Belum keluarkan Perppu, Presiden masih timbang `kegentingan yang memaksa`
Elshinta
Selasa, 08 Oktober 2019 - 11:46 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Dewi Rusiana
Belum keluarkan Perppu, Presiden masih timbang `kegentingan yang memaksa`
Gedung KPK. Sumber foto: https://bit.ly/339DtWs

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih belum memutuskan untuk menerbitkan Perppu KPK hingga saat ini. Presiden Jokowi masih menimbang masukan sejumlah tokoh masyarakat dan elit-elit politik partai pengusungnya.

Sementara menurut Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ifdhal Kasim, menjelaskan bahwa yang harus dilengkapi adalah persyaratan formil harus dilengkapi terlebih dahulu. Saat ini pihak Sekretaris Negara masih menunggu konfirmasi dari DPR terkait beberapa poin yang didapati typo.

"Ini masih proses di DPR, karena masih perlu konfirmasi lagi anggota DPR-nya untuk menandatangani mana yang mereka sepakati tentang pasal tersebut," kata Ifdhal kepada Elshinta, Selasa (8/10).

Untuk dikeluarkannya Perppu terkait hal tersebut, Ifdhal mengatakan bahwa Presiden akan menimbang setelah UU tersebut telah resmi berlaku. Karena keputusan Perppu akan dikeluarkan atau tidaknya dilihat dari aspek materillnya.

"Aspek materillnya adalah kondisi yang diperlukan diterbitkannya Perppu ini, kondisi tersebut disebut dengan kegentingan yang memaksa," jelasnya.

Selanjutnya, penerbitan Perppu tersebut juga merujuk dalam keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) pada 2009 dan 2010 yang menyebutkan arti dari kegentingan yang memaksa tersebut.

Kegentingan yang memaksa tersebut di antaranya adalah adanya kekosongan hukum. Lalu, ada hukum tetapi tidak dapat menjawab persoalan yang muncul.

"Tentunya itu akan menjadi pertimbangan Presiden di samping masukan-masukan dari berbagai tokoh lainnya, termasuk pimpinan-pimpinan partai dan pimpinan-pimpinan DPR," pungkas Ifdhal. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jokowi - Ma`ruf Amin dilantik, relawan gelar syukuran, parade budaya dan nobar
Senin, 14 Oktober 2019 - 22:30 WIB
Elshinta.com - Panitia syukuran Inagurasi Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024 bakal meny...
50 anggota DPRD Langkat terpilih resmi dilantik
Senin, 14 Oktober 2019 - 20:09 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 50 orang anggota DPRD Langkat, Sumatera Utara hari ini dilantik. P...
Zulkifli Hasan bertemu Presiden bahas koalisi dan amandemen UUD 1945, ini kata PAN
Senin, 14 Oktober 2019 - 19:56 WIB
Elshinta.com - Ketua Umum (Ketum) PAN, Zulkifli Hasan melakukan pertemuan dengan Presiden Joko Widod...
Didatangi ribuan warga, Ketua DPC PKB Jember: Tak ada kaitan dengan Pilkada
Senin, 14 Oktober 2019 - 19:45 WIB
Elshinta.com - DPR RI Komisi l Mohammad Syaiful Bahri Anshori menjelaskan hadirnya sekitar...
60 spanduk imbauan antisipasi paham radikalisme dan terorisme disebar di Bekasi
Senin, 14 Oktober 2019 - 18:46 WIB
Elshinta.com - Polres Metro Bekasi, Jawa Barat menyebar spanduk berisi imbauan dan penolak...
Jusuf Kalla minta penanganan stunting tetap berjalan
Senin, 14 Oktober 2019 - 18:35 WIB
Elshinta.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta penanganan anak kerdil atau stunting tet...
Untuk kedamaian NKRI, Polri-TNI dan ASN di Sulbar doa bersama
Senin, 14 Oktober 2019 - 18:16 WIB
Elshinta.com - Ratusan personel Polri dan TNI serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di Sulawes...
Bertemu Zulkifli Hasan, Jokowi bahas soal Amandemen UUD 1945
Senin, 14 Oktober 2019 - 17:46 WIB
Elshinta.com - Presiden Joko Widodo bertemu dengan Ketua Umum PAN sekaligus Wakil Ketua MP...
Bamsoet temui Sandiaga Uno sampaikan undangan pelantikan Jokowi-Ma`ruf
Senin, 14 Oktober 2019 - 17:24 WIB
Elshinta.com - Para pimpinan MPR menemui mantan calon Wakil Presiden Sandiaga Uno, di kedi...
Izin peledakan batu PT MSS dibawah Polda Jabar
Senin, 14 Oktober 2019 - 17:07 WIB
Elshinta.com - Peledakan batu yang dilakukan PT Mandiri Sejahtera Sentra (MSS) di Kampung ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)