Terdampak kekeringan, BPBD Banyuwangi `dropping` 1.700 ton air bersih 
Elshinta
Kamis, 10 Oktober 2019 - 15:44 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Dewi Rusiana
Terdampak kekeringan, BPBD Banyuwangi `dropping` 1.700 ton air bersih 
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/31Y7zvX

Elshinta.com - Hingga memasuki awal Oktober 2019, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi telah mendistribusikan 1.700 ton air bersih ke sejumlah desa yang terdampak kekeringan akibat kemarau panjang.

Untuk penanganan darurat kekeringan di Banyuwangi, pemerintah daerah menyiapkan dana dari APBD untuk 340 rit tangki air yang di distribusikan di empat Kecamatan yang mengalami kekeringan, yakni Wongsorejo, Tegaldlimo, Bangorejo dan Tegalsari.

Kontributor Elshinta, Suhaili, Kamis (10/10) melaporkan daerah yang terbanyak penyerapan distribusi air adalah di Kecamatan Tegaldlimo, yang mencapai hampir lebih dari 60 persen dropping air. Di wilayah setempat terdapat lima desa yang paling terdampak kekeringan dan kondisi wilayahnya mengalami kesulitan air bersih.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Banyuwangi, Eka Muharram mengatakan, dari 340 rit tangki tersebut masing-masing berisi 5.000 liter air, sehingga hingga akhir Oktober ini ada 1.700.000 liter atau 1.700 ton air yang sudah didistribusikan.

Menurut Eka, BPBD Banyuwangi juga mendapat bantuan 150 rit tangki atau setara 750.000 liter atau 750 ton air bersih dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di daerah terdampak kekeringan sampai 31 Oktober 2019 mendatang,

Namun jika hingga batas waktu yang diprediksikan musim kemarau masih terjadi dan masyarakat sangat membutuhkan air bersih, maka Pemkab Banyuwangi akan mengeluarkan belanja tidak terduga karena statusnya sudah tanggap darurat.

Eka menjelaskan, pemerintah daerah bisa mengeluarkan belanja tidak terduga tersebut, namun saat ini ada tawaran dari Pemprov yang memberikan bantuan air bersih. “Kami akan terus melakukan kajian tehnis dengan melihat perkembangan situasi di lapangan, mengenai keberlanjutan pendistribusian air bersih ini,” ujarnya.

Lebih lanjut Eka mengatakan, dari 1.700 ton air bersih yang sudah di distibusikan pemerintah daerah tersebut dinilai hanya mencakup 11 jutaan penduduk Banyuwangi yang berada di empat Kecamatan terdampak kekeringan.

Sementara total jumlah penduduk Banyuwangi sendiri mencapai 2 jutaan orang yang tersebar di 25 Kecamatan. Dari catatan BPBD Banyuwangi, desa di Kecamatan Wongsorejo yang mengalami kekeringan sebanyak tiga, Kecamatan Tegaldlimo lima desa, Kecamatan Tegalsari dua desa dan Kecamatan Bangorejo tiga desa.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polres bersama BEM Univet bantu air bersih untuk warga Sukoharjo
Senin, 14 Oktober 2019 - 18:25 WIB
Elshinta.com - Berbagai pihak masih berupaya mengatasi krisis air bersih akibat kemarau di...
Makin banyak warga Kulon Progo kesulitan air bersih
Minggu, 13 Oktober 2019 - 09:56 WIB
Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa ...
Terdampak kekeringan, BPBD Banyuwangi `dropping` 1.700 ton air bersih 
Kamis, 10 Oktober 2019 - 15:44 WIB
Elshinta.com - Hingga memasuki awal Oktober 2019, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ba...
Tiga gempa guncang Maluku Kamis dini hari
Kamis, 10 Oktober 2019 - 06:28 WIB
Elshinta.com - Sejumlah gempabumi kembali mengguncang wilayah Maluku, Kamis (10/10) dini h...
Dua gempa beruntun guncang Ambon
Rabu, 09 Oktober 2019 - 11:03 WIB
Elshinta.com - Warga Pulau Ambon lari berhamburan ke tempat-tempat terbuka ketika wilayah ...
Status Gunung Soputan Minahasa jadi waspada
Rabu, 09 Oktober 2019 - 09:44 WIB
Elshinta.com - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menurunkan status Gu...
Pasangan suami istri di Cianjur tewas tertimbun longsor
Rabu, 09 Oktober 2019 - 06:10 WIB
Elshinta.com - Pasangan suami istri tewas tertimbun longsor yang berada di Kampung Rawa, D...
Kebakaran lahan merambat hingga hanguskan kebun nanas
Selasa, 08 Oktober 2019 - 09:59 WIB
Elshinta.com - Kebakaran lahan di Kota Pekanbaru, Riau tak hanya membakar lahan semak belukar, ...
Kemarau panjang, 11 desa di Kabupaten Blitar krisis air bersih
Selasa, 08 Oktober 2019 - 06:39 WIB
Elshinta.com - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar, Heru Irawan ...
Gempa M 5,4 guncang barat daya Enggano Bengkulu
Selasa, 08 Oktober 2019 - 06:09 WIB
Elshinta.com - Gempa berkekuatan magnitudo 5,4 mengguncang Barat Daya Enggano, Bengkulu, S...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)