Twitter sebut data pengguna telah digunakan untuk iklan
Elshinta
Rabu, 09 Oktober 2019 - 11:36 WIB |
Twitter sebut data pengguna telah digunakan untuk iklan
Ilustrasi. Sumber Foto: https://tcrn.ch/30Z54bB

Elshinta.com - Twitter mengatakan alamat surat elektronik (email) dan nomor telepon yang diunggah pengguna untuk memenuhi persyaratan keamanan mungkin `secara tidak sengaja` telah digunakan untuk iklan.

Situs micro-blogging tersebut mengatakan masalah itu telah diperbaiki pada 17 September, tanpa mengungkapkan berapa banyak pengguna yang terkena dampak. “Ini adalah kesalahan dan kami meminta maaf," kata perusahaan itu dalam kiriman di blog, seperti dikutip Antara dari Reuters, Rabu (9/10).

Sejumlah perusahaan media sosial, termasuk Twitter dan Facebook, belakangan mendapat sorotan dari pengguna dan regulator secara global tentang bagaimana platform mereka menangani data pengguna.

Twitter mengatakan ketika pengiklan mengunggah daftar iklan, lis itu mungkin telah dicocokkan dengan orang-orang di platform tersebut berdasarkan email atau nomor telepon yang disediakan oleh pemilik akun.

Twitter menambahkan informasi tersebut tidak dibagikan kepada pihak ketiga, tetapi disediakan secara internal untuk memungkinkan pengguna menerima iklan yang ditargetkan. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Facebook akan bayar rekaman suara pengguna
Jumat, 21 Februari 2020 - 10:57 WIB
Facebook akan membayar sejumlah pengguna untuk rekaman suara yang akan digunakan untuk membantu meni...
Facebook batalkan konferensi di San Francisco karena virus corona
Sabtu, 15 Februari 2020 - 09:27 WIB
Facebook telah membatalkan konferensi pemasaran global yang dijadwalkan bulan depan di San Francisco...
Twitter benarkan akun Facebook dan Messenger miliknya diretas
Sabtu, 08 Februari 2020 - 19:19 WIB
Twitter pada Jumat (7/2) membenarkan bahwa akun resmi raksasa media sosial Facebook Inc dan platform...
Twitter akan beri label untuk konten manipulatif
Rabu, 05 Februari 2020 - 12:28 WIB
Twitter akan mulai memberikan label pada cuitan yang mengandung material manipulatif di platform mik...
Twitter tambahkan cuitan balasan ke utas di iOS
Minggu, 02 Februari 2020 - 20:18 WIB
Twitter mengumumkan perubahan desain untuk aplikasi iOS-nya yang membuat percakapan lebih mudah dili...
Facebook akan tunjuk dewan pengawas tahun ini
Rabu, 29 Januari 2020 - 12:53 WIB
Facebook Inc akan menunjuk nama-nama anggota dewan pengawas lembaga tersebut tahun ini, menyikapi kr...
Pejabat PBB dilarang pakai WhatsApp sejak tahun lalu
Jumat, 24 Januari 2020 - 11:38 WIB
Para pejabat PBB dilarang menggunakan WhatsApp untuk berkomunikasi karena `tidak didukung sebagai me...
Google kembangkan aplikasi penangkal kecanduan smartphone  
Kamis, 23 Januari 2020 - 14:27 WIB
Google dikabarkan baru saja meluncurkan tiga aplikasi eksperimen sebagai bagian dari Digital Wellbei...
Facebook rilis tema gelap di Android ke lebih banyak pengguna
Kamis, 23 Januari 2020 - 11:50 WIB
Setelah meluncurkan tema gelap untuk aplikasi Messenger dan laman Facebook kini mulai merilis uji co...
WhatsApp mode gelap baru tersedia untuk pengguna beta
Rabu, 22 Januari 2020 - 11:45 WIB
WhatsApp akhirnya menambahkan mode gelap pada aplikasinya pada platform Android. Namun, fitur terseb...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)