Pengamat: Paham radikal dibawa oleh orginasasi transnasional
Elshinta
Minggu, 13 Oktober 2019 - 10:58 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Administrator
Pengamat: Paham radikal dibawa oleh orginasasi transnasional
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2MbwIOr

Elshinta.com - Pelaku penyerangan terhadap Menko Polhukam, Wiranto diduga terpapar radikalisme. Hal tersebut semakin memperkuat bahwa paham radikal kian merajalela di tengah masyarakat.

Pengamat Intelijen dan Keamanan, Stanislaus Riyanta mengatakan secara definisi radikalisme itu sendiri adalah suatu keinginan akan perubahan secara total dan membalikan nilai-nilai yang ada dengan cara-cara kekerasan.

"Ciri-ciri paham radikal itu, intoleran kemudian fanatik, esklusif, dan dia revolusioner. Nah paham radikal inilah yang menjadi akar dari terorisme," kata Stanislaus kepada Elshinta, Minggu (13/10).

Menurutnya tidak semua orang yang berpaham radikal itu menjadi pelaku teror, tetapi pelaku teror sudah dapat dipastikan memiliki paham radikal.

Seseorang dapat memiliki paham radikal, lanjutnya, karena mendapatkan doktrin dari ajaran yang dibawa oleh kelompok transnasional yang terafiliasi dengan jaringan besar dunia.

Dikatakan Stanislaus, doktrin ini dilakukan kepada lintas tingkat ekonomi dan pendidikan yang ada di masyarakat dengan banyak cara. "Berdasarkan fakta, sudah banyak yang terkena berasal dari latar belakang pendidikan tinggi, bahkan ada juga yang sudah memiliki pekerjaan dengan pendapat sangat tinggi masih terkena paham radikal," ujarnya.

Stanislaus menjelaskan bahwa paham radikal ini semakin marak ketika mudahnya internet di akses oleh semua kalangan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kakorlantas: Pelayanan SIM siap hadapi masa new normal 
Kamis, 04 Juni 2020 - 23:16 WIB
 Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Irjen Istiono menegaskan Satpas SIM wilayah hukum Polda Met...
Kemenpan RB apresiasi Korlantas terapkan protokol kesehatan di Satpas
Kamis, 04 Juni 2020 - 23:06 WIB
Deputi Pelayanan Publik Kemenpan-RB Prof. Diah Natalisa mengapresiasi Korlantas Polri yang telah men...
Panglima TNI sematkan tanda kehormatan Bintang Dharma kepada Kasal dan Kasau
Selasa, 02 Juni 2020 - 19:55 WIB
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto memimpin upacara penyematan Tanda Kehormatan Bintang Dharm...
Kapolres Malang apresiasi Kampung Tangguh Ardirejo
Selasa, 02 Juni 2020 - 19:25 WIB
Berbagai upaya masyarakat di wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur untuk ikut serta berperan secara ...
BIN tambah mobil lab dan lokasi `rapid test`di Surabaya
Minggu, 31 Mei 2020 - 08:10 WIB
Badan Intelijen Negara (BIN) menambah mobil laboratorium (mobil lab) dan titik lokasi rapid test COV...
Dukung pejuang Covid-19, Yonif 411 Kostrad bagikan makanan untuk tenaga medis di RSUD Merauke
Jumat, 29 Mei 2020 - 22:35 WIB
Sebagai wujud dukungan kepada para pahlawan kesehatan yang berjuang di garda terdepan melawan Covid-...
 Polda Sumut bentuk tim pengawasan penerapan `new normal`
Jumat, 29 Mei 2020 - 20:11 WIB
Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara membentuk tim pengawasan penerapan tatanan kehidupan baru (...
Polda Sumsel siapkan personel dukung penerapan normal baru
Kamis, 28 Mei 2020 - 18:28 WIB
Kepolisian Daerah Sumatera Selatan menyiapkan personel untuk mendukung penerapan kebijakan tatanan k...
Kasad beri bantuan bahan kebutuhan pokok bagi terdampak Covid-19
Kamis, 28 Mei 2020 - 12:15 WIB
Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa memberikan bantuan berupa bahan kebut...
  Jenderal TNI Andika Perkasa ikuti `teleconference` simposium LANPAC   
Kamis, 28 Mei 2020 - 11:45 WIB
Kepala Staf TNI AD, Jenderal TNI Andika Perkasa, mengikuti teleconference The Land Forces Pacific (L...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV