Lagi-lagi korupsi, Haryono Umar: Penghasilan kepala daerah bisa ratusan juta
Elshinta
Selasa, 08 Oktober 2019 - 09:08 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Dewi Rusiana
Lagi-lagi korupsi, Haryono Umar: Penghasilan kepala daerah bisa ratusan juta
Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara. Sumber foto: https://bit.ly/2LVPRU9

Elshinta.com - Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara bersama lima orang lainnya resmi menjadi tersangka usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Mantan Pimpinan KPK, Haryono Umar menyatakan bahwa tidak ada alasan bagi kepala daerah untuk korupsi, apalagi jika beralasan gaji yang kecil. Menurutnya, penghasilan seorang kepala daerah sangat besar. Karena seorang kepala daerah mendapatkan insentif lainnya.

"Kepala daerah itu bukan gaji tapi penghasilan, kalau gaji kecil tapi penghasilan luar biasa besar nominalnya bisa ratusan juta," kata Haryono kepada Elshinta, Selasa (8/10).

Bagi Haryono seorang kepala daerah sudah banyak mendapatkan tunjangan serta juga fasilitas yang diterimanya.

"Semua pengeluaran sudah ditanggung negara, sudah nol tidak ada lagi beban hidup sekolah, rumah, makan dibayarkan negara. Banyak sekali keuntungan yang didapatkan kepala daerah," ujarnya.

Saat mendaftarkan diri sebagai kepala daerah, kata Haryono, yang bersangkutan sudah paham akan konsekuensi dan hal-hal lainnya. "Terlebih dia mendaftarkan dirinya sendiri, punya keinginan kuat untuk memimpin daerah tersebut. Bukan ditunjuk," tambahnya.

Haryono menyarankan untuk seorang kepala daerah ataupun pejabat negara lainnya untuk hidup yang sederhana. "Jangan mengubah lifestyle saat jadi pejabat, seharusnya pejabat tuh biasa-biasa saja ngga usah mewah-mewah," tutup Haryono.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kejati Sumut eksekusi Ramadhan Pohan ke Lapas Tanjung Gusta
Senin, 14 Oktober 2019 - 21:24 WIB
Elshinta.com - Mantan Calon Wali Kota Medan, Ramadhan Pohan akhirnya menjalani masa hukuma...
Usut dugaan korupsi TSS dan TRB, Bupati Madina diperiksa 4 jam
Senin, 14 Oktober 2019 - 20:58 WIB
Elshinta.com - Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution diperiksa selama 4 jam ol...
MK nilai permohonan uji materi UU KPK terlalu cepat
Senin, 14 Oktober 2019 - 20:26 WIB
Elshinta.com - Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi belum bisa melakukan uji materi Undang-Undang (UU) ...
KPK panggil Direktur Teknik dan Operasi PT Jasa Peralatan Pelabuhan Indonesia
Senin, 14 Oktober 2019 - 11:51 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, ...
KPK panggil 4 saksi kasus suap proyek SPAM di KemenPUPR
Senin, 14 Oktober 2019 - 11:13 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, ...
KPK panggil Kepala Sub Auditorat IV. A.1 BPK Sepriyadi
Senin, 14 Oktober 2019 - 10:55 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Dianyah mengatakan, P...
KPK periksa dua saksi kasus suap kuota impor ikan
Senin, 14 Oktober 2019 - 10:46 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, ...
KPK sita uang puluhan juta di rumah dinas Bupati nonaktif Lampung Utara
Senin, 14 Oktober 2019 - 10:19 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, ...
Ma`ruf Amin minta penanganan radikalisasi tak dilakukan secara represif
Minggu, 13 Oktober 2019 - 21:30 WIB
Elshinta.com - Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024 Ma`ruf Amin meminta penanganan ra...
Kapolda katakan penikaman di Wouma terkait kerusuhan 23 September
Minggu, 13 Oktober 2019 - 16:56 WIB
Elshinta.com - Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan penikaman di sekitar Je...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)