Nama-nama sudah diketahui, Polri buru aktor intelektual kerusuhan Papua
Elshinta
Rabu, 09 Oktober 2019 - 14:17 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
Nama-nama sudah diketahui, Polri buru aktor intelektual kerusuhan Papua
Sumber foto: https://bit.ly/3110aum

Elshinta.com - Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan, pascakerusuhan yang terjadi di daerah Wamena, Papua, dikatakan aman apabila para pelaku dan aktor intelektual penggeraknya ditangkap.

“Definisi aman itu, kalau tokoh-tokoh penggeraknya (kerusuhan), baik dari ULMWP (United Liberation Movement for West Papua, Red), maupun KNPB (Komite Nasional Papua Barat, red) ditangkap,” kata Kapolri saat melawat ke Papua bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahyanto dan Menko Polhukam Wiranto, Rabu (9/10).

Kapolri menegaskan, pihaknya masih terus mengejar dan menangkap aktor intelektual rusuh, semisal di Wamena, Kabupaten Jayawijaya dan Ilaga, Kabupaten Puncak yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.

“Kita akan tangkap, kita akan kejar terus mereka. Kita sudah tahu nama-nama mereka,” ungkap Kapolri, seperti diinformasikan melalui laman resmi NTMC Polri. 

Diketahui sebelumnya, Kabid Humas Polda Papua, Kombes A.M Kamal menyebut, Polres Jayawijaya telah menetapkan 13 orang tersangka kasus kerusuhan Wamena. Tiga diantaranya telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), yakni YA, P, dan MH, yang diduga kuat adalah provokator pada kerusuhan 23 September lalu. Ketiganya juga merupakan anggota ULMWP dan KNPB. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kejati Sumut eksekusi Ramadhan Pohan ke Lapas Tanjung Gusta
Senin, 14 Oktober 2019 - 21:24 WIB
Elshinta.com - Mantan Calon Wali Kota Medan, Ramadhan Pohan akhirnya menjalani masa hukuma...
Usut dugaan korupsi TSS dan TRB, Bupati Madina diperiksa 4 jam
Senin, 14 Oktober 2019 - 20:58 WIB
Elshinta.com - Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution diperiksa selama 4 jam ol...
MK nilai permohonan uji materi UU KPK terlalu cepat
Senin, 14 Oktober 2019 - 20:26 WIB
Elshinta.com - Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi belum bisa melakukan uji materi Undang-Undang (UU) ...
KPK panggil Direktur Teknik dan Operasi PT Jasa Peralatan Pelabuhan Indonesia
Senin, 14 Oktober 2019 - 11:51 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, ...
KPK panggil 4 saksi kasus suap proyek SPAM di KemenPUPR
Senin, 14 Oktober 2019 - 11:13 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, ...
KPK panggil Kepala Sub Auditorat IV. A.1 BPK Sepriyadi
Senin, 14 Oktober 2019 - 10:55 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Dianyah mengatakan, P...
KPK periksa dua saksi kasus suap kuota impor ikan
Senin, 14 Oktober 2019 - 10:46 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, ...
KPK sita uang puluhan juta di rumah dinas Bupati nonaktif Lampung Utara
Senin, 14 Oktober 2019 - 10:19 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, ...
Ma`ruf Amin minta penanganan radikalisasi tak dilakukan secara represif
Minggu, 13 Oktober 2019 - 21:30 WIB
Elshinta.com - Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024 Ma`ruf Amin meminta penanganan ra...
Kapolda katakan penikaman di Wouma terkait kerusuhan 23 September
Minggu, 13 Oktober 2019 - 16:56 WIB
Elshinta.com - Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan penikaman di sekitar Je...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)