Pemuda ini lejitkan bisnis payung hingga ke Maldives. Seberapa besar prospeknya?
Elshinta
Senin, 07 Oktober 2019 - 12:10 WIB | Penulis : Cucun Hendriana | Editor : Administrator
Pemuda ini lejitkan bisnis payung hingga ke Maldives. Seberapa besar prospeknya?
Ilustrasi. Foto: istimewa

Elshinta.com - Rolls-Royce adalah salah satu kendaraan yang memberikan kemewahan bagi para pemiliknya. Phantom, salah satu jenisnya, dilengkapi dengan berbagai fitur keren, termasuk tempat payung yang terdapat di bagian dalam mobil.

Letak penyimpanan payung berada di bagian pintu mobil, sehingga lebih mudah untuk dijangkau oleh pemiliknya jika ingin keluar dari mobil di saat udara hujan maupun panas. Terkait fitur ini, Johanes Paulus, salah satu distributor payung di dalam negeri mengatakan, “Di luar negeri seperti Jepang, payung sudah menjadi salah satu barang wajib yang harus dibawa,” ucapnya, Senin (7/10).

Bahkan, di banyak negara lainnya, tempat penjualan payung sangat mudah ditemukan. Termasuk di supermarket, stand-stand payung mewah juga bertebaran dengan harga yang variatif. “Di luar negeri seperti Jepang itu kan banyak pejalan kaki. Aktivitas mereka pasti membawa payung,” jelas Johanes.

Sayangnya, kualitas payung di dalam negeri tidak sepenuhnya baik. Sebelumnya, dirinya pernah punya pengalaman buruk ketika menerima pemesanan payung yang banyak tapi kualitas kain payungnya mudah tergores dan rangkanya mudah berkarat.

Ia kemudian melakukan inovasi untuk membuat jenis payung, terutama untuk kebutuhan promosi, yang lebih kokoh dan mewah. Hasilnya ternyata di luar dugaan, sebab dirinya berhasil membuat payung promosi kualitas premium dengan pasar menjangkau hingga ke Maldives.

Untuk menemukan formula payung yang istimewa, Johanes bahkan sampai keluar negeri memburu berbagai jenis merek payung promosi terbaik. “Dari perburuan payung itu, saya aplikasikan pada jenis payung Jope Umbrella,” terangnya.

Bagi para pemilik kendaraan, ia melihat fungsi penting dari sebuah payung, yakni melindungi dari sengatan terik matahari atau guyuran hujan. Bahkan, payung juga terus berkembang, bukan hanya sebagai pelindung tapi juga jadi tren fesyen.

“Saya melihat, model payung yang bagus itu bukan tidak mungkin akan menjadi simbol prestisius bagi para pemiliknya, seperti yang ada di brand mobil mewah Rolls Royce itu,” sebut Johanes.

Dirinya meyakini, ke depan prospek payung akan semakin positif. Tak hanya dari para pengguna roda empat, pasar cerah payung juga berasal dari beragam segmen, dari individu hingga korporasi. Terlebih, Indonesia dengan kemajuan dan perubahan yang semakin baik dalam sarana transportasi umum, keamanan, dan fasilitas seperti trotoar.

“Saya yakin perubahan ini kedepan akan semakin positif dan akan banyak pejalan kaki yang akhirnya akan membuat penjualan payung semakin baik,” jelasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Tertarik dengan waralaba kaki lima? Agar tidak merugi, ini tipsnya…
Kamis, 20 Februari 2020 - 14:37 WIB
Kelebihan dari waralaba kaki lima adalah pencapaian sales pada target minimumnya dapat cepat diraih ...
Wah, perputaran bisnis burung ternyata capai Rp1,7 T, ini kata Teten Masduki
Senin, 17 Februari 2020 - 11:09 WIB
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengajak para penggemar burung atau kicau mania untuk berkope...
Ini 6 kunci sukses UKM kelola bisnis kedai kopi
Jumat, 14 Februari 2020 - 14:29 WIB
Ada enam kunci sukses bagi para pelaku UKM dalam mengelola bisnis kedai kopi. Yaitu, produk inovatif...
Jadi etalase produk UKM, Sarinah bakal genjot peluang ekspor
Selasa, 11 Februari 2020 - 16:35 WIB
Sejak Sarinah bertransformasi menjadi etalase produk UKM, penjualan produk UKM di Sarinah mengalami ...
Punya modal pas-pasan, bisnis apa yang paling cocok?
Jumat, 07 Februari 2020 - 12:11 WIB
Berbisnis itu nomor satu tidak kepentok dengan modal kecil. Jadi Anda harus keluar dulu dari pagar m...
Masih tren nih, bagaimana peluang bisnis di industri kopi?
Jumat, 31 Januari 2020 - 10:36 WIB
Industri kopi yang terus booming saat ini, membuka kesempatan berusaha dengan mendirikan bisnis kopi...
Dorong UKM naik kelas, Kemenkop gandeng komunitas pekerja kreatif
Kamis, 23 Januari 2020 - 10:18 WIB
Kali ini, kementerian yang dikomandoi Teten Masduki itu menggandeng Kreavi, sebuah wadah ekonomi kre...
Jumlah warung tradisional capai 3,5 juta, Teten: Tantangan warung itu besar, harus mulai serba pintar
Senin, 16 Desember 2019 - 15:16 WIB
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan warung tradisional yang kini jumlahnya 3,5 juta wa...
Jurus Teten untuk pengarusutamaan UMKM dalam ekonomi nasional
Rabu, 11 Desember 2019 - 09:59 WIB
Kementerian Koperasi dan UKM menyusun Strategi Pemberdayaan UMKM dalam lima tahun ke depan. Strategi...
Teten minta daerah fokus kembangkan produk unggulan
Senin, 09 Desember 2019 - 11:30 WIB
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menegaskan, setiap daerah harus fokus dalam mengembangkan pro...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)