Diberhentikan KSAD, mantan Dandim Kendari ikhlas terima keputusan
Elshinta
Sabtu, 12 Oktober 2019 - 18:38 WIB |
Diberhentikan KSAD, mantan Dandim Kendari ikhlas terima keputusan
Mantan Dandim 1417 Kendari Kolonel Kaveleri Hendi Suhendi. Sumber foto: https://bit.ly/35qS3uF

Elshinta.com - Mantan Komandan Distrik Militer 1417 Kendari Kolonel Kaveleri Hendi Suhendi mengaku ikhlas menerima keputusan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa yang memberhentikan dirinya.

"Saya prajurit yang setia dan hormat keputusan pimpinan. Saya dan keluarga ikhlas menerima keputusan komandan," kata Hendi Suhendi didampingi istri di Kendari, Sabtu (12/10).

Hendi yang pernah bertugas sebagai atase darat pada KBRI di Moskow, Rusia pun siap menjalankan keputusan institusi. "Sekali lagi saya mau katakan bahwa saya prajurit setia dan kesatria yang dididik bertanggungjawab dan patuh pada perintah komando," ujarnya, dikutip Antara.

Diketahui, Kolonel Hendi diberhentikan karena postingan istrinya di media sosial terkait insiden penusukan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto di Pandeglang, Banten.

Selain dijatuhi hukuman disiplin pemberhentian dari jabatan Kodim 1417 Kendari juga Hendi Suhendi diganjar sanksi militer berupa penahanan ringan selama 14 hari. (Fan)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Lemkapi: Proses hukum Ambroncius bentuk ketegasan Polri
Rabu, 27 Januari 2021 - 11:10 WIB
Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Dr Edi Hasibuan menilai p...
Hamdan: Bawaslu berhak diskualifikasi paslon lakukan pelanggaran TSM
Rabu, 27 Januari 2021 - 06:00 WIB
Mantan Ketua MK sekaligus Ahli Hukum Hamdan Zoelva mengataka Bawaslu berhak mendiskualifikasi pasang...
BNN Bali tangkap residivis yang jadikan kos elite untuk gudang narkoba
Selasa, 26 Januari 2021 - 23:03 WIB
Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali menangkap seorang residivis berinisial AT (20) karena m...
Ambroncius Nababan ditetapkan tersangka kasus penyebaran konten rasis
Selasa, 26 Januari 2021 - 22:49 WIB
Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menetapkan politisi Partai Hanura Ambroncius...
Penahanan bupati Manggarai Barat tunggu izin menteri dalam negeri
Selasa, 26 Januari 2021 - 22:37 WIB
Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur masih menunggu izin menteri dalam negeri untuk menahan Bupati M...
KPK dalami dugaan pihak tertentu di Setneg terima dana proyek PT. DI
Selasa, 26 Januari 2021 - 22:26 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mandalami dugaan adanya penerimaan sejumlah dana oleh pihak-pihak...
BNN ungkap penyelundupan sabu 171 kg dikendalikan napi dari lapas
Selasa, 26 Januari 2021 - 21:52 WIB
Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkapkan bahwa penyelundupan seberat 171 kg sabu dan puluhan rib...
Polres OKU sita ribuan bungkus rokok palsu
Selasa, 26 Januari 2021 - 21:29 WIB
Polsek Lubuk Raja di Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, menyita ribuan bungkus rokok dan cukai ...
Pohon tumbang di Sragen satu pengendara sepeda motor tewas
Selasa, 26 Januari 2021 - 21:06 WIB
Hujan deras yang disertai angin kencang menyebabkan sebuah pohon tumbang dan menimpa seorang pengend...
Polisi evakuasi mayat seorang transpuan dari Hotel di Bandung
Selasa, 26 Januari 2021 - 20:53 WIB
Aparat Polsek Sumur Bandung Polrestabes Bandung mengevakuasi seorang mayat transgender perempuan (tr...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV