Kiri Kanan
Izin peledakan batu PT MSS dibawah Polda Jabar
Elshinta
Senin, 14 Oktober 2019 - 17:07 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Sigit Kurniawan
Izin peledakan batu PT MSS dibawah Polda Jabar
Sumber foto: M Rijaldi/Radio Elshinta

Elshinta.com - Peledakan batu yang dilakukan PT Mandiri Sejahtera Sentra (MSS) di Kampung Cihandeuleum, Desa Sukamulya, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada Selasa (8/10) lalu yang menyebabkan tujuh rumah mengalami kerusukan dinilai izin pertambangannya telah sesuai prosedur oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Jabar. 

Kepala Bidang Pengendalian Dinas PMPTSP Jabar, Diding Abidin kepada Kontributor Elshinta, M Rijaldi, Senin (14/10) mengatakan, izin peledakan batu tersebut ada di bawah kewenangan Polda Jabar, namun izin untuk mendirikan usaha tambang ada dipihaknya dan hal tersebut sudah sesuai prosedur. "Intinya, kalau izin pertambangan dari provinsi sudah betul, tetapi izin lain di atas izin itu, yaitu izin peledakan bukan kewenangan kita karena keluar dari Polda Jabar," katanya di Gedung Sate Bandung.

Menurut Diding, PT MSS saat ini sudah melakukan perpanjangan Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi pertama, dan kini sudah melakukan perpanjangan yang kedua hingga tahun 2020. Untuk Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP), IUP Eksplorasi dan IUP Operasi Produksi sebelumnya telah dikeluarkan oleh Pemda Purwakarta. "Karena habis, diperpanjang lah sama kita karena sudah menjadi kewenangan kita berdasarkan UU Nomor 23 Tahun 2014. Izinnya itu tanggal 22 Oktober 2015 dan akan habis 21 Oktober 2020," kata dia.

Diding menegaskan, Dinas PMPTSP Jabar memiliki kewenangan untuk membatalkan maupun mencabut izin pertambangan PT MSS. Namun, pencabutan izin bisa dilakukan pihaknya jika ada permohonan dari semua pihak terkait sesuai pelanggaran yang dilakukan PT MSS.

Sementara itu, mengenai peristiwa hujan batu karena ledakan di Kabupaten Purwakarta lalu, Diding menyampaikan bahwa Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jabar juga akan segera mengevaluasi beberapa kewajiban izin pertambangan lainnya melalui Inspektur Tambang. Pasalnya, terdapat beberapa kewajiban yang harus dijalani PT MSS sebagai pemegang izin. "Kalau gak salah minggu ini Inspektur Tambang Dinas ESDM turun ke lokasi. Dia (PT MSS) juga harus membuat tanggul penahan. Setelah itu kita evaluasi, apakah akan dicabut. Saat ini dihentikan sementara," tutupnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pemkab Jayapura libatkan KPK tingkatkan PAD
Rabu, 13 November 2019 - 20:16 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Daerah Kabupaten Jayapura, Papua bekerjasama dengan Tim Koordina...
Pertamina MOR I berbagi dengan anak-anak penderita kanker
Rabu, 13 November 2019 - 20:07 WIB
Elshinta.com - Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I memberikan perhatian khusus ke...
Kementerian BUMN: Ahok dapat kelola BUMN lebih baik
Rabu, 13 November 2019 - 19:44 WIB
Elshinta.com - Kementerian BUMN meyakini bahwa sosok Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dapa...
Komisi II DPR dukung pembentukan badan regulasi nasional
Rabu, 13 November 2019 - 19:32 WIB
Elshinta.com - Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Dolly Kurnia mengatakan komisinya mendukung pe...
Menteri Sosial: Siapa pun bisa jadi pahlawan pemberantasan kemiskinan
Rabu, 13 November 2019 - 19:21 WIB
Elshinta.com - Menteri Sosial Juliari Batubara mengatakan siapa pun bisa menjadi pahlawan ...
Wali Kota Tebing Tinggi serahkan penghargaan kepada BNN RI
Rabu, 13 November 2019 - 18:46 WIB
Elshinta.com - Upaya Badan Narkotika Nasional (BNN) RI dalam menanggulangi narkotika di wi...
Kementerian PUPR siapkan skenario kebutuhan air di ibu kota negara baru
Rabu, 13 November 2019 - 18:36 WIB
Elshinta.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyiapkan ske...
Keluarga terduga pelaku bom bunuh diri mengaku kaget
Rabu, 13 November 2019 - 18:15 WIB
Elshinta.com - Pihak keluarga terduga pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan merasa ...
Pasien RSJ Prof Dr Soerojo tampilkan kesenian tradisional Kubro Siswo
Rabu, 13 November 2019 - 17:48 WIB
Elshinta.com - Ada yang menarik saat peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55 tahun ...
Presiden: Tak ada toleransi bagi oknum aparat yang halangi kebijakan dan inovasi
Rabu, 13 November 2019 - 17:25 WIB
Elshinta.com - Presiden Joko Widodo sekali lagi meminta kepada aparat penegak hukum untuk ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)