Alami kecelakaan, TKW Sukabumi segera dipulangkan ke kampung halaman
Elshinta
Selasa, 08 Oktober 2019 - 12:07 WIB |
Alami kecelakaan, TKW Sukabumi segera dipulangkan ke kampung halaman
Tim SBMI saat mendampingi TKW asal Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat Sri Mulyati di KBRI Riyadh Arab Saudi yang mengalami kecelakan di Arab Saudi. Sumber Foto: https://bit.ly/2LUiBfY

Elshinta.com - Tenaga kerja wanita asal Desa Citarik, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat ilegal yang mengalami kecelakaan di Arab Saudi, Sri Mulyati, dalam waktu dekat akan dipulangkan ke kampung halamannya.

Demikian disampaikan Tim Dewan Perwakilan Luar Negeri (DPLN) Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Riyadh Arab Saudi Agus Gia melalui sambungan telepon, Selasa (8/10).

"Saat ini buruh migran warga Kecamatan Palabuhanratu itu sudah diselamatkan dan mendapatkan perawatan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Riyadh Arab Saudi tinggal menunggu kepulangannya," kata Agus. 

Informasi yang dihimpun, Sri Mulyati berangkat ke Arab Saudi pada 2010 lalu namun dua tahun kemudian pahlawan devisa ini melarikan diri dari majikannya karena kerap mengalami siksaan dan memilih bekerja serabutan dari satu majikan ke majikan lain.

Bahkan, selama menjadi pelarian itu buruh migran tersebut nasibnya cukup mengkhawatirkan dan akhirnya SBMI mendapatkan informasi dan laporan bahwa Sri mengalami kecelakaan kerja di rumah majikannya yang baru.

Karena tidak mendapatkan perawatan yang baik dari majikannya ditambah kesulitan berjalan akhirnya SBMI yang berkoordinasi dengan KBRI Riyadh, Kementerian Luar Negeri RI dan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) untuk segera mengevakuasi korban.

"Saat ini Sri sedang menjalani pemulihan dan kami mendapatkan informasi bahwa yang bersangkutan segera dipulangkan ke kampung halamannya di Sukabumi," tambahnya.

Tidak hanya Sri Mulyati, TKW asal Kota Sukabumi yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Arab Saudi yakni Erna Maryati yang merupakan sarjana pendidikan juga dalam waktu dekat akan dipulangkan.

Sementara itu, Ketua SBMI Jabar Jejen Nurjanah mengatakan saat ini Erna dan Sri sudah berada di selter KBRI. Erna yang merupakan warga Kecamatan Citamiang menjadi korban TPPO ini berawal saat ia terbujuk oleh rayuan calo yang mengatasnamakan sponsor dari perusahaan jasa penyalur tenaga kerja ke luar negeri untuk menjadi petugas kebersihan di salah satu perusahaan di Arab Saudi.

Selain itu, korban pun diiming-imingi dengan upah yang menggiurkan akhirnya nekat berangkat ke Arab Saudi melalui jalur ilegal sekitar tiga bulan lalu. Namun, ternyata mantan guru matematika ini tidak ditempatkan di perusahaan, namun bekerja menjadi pembantu rumah tangga bahkan kesulitan beristirahat.

"Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah di Sukabumi baik kota maupun kabupaten untuk membantu proses pemulangan kedua buruh migran tersebut," katanya, dikutip Antara. (Anj/Der)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
KJRI Jeddah gandeng 21 pengusaha Saudi bahas investasi di Indramayu
Senin, 14 Oktober 2019 - 21:07 WIB
Elshinta.com - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah menggandeng 21 pengusaha besa...
Bakamla RI hadiri HLM for the 15th HACGAM di Colombo
Senin, 14 Oktober 2019 - 10:38 WIB
Elshinta.com - Perwakilan Bakamla RI/Indonesian Coast Guard (IDNCG) dan Polair yang tergab...
Pembunuh sutradara `The Incredible Hulk` ditangkap
Sabtu, 12 Oktober 2019 - 09:56 WIB
Elshinta.com - Awal pekan ini, polisi menangkap Edwin Jerry Hiatt karena diduga terlibat d...
Pemukim Yahudi bakar lahan zaitun yang siap panen di selatan Nablus
Rabu, 09 Oktober 2019 - 12:39 WIB
Elshinta.com - Pemukim Yahudi membakar puluhan pohon zaitun milik warga selatan Nablus, di...
Tiongkok kecam pembatasan visa AS
Rabu, 09 Oktober 2019 - 08:55 WIB
Elshinta.com - Kedutaan Besar Tiongkok di Washington pada Selasa (8/10) mengecam pemberlakuan p...
Resmi dilantik Paus Fransiskus, Uskup Suharyo Kardinal ketiga dari Indonesia
Rabu, 09 Oktober 2019 - 06:43 WIB
Elshinta.com - Uskup Agung Jakarta, Mgr. Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo resmi dilantik seb...
Alami kecelakaan, TKW Sukabumi segera dipulangkan ke kampung halaman
Selasa, 08 Oktober 2019 - 12:07 WIB
Elshinta.com - Tenaga kerja wanita asal Desa Citarik, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat ilega...
 Turki akan luncurkan operasi militer di timur Sungai Efrat
Sabtu, 05 Oktober 2019 - 20:43 WIB
Elshinta.com - Presiden Tayyip Erdogan mengatakan Turki akan meluncurkan operasi militer d...
Tak miliki izin tinggal dan visa kerja, 26 WNI ditahan Imigrasi Malaysia
Jumat, 04 Oktober 2019 - 19:45 WIB
Elshinta.com - Kantor Imigrasi Malaysia menahan 26 Warga Negara Indonesia (WNI) terdiri 20 oran...
Insiden jembatan runtuh di Taiwan, dua WNI ditemukan meninggal dunia
Rabu, 02 Oktober 2019 - 12:37 WIB
Elshinta.com - Sebanyak dua dari tiga orang WNI yang sempat dilaporkan hilang karena terjebak r...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)