumkan pada 4 November mendatang,” ujar Mendag dalam keterangannya, Rabu (16/10).

Menurut Mendag, para Menteri menyambut baik kemajuan signifikan yang dicapai pada putaran perundingan ke-28 pada 19--27 September 2019 di Da Nang, Vietnam. Saat itu sempat ada kekhawatiran mengenai target penyelesaian mengingat waktu yang tersisa hanya sekitar dua minggu. 

Kekhawatiran terutama juga muncul karena meski sudah dirundingkan selama lebih dari tujuh tahun, masih terdapat 1 negara yang belum menyetujui draf teks perjanjian (single outlier) dari total 16 negara peserta RCEP.

Mendag menjelaskan, sebelum masuk pertemuan khusus ASEAN (caucus), terlebih dahulu dilaukan TROIKA plus dengan negara peserta RCEP yang disebut single outlier, yang pertama dengan Malaysia, Jepang dan terakhir India. Setelah itu, pembahasan dilanjutkan dalam format pleno dengan seluruh peserta RCEP yang hanya didampingi masing-masing Ketua Trade Negotiations Committee (TNC)-nya.

"Setelah melalui pembahasan yang sangat intensif lebih dari tiga jam, kami dapat mencapai suatu paket resolusi bagi seluruh isu tersisa. Pada akhir pertemuan, kami meminta TNC melakukan finalisasi dalam waktu kurang lebih 10 hari ke depan, sehingga kami dapat melaporkan penyelesaiannya kepada para pemimpin di awal November nanti untuk diumumkan,” ujar Mendag.

Pertemuan lebih lanjut sepakat untuk melakuan pertemuan kembali sebelum dilaporkan ke para pemimpin, sebagaimana usulan Mendag Enggartiasto, untuk melakukan finalisasi akhir perunding, setelah kelompok perunding bekerja menyelesaikannya dalam 10 hari ke depan. Mendag menekankan, seluruh menteri berkomitmen mengerahkan upaya maksimal untuk menyelesaikan perundingan.

Menurut Mendag, berdasarkan pengalaman, perundingan lebih efektif jika negara single outlier ditemui satu per satu, karena dinilai efektif untuk mengetahui perhatian utama sekaligus mencari langkah solusi yang akan ditempuh. 

Untuk itu, ASEAN melakukan pertemuan dalam format “TROIKA Plus One”. TROIKA Plus One terdiri dari Indonesia sebagai negara koordinator, Thailand sebagai ketua ASEAN, Sekjen ASEAN, serta Singapura sebagai ketua ASEAN tahun lalu yang bertindak sebagai “plus”.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Infeksi corona di Jepang capai 2.000 kasus
Selasa, 31 Maret 2020 - 13:44 WIB
Infeksi virus corona di Jepang mencapai 2.000 kasus pada Selasa (31/3), menurut perhitungan Reuters ...
Bank Dunia rekomendasikan enam langkah atasi dampak ekonomi akibat corona
Selasa, 31 Maret 2020 - 13:33 WIB
Bank Dunia merekomendasikan enam langkah dalam mengatasi dampak wabah virus corona baru atau COVID-1...
Jepang desak warga tidak kunjungi 73 negara dan wilayah
Selasa, 31 Maret 2020 - 13:25 WIB
Pemerintah Jepang mendesak warganya untuk tidak melakukan perjalanan ke 73 negara dan wilayah, atau ...
Sejumlah objek wisata populer di Shanghai ditutup lagi
Selasa, 31 Maret 2020 - 12:17 WIB
Sejumlah objek wisata populer di Kota Shanghai yang sempat dibuka beberapa hari lalu ditutup lagi di...
Bank Dunia desak G20 tidak batasi ekspor untuk pasokan pandemi
Selasa, 31 Maret 2020 - 09:35 WIB
Bank Dunia pada Senin (30/3/2020) mendesak Kelompok 20 negara ekonomi utama (G20) untuk menahan diri...
Harga minyak jatuh, dekati 20 dolar di tengah kekhawatiran permintaan
Selasa, 31 Maret 2020 - 06:57 WIB
Harga minyak tergelincir pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), karena kekhawatiran atas pe...
Korea Utara mengaku sukses lakukan uji peluncur roket ganda
Senin, 30 Maret 2020 - 13:59 WIB
Uji coba terbaru Korea Utara terhadap peluncur roket ganda super besar yang dilaksanakan sehari sebe...
Prancis catat 2.606 kematian akibat corona
Senin, 30 Maret 2020 - 13:38 WIB
Otoritas kesehatan Prancis pada Minggu (29/3) melaporkan 292 kematian baru akibat virus corona, naik...
Korban meninggal akibat COVID-19 di Italia melonjak jadi 10.779
Senin, 30 Maret 2020 - 11:04 WIB
Jumlah korban meninggal akibat wabah COVID-19 di Italia melonjak 756 menjadi 10.779 kematian, demiki...
Pesawat evakuasi medis meledak di Filipina, delapan orang tewas
Senin, 30 Maret 2020 - 06:12 WIB
Sebuah pesawat evakuasi medis meledak saat lepas landas di ibukota Filipina pada Minggu (29/3), mene...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)