Kapak corong perunggu ditemukan di Situs Bobu Uriyeng di Papua
Elshinta
Senin, 14 Oktober 2019 - 13:18 WIB |
Kapak corong perunggu ditemukan di Situs Bobu Uriyeng di Papua
Sumber Foto: https://bit.ly/2VKutof

Elshinta.com - Kapak corong yang terbuat dari perunggu ditemukan di Situs Bobu Uriyeng, Kampung Dondai, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Papua.

Demikian disampaikan Hari Suroto, arkeolog dari Balai Arkeologi Papua, di Kota Jayapura, Senin (14/10).

Hari menuturkan, kapak perunggu berukuran panjang 13,5 cm, lebar 9,5 cm, dan tebal 1,5 cm yang ditemukan di Situs Bobu Uriyeng, yang berada di bukit di tepi Danau Sentani, merupakan komoditas perdagangan pada masa lalu. "Kapak perunggu didapatkan oleh warga Dondai yang sedang berkebun menanam siapu atau sejenis umbi menjalar," katanya.

Ia menjelaskan bahwa setelah kemunduran jaringan dagang orang Lapita dari Pulau Manus, Britania Baru, sekitar 2500 tahun lalu di Pasifik, ada bukti-bukti konkret tentang transaksi antara pedagang Asia Tenggara dan Papua.

"Kapak perunggu yang ditemukan di Danau Sentani diproduksi di Dongson, tempat yang saat ini merupakan wilayah bagian utara Vietnam, sekitar 2400 hingga 2100 tahun yang lalu," kata Hari, seperti dikutip Antara.

Menurut dia, kapak perunggu yang ditemukan di Danau Sentani dibuat menggunakan teknik a cire perdue, teknik cetak perunggu menggunakan cetakan lilin kemudian dibungkus dengan tanah liat. 

Setelah dipanaskan, tanah selubung akan mengeras sedang lilin di dalamnya mencair dan mengalir keluar dari lubang yang dibuat pada selubung sehingga terbentuk lubang di bagian dalam. Lubang itu kemudian dituangi logam cair yang akan dibentuk. "Setelah dingin semuanya, selubung tanah dipecah, dan keluarlah benda yang dikehendaki itu," kata Hari, alumnus Universitas Udayana Bali.

Menurut dia, hampir mustahil orang Dongson di bagian utara Vietnam mengadakan hubungan dagang langsung dengan Papua.

"Jadi, dapat diasumsikan bahwa masuknya kapak perunggu yang ditemukan di Danau Sentani adalah dengan cara melalui serangkaian perantara yang termasuk dalam suatu jaringan perdagangan dari Asia ke timur. Pada waktu itu, komoditi dagang yang paling dicari para pedagang luar dari orang Papua adalah burung cenderawasih," katanya. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Imbas Covid-19, setelah ditutup PP-IPTEK kembali dibuka untuk umum
Kamis, 09 Juli 2020 - 21:23 WIB
Setelah puncak pandemi Covid-19 melandai, Pusat Peraga Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP-IPTEK) Kem...
SNI SMKI solusi wujudkan sistem pemerintahan berbasis elektronik
Kamis, 09 Juli 2020 - 14:17 WIB
Dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintah yang bersih, efektif, transparan dan akuntbel, serta ...
Kemenkes-Kementan diminta sinergi garap produk eucalyptus
Rabu, 08 Juli 2020 - 08:47 WIB
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Hasan Aminuddin meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk meninda...
Kementan tegaskan kalung eucalyptus tidak diklaim sebagai antivirus, namun demikian...
Selasa, 07 Juli 2020 - 07:54 WIB
Kementerian Pertanian melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian menegaskan bahwa produk in...
Eucalyptus diklaim bisa cegah COVID-19, ini penjelasan Kementan
Senin, 06 Juli 2020 - 12:48 WIB
Kementerian Pertanian akan memproduksi secara massal kalung dari tanaman eucalyptus yang diklaim bis...
Gelar HAI Fest 2020, TelkomGroup kedepankan pentingnya transformasi digital
Minggu, 05 Juli 2020 - 09:30 WIB
Sebagai perusahaan telekomunikasi terbesar dan terdepan di Indonesia, PT Telekomunikasi Indonesia (P...
Pengangkut Rocket Lab gagal capai orbit, kehilangan muatan satelit
Minggu, 05 Juli 2020 - 08:49 WIB
Sebuah roket dari perusahaan peluncuran satelit berukuran kecil, Rocket Lab, gagal mencapai orbit se...
Tencent rilis TAD Sim 2.0 generasi baru, platform pengembangan simulasi swakemudi
Rabu, 01 Juli 2020 - 08:48 WIB
Raksasa teknologi dan game Tiongkok, Tencent merilis TAD Sim 2.0 generasi baru, berupa platform simu...
Hikmah dibalik COVID-19, hasilkan alat pengolah sampah jadi pupuk dan pengusir hama
Senin, 29 Juni 2020 - 06:59 WIB
Pandemi COVID-19 bagi warga yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Lingkungan (MPL) 02 menjadi hikma...
Startup Jepang ciptakan masker cerdas terkoneksi internet
Minggu, 28 Juni 2020 - 10:51 WIB
Ketika penggunaan masker menjadi kewajiban dalam era normal baru pandemi COVID-19, startup Jepang Do...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV