Zulkifli Hasan bertemu Presiden bahas koalisi dan amandemen UUD 1945, ini kata PAN
Elshinta
Senin, 14 Oktober 2019 - 19:56 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Sigit Kurniawan
Zulkifli Hasan bertemu Presiden bahas koalisi dan amandemen UUD 1945, ini kata PAN
Presiden Jokowi dan Zulkifli Hasan. Sumber foto: https://bit.ly/32gaeBc

Elshinta.com - Ketua Umum (Ketum) PAN, Zulkifli Hasan melakukan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) Jokowi di Istana Merdeka, Senin (14/10). Isu yang mencuat pada pertemuan tersebut adalah membicarakan koalisi dan amandemen UUD 1945.

Anggota Dewan Kehormatan PAN, Drajat Wibowo menegaskan bahwa sikap PAN ada di luar Pemerintah. Ia juga meyakini Zulkifli Hasan akan mengatakan sikap PAN kepada Presiden terkait koalisi. "Tidak mungkin bang Zul menyampaikan sesuatu yang bukan sikap PAN," kata Drajat saat dihubungi Elshinta, Senin (14/10).

Sedangkan untuk amandemen UUD 1945, ia menyatakan harus duduk bersama dengan partai politik lainnya. Karena UUD 1945 adalah salah satu pondasi Bangsa Indonesia.

"Yang dibahas hanya ada satu dua isu saja, akan tetapi bisa saja ini jadi bola liar, orang jadi ingin memasukan beberapa isu dan pasal untuk diamandemen," jelasnya.

Isu amandemen UUD 1945 semakin berkembang, terlebih setelah pertemuan Prabowo dan Surya Paloh yang mengisyaratkan adanya amandemen yang lebih luas lagi. "Maka dari itu, saya rasa wajar saja bila Ketua Umum (partai) untuk bertemu dengan sejumlah ketua umum parpol dan semua pimpinan politik yang ada," tandasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pimpinan OPD agar pro aktif menyampaikan LAKIP, LKPJ serta RKPD
Selasa, 25 Februari 2020 - 19:28 WIB
Bupati Langkat, Sumatera Utara Terbit Rencana PA meminta, seluruh pimpinan OPD untuk pro aktif menya...
Atet: Dengan JUK, belanja di koperasi lebih murah 
Selasa, 25 Februari 2020 - 19:07 WIB
Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (KUMKM) Kota Bandung meluncurkan Jaringan Usaha Kopera...
DPN APTRI minta pemerintah tak impor gula konsumsi
Selasa, 25 Februari 2020 - 18:59 WIB
Sekertaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Moha...
Pemerintah provinsi tutup lalu lintas ternak babi keluar masuk NTT
Selasa, 25 Februari 2020 - 17:45 WIB
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur menutup wilayah atau tidak mengizinkan lalu lintas ternak ba...
Luhut sebut kebijakan Edhy Prabowo berdasarkan studi
Selasa, 25 Februari 2020 - 17:39 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut sejumlah kebij...
Wasrik Itjenau periksa pelaksanaan program kerja Lanud Silas Papare
Selasa, 25 Februari 2020 - 17:18 WIB
Inspektorat Jenderal Angkatan Udara melakukan pemeriksaan pelaksanaan program kerja Lanud Silas Papa...
Pemerintah Aceh Tamiang studi banding ke Diskominfo Langkat
Selasa, 25 Februari 2020 - 17:07 WIB
Pemerintah Aceh Tamiang, Provinsi Aceh melakukan studi banding ke Dinas Komunikasi dan Informatika (...
Sejumlah wilayah di Sidoarjo terendam banjir
Selasa, 25 Februari 2020 - 15:55 WIB
Sejumlah wilayah di Sidoarjo, Jawa Timur seperti Sidokare, Sepande, dan Banjarpoh terendam banjir me...
Pelarangan angkutan mobil barang `ODOL` berlaku penuh awal 2023
Selasa, 25 Februari 2020 - 14:38 WIB
Pemerintah menetapkan pelarangan angkutan mobil barang yang Over Dimension and Over Load atau ODOL, ...
Peringatan dini cuaca Daerah Istimewa Yogyakarta siang ini
Selasa, 25 Februari 2020 - 14:28 WIB
Peringatan dini cuaca untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diprediksi akan turun hujan, Se...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)