Ekonom: Waspadai utang luar negeri RI jika terjadi resesi
Elshinta
Jumat, 11 Oktober 2019 - 22:45 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Ekonom: Waspadai utang luar negeri RI jika terjadi resesi
Diskusi Forum Tebet (Forte) dengan tema \"Daya tahan ekonomi rakyat Indonesia hadapi resesi\". Foto: Bayu Koosyadi/Elshinta.com.

Elshinta.com - Dalam diskusi yang digelar oleh Forum Tebet (Forte) dengan tema "daya tahan ekonomi rakyat Indonesia hadapi resesi", Gede Sandra salah seorang pembicara dari Pergerakan Kedaulatan Rakyat (PKR) justru berpendapat jika ekonomi Indonesia tengah memasuki fase jelang resesi.

Dalam pemaparannya, menurut Gede, proyeksi bank dunia untuk Indonesia pada tahun 2019 akan bertumbuh 5,0 persen atau turun dari proyeksi IMF sebelumnya yang menyebut Indonesia tahun 2019 dapat mencapai 5,2%.
 
Berdasarkan proyeksi IMF juga lanjut Gede pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2019 berada diperingkat 33 besar dunia. Hal ini wajar bila dikatakan oleh Bappenas, pertumbuhan Indonesia yang di kisaran 5% tidak cukup untuk menghilangkan kemiskinan.
 
Untuk mencapai pendapatan perkapita dengan mempergunakan ukuran negara maju yang mencapai 5%, hal tersebut papar Gede Sandra bisa puluhan tahun untuk dicapai oleh Indonesia.
 
Untuk mencapai hal tersebut jelas Gede lagi malah kemungkinan besar pertumbuhan ekonomi Indonesia diakhir tahun 2019 dapat turun hingga dibawah 5% atau berada dikisaran 4,6 sampai 4,9% seiring menjelangnya resesi dunia.
 
Hal yang perlu diwaspadai jika terjadi resesi jelas Gede adalah Utang Luar Negeri (ULN) yang hingga September 2019, ULN didominasi oleh mata uang dollar AS (USD) yaitu sebesar 67 persen dari total ULN.
 
ULN pemerintah dan bank sentral kurang dari 50 persen dalam USD sementara ULN swasta 89,9% hampir seluruhnya berupa dollar AS (USD).
 
Dalam pengamatan Gede Sandra, seperti dilaporkan Reporter Elshinta Bayu Koosyadi, pertumbuhan ULN swasta sepanjang 2014-2019 selama 5 tahun hanya sebesar 34,2 milliar USD sementara pertumbuhan ULN pemerintah pada periode yang sama lebih dari dua kali lipat atau sebesar 70 miliar USD.
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kemenkeu catat realokasi APBD untuk COVID-19 capai Rp67,8 triliun
Rabu, 03 Juni 2020 - 14:57 WIB
Kementerian Keuangan mencatatkan 489 daerah telah menyesuaikan pendapatan dan belanja dalam Anggaran...
IHSG menguat 0,97% ke 4.894 pada akhir perdagangan sesi I hari ini 
Rabu, 03 Juni 2020 - 14:11 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 47,09 poin atau 0,97% ke 4.894,59 pada akhir perd...
Kemenkeu sebut penerapan normal baru akan percepat perumusan kebijakan
Rabu, 03 Juni 2020 - 13:31 WIB
Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Astera Primanto Bhakti menyebutkan melal...
Presiden Jokowi minta pemulihan ekonomi dilakukan secara hati-hati
Rabu, 03 Juni 2020 - 12:56 WIB
Presiden Joko Widodo meminta pemulihan ekonomi Indonesia dapat dilakukan dengan hati-hati, mencegah ...
Jokowi: Pertumbuhan ekonomi kuartal selanjutnya jangan sampai minus
Rabu, 03 Juni 2020 - 12:44 WIB
Presiden Joko Widodo meminta berbagai program pemulihan ekonomi nasional (PEN) segera diterapkan aga...
Presiden minta konsep berbagi beban diterapkan selama pandemi
Rabu, 03 Juni 2020 - 12:01 WIB
Presiden Joko Widodo meminta agar konsep berbagi beban atau `sharing the pain` diterapkan terutama d...
IHSG menguat dekati level psikologis 5.000
Rabu, 03 Juni 2020 - 10:09 WIB
Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu pagi, bergerak menguat mende...
Pulihkan ekonomi, Indef minta pemerintah lebih fokus turunkan kasus COVID-19
Rabu, 03 Juni 2020 - 08:39 WIB
Lembaga kajian ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef) meminta pemerintah...
Dunia usaha sebut `new normal` ekonomi kepentingan nasional 
Rabu, 03 Juni 2020 - 07:36 WIB
Kalangan dunia usaha mendukung upaya pemerintah membuka kembali perekonomian di era `new normal`.
Kemnaker catat 1,7 juta pekerja terdampak pandemi sampai akhir Mei
Selasa, 02 Juni 2020 - 21:36 WIB
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat 1.792.108 pekerja Indonesia dirumahkan atau terkena ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV